Desmos

Desmos
Chapter 2



Seketika mereka semua pun ikut menyantap sarapan ya, setelah sarapan Suk-Joo mencuci piring kotor, dan Sejun membantu mengeringkan piring yang sudah di cuci dan yang lainya merapihkan meja makan.


Jae-Hee " kak Hanjoo..kak Shinwo, nanti pas


di sekolah jangan bilang bilang kalau kita saudara ya kak." /Jae-Hee ngeliatin mereka berdua.


Shinwo "eh...kenapa?"/terkejut mendengar


perkataan Jae-Hee.


Dokja "paling Jae-Hee ya malu punya Kakak


kaya kalian.."/senyum sembari tertawa kecil.


perkataan Dokja semakin memperburuk keadaan.


Jae-Hee "enggak kok, aku cuma Pengan


yang lain gak tau aja kalo kita saudara"


/menjelaskan dengan


panik takut ada yang salah paham.


Shinwo "emang seburuk itu ya sampe gak di


akuin saudara." /ingin menangis.


Hanjoo "emang kenapa sih dek kok kamu


gak mau orang lain tau kalo kita


saudara...? /menatap Jae-Hee lekat


lekat menuggu penjelasan.


Jae-Hee "kalo mereka tau pasti banyak yang


sengaja Deket sama aku buat cari tau tentang kalian. Dari SD sampe SMP kan kaya gitu semua, sampe aku gak punya temen."


Dojoon "oh..pantes kamu selalu sendirian


aja." /Menepuk tangannya karena menggingat masalalu.


Sejun "ahh...itu kukira ni bocah gak punya


temen karena mukanya jelek." /Sambil


Mengelap piring dari Suk-Joo.


Dokja " gak papa kan kamu bisa main sama


kakak"/tersenyum melihat Jae-Hee.


Suk-Joo "udah jangan ngomong terus nanti


kalian telat" /masih mencuci piring.


Hanjoo "ya udah...Kakak bakal nurutin


omongan mu tapi aku dan Shinwo tetep jaga kamu dari jauh" /sambil mengusap kepala Jae-Hee.


Jae-Hee "bener ya kak yeh.." /melompat


kegirangan. "Makasih kak Hanjoo, aku sayang kakak." /melompat ke pelukan Hanjoo.


Shinwo "ya..ya...Jae-Hee aku juga dong di


peluk masa cuma Hanjoo aja"


/memisahkan Jae-Hee dan Hanjoo.


Jae-Hee "hehe...iya iya kak makasih juga ya."


/Memeluk Shinwo. "Kalo gitu kak kami berangkat dulu ya" /berjalan menuju pintu sambil menoleh ke belakang.


Suk-Joo " Jae-Hee apa kau melupakan kami"


/mengelap tangan sesudah mencuci piring dan menatap Jae-Hee.


Jae-Hee "heee..."/berlari kecil kearah Suk-Joo


dan memeluknya. " Aku menyayangimu kak Suk-Joo.


Suk-Joo "aku menyayangimu juga" /tersenyum dan membalas pelukan Jae-Hee.


Begitu juga dengan yang lainya Jae-Hee menghampiri Sejun yang ada di sebelah Suk-Joo.


Jae-Hee " aku menyayangimu kak Sejun."


/Memeluk Sejun.


Sejun "hemmm..." /Dengan menepuk


punggungnya Jae-Hee


dan menghampiri Dojoon yang masih duduk di kursi.


Jae-Hee "aku juga sayang kamu kak Dojoon."


/Memeluk Dojoon dari belakang.


Dojoon "iya hati hati di jalan ya dek.."


/menyandarkan kepalanya di kepala Jae-Hee.


Dan menghampiri Namsoo yang langsung berdiri di depan kursinya saat tau gilirannya.


Jae-Hee "hehe...aku juga sayang kak


Namsoo." /Memeluk Namsoo dengan sangat erat.


Namsoo "kak bakal sayang kalo nilai adek


bagus." /Membalas pelukan sembari menepuk pundak dan punggung Jae-Hee.


Jae-Hee pun berjalan menuju pintu keluar di sana ada Dokja yang sedang menunggu Jae-Hee.


/Memeluk Dokja yang sedang menunggunya.


Dokja "iya...iya...ih cantik banget sih nih


anak." /Memeluk Jae-Hee dengan erat sambil menggodanya.


Jae-Hee "kalo gitu kami berangkat dulu ya


kak, dah aku sayang kalian...." /


Berjalan keluar pintu dan menutup


pintu rumah.


Di luar Shinwo sedang menunggu Jae-Hee begitu juga dengan Hanjoo menaiki motor yang sudah Hanjoo keluarkan dari bagasi.


Hanjoo "Jae-Hee....kak Shinwo aku duluan


ya ." / Mengenakan helem.


Shinwo "Hem.... hati hati dijalan sampai


jumpa lagi di sekolah."


Hanjoo langsung berangkat ke sekolah dengan motornya sementara Shinwo dan Jae-Hee berjalan menuju halte bus dekat rumahnya, sementara itu di rumah.


Suk-Joo "harus kah kita berangkat juga."


/Menatap Dojoon.


Dojoon "yah...sepertinya Jae-Hee juga sudah


berangkatkan." /duduk di kursi dengan kepala yang bersandar di tangan.


Namsoo "sepertinya hari ini aku bakal


sibuk dari biasanya." /Menghela napas panjang dan menggosok mata kiri.


Sejun "apa kau sudah meyiapkan semuanya...?!" /Berjalan mendekati meja makan.


Dokja /menghampiri yang lainnya "apa kak yakin akan melakukan nya tahun ini."


/ dan bersandar di dinding.


Suk-Joo "ahh....benar kau akan pergi dengan Dojoon kan?" /Kaget karena baru ingat.


Namsoo "benar....aku ingin melakukannya secepat mungkin, bukankah semakin cepat semakin baik."


Dokja "yah.....aku benar benar gak suka itu, tahun pertama kuliah aku sendirian."


Sejun "kalo gitu kita sebaiknya cepat


berangkat." /menepuk tangan sambil melihat yang lainya dan meangguk kan kepala.


Akhirnya mereka berangkat mengunakan mobil, sesampainya di parkiran kampus Dokja keluar lebih dulu.


Dokja "kak Suk-Joo aku gak akan pulang


malam ini jadi gak usah menungguku." /membenarkan tas.


Suk-Joo "aku tau, jangan terlalu banyak


minum oke." /Mengunci mobil.


Sejun "dan juga kamu jangan macam-macam di sana." /menurunkan kaca mobil.


Dokja " iya-iya dah..." /berjalan menjauh.


Suk-Joo "ya.....hati hati" /melihat kearah Dokja.


Namsoo "kalo gitu aku duluan ya kak"


/meangkat tangan dan meninggalkan mereka.


Dojoon "kalo gitu aku juga pergi dulu ya"


/tersenyum dan meangkat tangan.


Suk-Joo "hmm..." /masuk ke mobil.


Sementara itu Jae-Hee dan Shinwo sudah sampai di pemberhentiannya, sesampainya disana.


Shinwo "aku akan berangkat lebih dulu


tunggu sampai 5 menit nanti kamu


susul" /menatap Jae-Hee dan


mengelus kepala nya.


Jae-Hee /menganggukkan kepala "hemm....


Terimakasih kak." /Tersenyum melihat Shinwo.


Shinwo akhirnya pergi lebih dulu, setelah 5 menit Jae-Hee menyusul. Tampak dari kejauhan di depan gerbang sekolah Jae-Hee melihat Shinwo disana yang sedang dikelilingi oleh banyak siswi.


Jae-Hee dalam hati ("untung aja sebelum


berangkat aku sudah minta untuk gak saling


kenal") /tertawa kecil saat melihat


Shinwo.


baru beberapa langkah dari gerbang banyak siswi yang berbisik-bisik dan melihat ke arah gedung sekolah.


Jae-Hee dalam hati ("kenapa mereka kaya


gitu bukanya kak Shinwo ada di depan ya?") /melihat kanan dan kiri ("tunggu jangan jangan") / melihat ke gedung sekolah. "Hah...pantes.." /tersenyum heran melihat Hanjoo yang ada di lantai 3 sedang melihat


nya. Jae-Hee langsung masuk sekolah dan menuju kelas nya.


sesampainya di sana Jae-Hee sempat bingung mencari tempat Jae-Hee duduk, ternyata duduk di kursi dekat jendela urutan ke-2. tak sabar ingin punya teman baru Jae-Hee melihat di sekitar ruang kelas untuk mencari tau situasi disana, disana sekelompok anak-anak sudah membentuk kelompok-kelompok kencil dan Jae-Hee tidak mendapati teman yang bisa di ajak bicara.