Desmos

Desmos
Chapter 41



Han-Joo "oh, kak Dokja! Apa kakak ingin makan? Aku sudah membuat makan malam." /Menghentikan permainan.


Dokja "gak! Nanti saja aku mau memberikan ini dulu ke Jae-Hee." /Meangkat kotak yang di bawanya.


Shinwo "apa kau beli itu untuk Jae-Hee? Kau beli apa ?!" /Menoleh.


Dokja "yah, saat perjalanan pulang tadi ada toko kue yang baru buka, jadi aku sekalian beli cupcake buat Jae-Hee. Toko itu menjual banyak jenis cupcake aku hanya ingin mencoba membeli empat jenis saja."


Han-Joo "kakak apa kau sudah mulai bangkrut? Kenapa kakak tidak membelikan untuk kami juga" /Ekspresi datar.


Shinwo "paling dia sudah mulai bangkrut, sudah lah Han-Joo kita lanjut main saja." /Lanjut main.


Dokja "yaaaah, aku memang sangat ingin membelikan kalian cupkek juga. Tapi, aku lupa tidak membawa dompet. Aku hanya membawa uang yang ada di saku saja mangkanya aku hanya membeli empat cupcake, lagian dimana Jae-Hee sekarang?" /Melihat sekeliling.


Han-Joo "dia di kamarnya, sekarang......"


Dokja "oke! Aku kesana dulu." /Langsung pergi gitu aja.


Han-Joo "tapi, kak...." /Belum selesai ngomong.


Karena itulah sekarang ada kejadian Dokja yang tiba-tiba membuka pintu kamar Jae-Hee. Sementara itu saat Dokja melarikan diri setelah membuka kamar, suasana disana masih terasa mengejutkan dan canggung ditambah lagi setelah Jae-Hee berteriak dengan keras.


Yoona "apa yang tadi itu Kakakmu yang kau ceritakan sedang kuliah itu?!" /Tatapan syok.


Jae-Hee/malu sambil menundukkan kepalanya. "Iya, tolong lupakan yang tadi itu!!!" /Dan menerus kan memakai baju.


Yoona "aku mengerti! Tenaga saja aku akan pura-pura tidak melihatnya." / Kembali diam.


setelah Jae-Hee selesai ganti baju dengan suasana canggung bersama Yoona, akhirnya Jae-Hee menyeret Dokja ke kamarnya dan membuat nya berlutut dengan kedua tangan di angkat, Jae-Hee juga mengambil kotak yang berisi cupcake untuknya dan membukanya setelah tahu apa isinya Jae-Hee menaruh cupkek itu di atas meja depan Yoona.


Dokja "maaf....." /Menundukkan kepala.


Yoona "Jae-Hee aku makan yang ini, ya." /Mengambil cupcake yang di beli Dokja.


Jae-Hee "Iyah, pilihlah yang kau suka." /Masih merasa kesal.


Dokja "dek! Itukan kakak yang belikan." /Kaget melihat Yoona makan.


Jae-Hee "terus....." /Melipat tangannya dan berdiri tepat di depan Dokja.


Dokja "yah aku belinya biar adek aja yang makan!" /Mulai menundukkan kepalanya lagi.


Jae-Hee "aaaah, jadi gara-gara ini kakak tiba-tiba buka pintu kamar!" /Mulai mengerti.


Dokja "iya, maafkan aku!" /Mulai menyesal dengan ekspresi kasihan.


Jae-Hee / diam beberapa saat melihat wajah Dokja yang kasihan. "Baiklah! Aku mengerti, tapi lain kali tolong jangan seperti ini lagi." /sambil menghela nafas.


Dokja "lalu siapa dia?!" /Berdiri dan melihat Yoona.


Jae-Hee "dia!" /Melihat Yoona yang makan cupcake. "Dia temanku, Yoona! Dialah yang sering aku ceritakan sebelumnya."


Yoona "Hallo, kak!" /Menundukkan kepala.


Dokja "aaaah, lalu apa yang sedang kau pakai?" /Melihat Jae-Hee dari atas hingga bawah.


Jae-Hee "ah, ini! Ini pemberian dari Yoona, aku sedangan mencobanya bagaimana menurut kakak?!" /Berputar ke kanan dan kiri.


Dokja "terlihat cocok denganmu, baiklah! Kalo gitu aku akan keluar dulu. Nikmatilah cupcake nya bersama temanmu." /Ingin membuka pintu.


Jae-Hee "apa kakak baru saja pulang?!" /Merasa tidak enak.


Dokja "em, aku akan mandi dulu lalu makan, kenapa?" /Tertahan di depan pintu.


Jae-Hee "hemmm..., gak! Bukan apa-apa, cepat mandi lalu makan malam lah, nanti kakak bisa masuk angin." /Senyum.


Dokja "aku tau, oh ya satu lagi jangan tidur terlalu larut!" /Pergi meninggalkan Jae-Hee.


Jae-Hee "aku tau!" /Masih berdiri melihat arah Dokja.


Jae-Hee "kau benar! Kak Dokja memang selalu suka bercanda tapi dia juga selalu menjagaku." /Tersenyum.


Jae-Hee "ngomong-ngomong, bagaimana penampilan ku?" /Dengan tatapan penuh semangat.


Yoona "benar-benar terlihat cocok denganmu." /Senyum.


Jae-Hee "bagaimana rasa cupkek nya, apa enak?" /Berjalan duduk ingin memakan salah satu cupcake.


Yoona "enak, aku suka rasanya yang tidak terlalu manis." /Ikut duduk di depan Jae-Hee.


Jae-Hee "bagaiman kalo kita juga coba ke toko cupcake ini aku akan bertanya di mana tempatnya kepada kakakku."


Yoona "ide bagus lain kali kita akan kesana."


Jae-Hee "jadi, bisakah kau ceritakan seperti apa Hawaii itu!" /Sambil makan.


Yoona "tidak terlalu sepesial, menurut ku semua sama saja."


Jae-Hee "meskipun begitu coba ceritakan semua padaku, aku akan mendengarkannya setelah kau selesai aku lagi yang akan menceritakan liburanku." /Kembali semangat.


Yoona pun memulai menceritakan tentang liburannya dari saat ia pergi bertemu dengan ayahnya di Hawaii.


Jae-Hee "jadi kau dan ayahmu sepakat untuk bertemu di Hawaii?!" /Heran sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


Yoona "ya, dan kami hanya liburan selama tiga hari disana, lalu lanjut dengan menghabiskan waktu bersama di kediaman ayah dan berkunjung ke makam ibuku." /Meingat kembali dengan ekspresi datar.


Jae-Hee "aaaah, entah kenapa terdengar sangat membosankan." /Tidak mengerti mana bagian yang seru.


Yoona "entahlah menurutku menghabiskan waktu bersama ayah itu sangatlah menyenangkan, bagaimanapun caranya kami menghabiskan waktu bersama kan." /Tersenyum.


Jae-Hee "Hem, kau benar!" /Mengigat kembali saat tidak ada ibu dan saat sedang liburan bersama keluarganya.


Setelah Yoona menceritakan tentang liburannya, akhirnya Jae-Hee yang menceritakan tentang liburannya ke Yoona. Jae-Hee menceritakan sejak awal bertemu dengan ibu sampai tiba-tiba liburan ke Busan dan berkunjung ke berbagai tempat dalam waktu satu hari, sampai itu mengakibatkan mereka lelaha hingga membuat Jae-Hee dan sekeluarga istirahat total selama satu hari di rumah sampai lanjut bersenang-senang kembali. Saking asiknya bercerita Jae-Hee dan Yoona tidur hingga larut malam dan bangun sedikit terlambat dari biasanya.


Saat di meja makan dan sedang menyantap sarapannya.....


Suk-Joo "jadi, apa yang kalian lakukan sampai tidur larut malam?" /Sedang sarapan.


Jae-Hee "maaf kami kelewatan." /Sambil nenguap dan makan sarapannya dengan sedikit mengantuk.


Dokja "Sampai jam berapa tidurnya dek?." /Ikut kesal.


Sejun "apa kau tidak tahu kalo besok kau itu sekolah?!" /Marah.


Jae-Hee hanya diam karena di marahi.


Suk-Joo "emang kamu gak digingatkan ya kalo besok itu kamu sekolah!"


Jae-Hee "kakak aku benar-benar minta maaf! Lain kali gak kaya gini lagi." /Melihat Suk-Joo dengan ekspresi ingin menangis.


^^^to be continued^^^


.......


.......


.......


.......


.......


...😓kalo masih punya hati tolong di like atau😓...


...😭komentarnya juga boleh😭...