Desmos

Desmos
Chapter 63



Dokja "maafkan, kakak....." /Menyesal dan masih merasa sakit.


Jae-Hee "baiklah! Apa itu masih sakit?" /Melihat bahu Dokja.


Dokja "tak apa, mungkin sebentar lagi baikan." /Tersenyum.


Jae-Hee "sebelum berangkat kuliah oleskan dengan salep agar tidak terlalu sakit." /Memegang ujung baju Dokja dan menundukkan kepalanya.


Dokja "aku mengerti." /Tersenyum senang.


Jae-Hee "jadi, apa Yanga sebenarnya terjadi!" / Melihat Dokja.


Dokja "ah, saat kalian tidur aku menghubungi kak Sejun untuk menjemput kita dan mengantarkan kita pulang!" /Menjelaskan.


Jae-Hee "aaaah, begitu!" /Baru mengerti dan terdengar masuk akal.


Shinwo "dek! Sudah selesai belum sarapannya?" /Melihat Jae-Hee.


Jae-Hee "Heh..." /melihat Shinwo. "Aaah, aku belum memakannya." /Cepat-cepat makan sarapannya.


Saat Jae-Hee sedang memakan sarapan dengan cepat, saat itu dia mulai teringat kembali dengan film terakhir dia tonton di bioskop bersama Dokja dan Han-Joo.


Jae-Hee "ah, benar!" /Melihat yang lainnya.


Shinwo "ada apa? Apa kau melupakan sesuatu?" /Melihat Jae-Hee.


Jae-Hee "itu.....!" /Bingung bagaimana harus bertanya.


Suk-Joo "apa?" /Sambil makan.


Jae-Hee "kakak, apa kalian pernah ciuman? Dan sama siapa kalian melakukannya?" /Melihat Yanga lainya dengan sedikit takut.


Saat mendengar itu Sejun sempat tersedak dan batuk-batuk, sedangkan Suk-Joo kaget hingga hampir tersedak dan segera minum. Shinwo yang mendengar pertanyaan Jae-Hee hanya kaget dan bengong tanpa bergerak, Dokja yang tahu kenapa Jae-Hee bisa tanya seperti itu juga kaget sambil menutup mulutnya yang mengganggak. Sedangkan Han-Joo sangat syok dan tidak bisa berkata apa-apa.


Suk-Joo "apa kau tidak papa? Ini minumlah air!" /Mengelus pundak belakang Sejun dan memberinya air.


Sejun /mengambil air dan meminumnya. ("Apa waktu itu dia terbangun!") /Sambil minum.


Suk-Joo "ngapai adek nanya gitu?!" /Melihat Jae-Hee dengan ekspresi yang masih syok.


Jae-Hee "eng-enggak! hanya saja, kemarin aku nonton film di bioskop dan ada adegan kiss. Jadi, aku hanya penasaran apa kakak pernah melakukannya, dan bagaimana rasanya?" /Melihat yang lainya dengan ekspresi polos.


Sejun "apa!" /Melihat Jae-Hee. ("untung dia gak sadar saat itu.") /merasa lega.


Sejun "Apa yang sebenarnya kau lakukan, kenapa kau tidak mengawasi Jae-Hee?!" /Menatap tajam Dokja.


Dokja "i-itu semua bukan salahku, ini gara-gara poster film yang ada di depan bioskop." /Membela diri.


Jae-Hee "aah! ayolah, aku hanya ingin tahu?" /Ekspresi imut dan memohon.


Sejun "gak! Gak ada, adek makin lama makin ngaco." /Berdiri dan pergi.


Shinwo "adek nih, ada-ada aja. Masa nanya soal gitu, dah ah! aku mau berangkat dulu." /Berdiri dan pergi.


Han-Joo "kak, tunggu ikut..." /Masih makan satu suapan dan pergi mengikuti Shinwo.


Dokja "em, kakak ke atas dulu ya!" /Mengusap kepala Jae-Hee dan pergi.


Hanya ada Jae-Hee dan Suk-Joo saja yang berada di sana dan mereka saling memandang satu sama lain meskipun sesekali Suk-Joo menghindari tatapan Jae-Hee dengan memakan sarapannya sesekali.


Jae-Hee "kalo kak..." /Melihat Suk-Joo.


Suk-Joo "ah! Aku sudah terlambat!" / Berdiri dan cepat-cepat pergi.


Dan akhirnya Jae-Hee tidak menemukan jawaban yang dia inginkan dari bertanya dengan mereka, hingga saat berangkat ke sekolah pun sepanjang perjalanan ke sana Jae-Hee masih memikirkan tentang bagaimana rasanya jika berciuman dengan seseorang. Dan saat masuk kedalam kelas di sana sudah ada Yoona dan Jun-Yeon yang sedang bersama membicarakan sesuatu.


Jae-Hee "pagi!" /Menyapa dengan sedikit lemas.


Yoona "pagi!" /Datar.


Yoona "kau telat selama 30 menit, dari biasanya." Melihat jam dinding di dalam kelas.


Jae-Hee "benarkah!" /Melihat jam dan menghela nafas. "Aku lupa memasang alarm ku dan aku bangun sedikit terlambat dari biasanya." /Kembali berjalan ke bangkunya.


Saat Jae-Hee baru saja duduk, saat itulah guru mapel datang dan memulai pembelajaran. Sepanjang pelajaran Jae-Hee terlihat melamun untung saja guru Yanga mengajar tidak menyadari nya, hanya Yoona Yanga sadar ada keanehan dari Jae-Hee sejak masuk ke dalam kelas.


Saat jam istirahat tiba.....


Yoona dengan sengaja datang lebih dulu ke tempat Jae-Hee, karena dia terus terlihat melamun sepanjang pelajaran. Saat Yoona datang Jun-Yeon juga ikut cepat-cepat pergi ke arah Jae-Hee.


Yoona "are you, oke!" /Melihat Jae-Hee.


Jae-Hee /kembali dari lamunannya. "Ah, em..." /Melihat Yoona.


Jun-Yeon "ada apa?!" /Baru datang.


Yoona "Jae-Hee terlihat melamun dari tadi sejak pelajaran." /Datar.


Jun-Yeon "benarkah! Apa kau memiliki masalah lagi?" /Melihat Jae-Hee dengan khawatir.


Jae-Hee "benarkah! Apa aku terlihat jelas?" /Memegang wajahnya.


Yoona "iya..." /Meanggukkan kepala.


Jun-Yeon "apa kau apa masalah, Jae-Hee?!" /Melihat Jae-Hee.


Jae-Hee "ah, tidak! Dari pada itu bagaimana jika kita makan siang." /Berdiri dari tempat duduk dan berjalan keluar.


Yoona "Hem, baiklah." /Mengikuti Jae-Hee.


Jun-Yeon "itu...." /Masih berdiam diri.


Jae-Hee /berhenti dan berbalik. "ada apa, Jun-Yeon?" /melihat Jun-Yeon.


Jun-Yeon /berjalan mendekat. "apakah kita akan makan siang di atap lagi?" /Dengan suara lirih.


Jae-Hee "kenapa?" /Bingung.


Jun-Yeon "ah....itu....em...." /Gelisah gimana harus menjelaskannya.


Yoona /hanya melihat gerak-gerik Jun-Yeon dan akhirnya mengerti. "Oh, aku mengerti! Jae-Hee untuk hari ini kita tidak akan makan di atap." /Memegang pundak Jae-Hee.


Jae-Hee "kenapa?" /Masih tidak mengerti.


Yoona "sebab hari ini cuacanya jauh lebih dingin dari biasanya, aku pikir Jun-Yeon bilang seperti itu karena kita makan di luar. Benarkan Jun-Yeon!" /Melihat Jae-Hee dan Jun-Yeon.


Jun-Yeon "ah, em..." /Menundukkan kepalanya.


Jae-Hee "tapi kita tidak punya tempat lain lagi selain di atap dan belakang gudang!" /Bingung harus makan di mana.


Jun-Yeon "apa? Belakang gudang! Kalian tidak pernah menceritakannya padaku." /Kecewa.


Jae-Hee "maaf kami memang tidak pernah menceritakannya, karena kami sudah jarang ke sana." /Cengar-cengir.


Jun-Yeon "jadi kita akan makan di mana?" /Melihat Jae-Hee dan Yoona.


Yoona "untuk sementara kita makan siang di kelas saja." /Mikir cuma sebentar.


Jae-Hee "apa! Tapi di sini sangat ramai, kau tahu kan maksud ku!" /Merasa enggan.


Yoona "lalu apa kau memiliki tempat lain yang bisa kita gunakan?" /Melihat Jae-Hee.


Jae-Hee "tidak!" /Cemberut.


Yoona "kalo gitu masalah sudah selesai kita akan makan siang di kelas." /Sudah memutuskan.


^^^to be continued....^^^