
Yoona yang melihat itu jadi ikut merasa bersalah dengan Jae-Hee, sebab karena dia juga lah yang membuat Jae-Hee tidur terlalu larut.
Yoona "ini semua bukanlah salah Jae-Hee, ini juga salahku, maaf! Tolong jangan marahi terlalu marah pada Jae-Hee." /Memohon dengan ekspresi datar.
Jae-Hee "Yoona~~~~" /merasa terharu karena ada Yoona yang berada di pihaknya.
Suk-Joo "hah, baiklah! Lagian aku juga gak berniat terus memarahinya." /Pasrah.
Jae-Hee "yes, makasih kak Suk-Joo." /Timbul semangat.
Suk-Joo "sepertinya kau perlu di marahi lagi!" /Melihat tajam Jae-Hee.
Jae-Hee "he!!!" /Sadar jika terlalu senang. "tidak kak aku benar-benar sudah menyesali." /berusaha meyakinkan Suk-Joo.
Dokja "ha..ha...ha..., Dasar kau ini." /Mencubit pipi Jae-Hee.
Shinwo "lagian kemarin malam kalian ngapain aja sih?" /Penasaran.
Jae-Hee "ini rahasia perempuan! Kalian para pria mana boleh tahu." /Lanjut sarapan.
Shinwo "oh, gitu ya, ya udah..." /Meangguk-anggukkan kepala sambil merencanakan sesuatu.
Shinwo "Han-Joo kemarilah." /Menandakan ingin membisikkan sesuatu.
Han-Joo "apa?" /Mendekat.
Shinwo dan Han-Joo terlihat seperti membicarakan sesuatu sambil tertawa kecil, karena mereka berdua terlihat asik sendiri Sejun yang ada di sebelah Shinwo pun hanya melihat mereka.
Sejun "apa yang kalian berdua bicarakan?" /Penasaran.
Shinwo "aaah, itu sini." /Mulai berbisik di telinga Sejun.
Entah apa yang di bisikkan Shinwo, Sejun mulai meanggukkan kepalanya dan tersenyum, melihat itu Suk-Joo yang berada di dekat mereka pun juga ikut penasaran dengan apa yang di beri tahu Shinwo.
Suk-Joo "a-apa, apa yang kalian bisikkan cepat beri tau aku!" /Ingin tau juga.
Shinwo pun meminta Sejun untuk memberi tau Suk-Joo juga dan memberitahu apa yang sedang mereka bisikkan setelah, Sejun membisikkannya ke Suk-Joo, Suk-Joo terlihat kaget dan kemudian tersenyum kecil.
Suk-Joo "sungguh?!!!" /Melihat Sejun kemudian Shinwo dan Han-Joo, lalu melihat Sejun kembali.
Sejun, Shinwo dan Han-Joo kompak meanggukkan kepala mereka sambil tersenyum.
Suk-Joo "wah, kalian benar-benar keterlaluan, tapi keren!" /Menutup mulutnya dan memberikan jempol pada Shinwo.
Shinwo pun hanya bisa tertawa saja, saat itu Jae-Hee pun sudah mulai merasa penasaran dengan apa yang Shinwo bisikkan ke mereka begitu juga dengan Dokja.
Dokja "ada apa? Tolong kasih tau aku juga." /melihat yang lainya.
Shinwo "aagggggr, gimana ya!!" /Seperti tidak ingin memberi tahu Dokja.
Dokja "yaaah, cepat beri tau aku ada apa." /Mulai tidak sabar.
Shinwo "hah, baiklah! Kak Suk-Joo tolong kakak saja yang memberi tau Dokja." /Meanggukkan kepala.
Suk-Joo "ooo, baiklah."
Suk-Joo pun mulai membisikkan Dokja apa yang terjadi, saat Dokja tahu Dokja mulai tersenyum dan tertawa, setelah Suk-Joo selesai membisikkannya ke dokja, Dokja mulai melihat yang lainnya dan mereka serempak meanggukkan kepala sambil tersenyum. Saat itu lah Jae-Hee merasa semakin penasaran.
Jae-Hee "ada apa sih, kak Dokja?" /Ikut ingin mengetahuinya juga.
Dokja "gak, nggak ada apa-apa." /Sambil menahan tawa.
Jae-Hee "aaahh, ayolah kak, kak Suk-Joo ada apa sih?" /Tambah penasaran.
Suk-Joo "gak ada apa-apa kok." /Langsung membuang muka sambil menahan tawa.
Jae-Hee "kakak!! Kak Sejun!" /Melihat Sejun.
Sejun hanya meangkat bahunya sambil tersenyum.
Shinwo "dek, pengen tahu?" /Melihat Jae-Hee.
Jae-Hee "ah, em?" /Meanggukkan kepalanya.
Shinwo "sebenarnya....." /Bertele-tele.
Jae-Hee /meanggukkan kepala. (" sebenarnya, sebenarnya apa?!") /Semakin tidak sabar.
Shinwo "ini rahasia pria, kamu yang anak perempuan mana boleh tahu!" /Melihat yang lainya dan tersenyum.
Mereka yang di bisikkan oleh Shiwo pun tertawa semua hanya Jae-Hee dan Yoona saja yang tidak tau apa yang terjadi, Jae-Hee hanya bisa bengong dan mulai mengerti jika Shinwo sedang mempermainkannya namun Jae-Hee masih penasaran apa yang Shinwo bisikkan sama yang lainnya.
Saat mereka semua tertawa hanya Yoona saja yang tidak bereaksi apapun, dia bahkan tidak mengerti situasi saat ini dan hanya memasang ekspresi datar sambil makan. Setelah selesai makan Jae-Hee berangkat sekolah bersama dengan Yoona dan Shinwo yang mengikuti mereka dari belakang sedangkan Han-Joo berangkat lebih dulu bersama motornya, bahkan saat naik bus pun Shinwo memberi jarak sekitar 1 meter dari Jae-Hee.
Yoona "apa tidak papa jika seperti ini, Jae-Hee?" /Melihat Jae-Hee dan Shinwo.
Jae-Hee "Hem, aku juga merasa tidak enak kepada kak Shinwo, tapi jika anak sekolah tau kami saudara maka kehidupan sekolahku akan berakhir kan." /Masih khawatir dengan masa lalunya.
Yoona "Hay, aku masih tidak mengerti apa yang kau inginkan tapi aku akan selalu ada di pihak mu." /Senyum.
Jae-Hee "Hem, makasih Yoona!" /Masih memikirkan perkataan Yoona sebelumnya.
setelah sampai di halte bus dekat sekolah Shinwo pun berjalan satu meter di belakang Jae-Hee dan Yoona bahkan sampai di gerbang sekolahpun memberikan jarak pada mereka dan saat berjalan di koridor menuju tangga Shinwo juga memberi jarak untuk mereka.
Setelah sesampainya di dekat kelas, Jae-Hee dan Yoona melihat Jun-Yeon yang berdiri dengan menundukkan kepadanya di samping pintu kelas mereka, Jae-Hee dan Yoona pun menghampiri Jun-Yeon yang tidak bergerak sama sekali.
Yoona "apa yang kau lakukan di sini?!" /berada tepat di samping Jun-Yeon.
Jun-Yeon yang melihat penampilan Yoona saat ini merasa bingung, namun saat Jun-Yeon melihat Jae-Hee. Jun-Yeon mulai tersenyum dan men
Jun-Yeon "oh, selamat pagi, Jae-Hee! Apa kau tidak bersama Yoona?" /Sambil senyum.
Jae-Hee "yaaah, dia ada di sini!" /Merasa tidak enak dengan yoona.
Jun-Yeon "di-diman?!" Celingak-celinguk.
Jae-Hee "ini! dia ini adalah Yoona!" /Merangkul Yoona.
Jun-Yeon "apa! Tapi terlihat berbeda dengan Yoona yang kemarin aku temui!" /Masih merasa bingung.
Jae-Hee "tapi dia ini memang Yoona, dia hanya memakai kaca mata sama lensa kontak."
Jun-Yeon "maaf aku tidak mengenalimu, selamat pagi Yoona." /Sempat ragu.
Yoona "hm, pagi!" /Datar.
Jun-Yeon "apa benar kau Yoona?" /Memperhatikan Yoona kembali.
Jae-Hee "yaaah, Jun-Yeon kau sangat tidak sopan." /Marah.
Yoona " tak apa Jae-Hee, Jun-Yeon tolong perhatikan aku baik-baik." /Mulai melepas kacamatanya.
Jae-Hee "Yoona bagaiman jika ada yang lihat?" /khawatir.
Yoona "tidak papa, jika tidak aku lepas Jun-Yeon tidak akan bisa mengenaliku." /menyilakan rambutnya kebelakang.
Jae-Hee "nah, apa sekarang kau sudah lihat?" /Masih terlihat kesal.
Jun-Yeon "ah, Ng! maaf aku tidak mengenalimu, kau terlihat jauh berbeda dari saat kemarin." /Menundukkan kepalanya dengan ekspresi sedih.
^^^to be continued...^^^
...😘terimakasih yang sudah like😘...
...😌yang belum masih di tunggu😌...