
Jun-Yeon "benarkah! Menurutku itu sangatlah menyenangkan." /Ceria seperti biasa.
Jae-Hee "Yoona bagaimana menurutmu?" /Melihat ke arah Yoona.
Yoona "biasa saja." /Datar.
Jae-Hee "apa kau merasa tidak tertarik dengan melukis?" /Ikut memasang ekspresi datar.
Yoona "eem...., Tidak ju....."
"Oh, astaga!!!!!!" Guru pembimbing yang tiba-tiba teriak.
Semua siswa yang ada di sana merasa kaget dan mulai berkerumun di sekitar guru pembimbing dan melihat apa yang terjadi, saat siswa yang lainnya melihat apa yang guru pembimbing lihat mereka juga mulai terkejut.
Jae-Hee "apa? Sebenarnya kenapa dengan mereka?!" /Berjalan menghampiri yang lainnya.
Saat Jae-Hee menghampiri yang lainya dan melihat apa yang lainya lihat Jae-Hee juga ikut terkejut.
Jae-Hee "Yoona kemari lah dan lihat ini juga." /Masih syok.
Yoona pun juga pergi melihat yang Jae-Hee lihat saat melihatnya ternyata itu adalah lukisan pemandangan dari atap yang baru saja di tunjukkan Yoona ke Jun-Yeon, lukisan itu terlihat sangat nyata dan sangatlah terasa hidup. saat melihatnya rasanya seperti kita memang berdiri di sana dan seperti melihat pemandangan itu secara langsung benar-benar terlihat indah, setelah melihat itu Yoona menyadari jika Jun-Yeon lah yang melukisnya Yoona langsung melihat Jun-Yeon dengan tatapan terkejut. Saat Yoona melihatnya Jun-Yeon hanya memberikan senyuman ceria seperti biasa ke Yoona.
"Siapa yang melukis ini ?" /Guru pembimbing yang masih merasa takjub.
Jae-Hee "Yoona bukankah ini! Apakah Jun-Yeon yang melukis ini?!" /Berbisik ke Yoona.
Yoona "yah, memang dia lah yang melukisnya." /Masih kagum.
Saat pelajar sekolah sudah selesai dan seperti biasa Jae-Hee dan Yoona ingin pulang bersama, saat sedeng bersiap ingin pulang sekolah lagi-lagi Jun-Yeon datang menghampiri Yoona.
Jun-Yeon "apa kalian akan pulang bersama juga?" /Melihat ke arah Yoona.
Jae-Hee " tentu saja kami kan selalu bersama." /Semakin mendekat ke Yoona.
Yoona "Jae-Hee apa yang kau lakukan? Jun-Yeon aku dan Jae-Hee hanya pulang bersama sampai halte bus dekat sini." /Datar.
Jae-Hee "tapi, bagaimanapun juga kami tetap pulang bersama." /Menggandeng tangan Yoona.
Yoona "tapi bukankah rumahmu berada di daerah yang sama dengan Jae-Hee."
Jun-Yeon "em iya!!!" /Meanggukkan kepala.
Yoona "aaaaa....., kebetulan sekali bagaimana jika kita pulang bersama saja. Setelah sampai di halte kau dan Jae-Hee pulang bersama."
Jae-Hee "hah! Ta-tapi....." /Merasa tidak ingin pulang bersama Jun-Yeon.
Yoona "apa lagi yang kalian tunggu, ayo kita pulang!" /Pergi meniggalkan kelas.
Mereka pun akhirnya mengikuti di samping Yoona bahkan saat sampai di halte bus mereka bahkan tetap berdiri di sebelah Yoona.
Jun-Yeon "itu, Yoona!" /Grogi.
Yoona hanya melihat Jun-Yeon tanpa mengatakan sesuatu.
Jun-Yeon "bo-bolehkah aku meminta no-nomer ponselmu?!" /Gugup.
Yoona "oke!" /Mengeluarkan ponselnya.
Jun-Yeon pun merasa senang dengan cepat-cepat mengeluarkan ponselnya juga, setelah mereka menukar nomer telpon bus Yoona pun datang.
Yoona "aku akan pergi dulu." /Bersiap naik ke bus.
Jun-Yeon "oh, iya dah!" /Melambaikan tangan.
Yoona "aku tahu kalian juga berhati-hati lah." /Naik ke bus.
Setelah bus Yoona pergi suasana di sana terasa sedikit canggungnya tanpa adanya percakapan, saat Jae-Hee melihat Jun-Yeon yang hanya diam sambil menundukkan kepalanya itu membuat Jae-Hee jadi semakin sulit untuk memulai pembicaraan. Jae-Hee terus saja celingak-celinguk melihat arah datangnya bus, namun entah kenapa waktu terasa sangatlah lama saat Yoona tidak ada bersama mereka sampai Jun-Yeon sendiri yang pertama memulai bicara dengan Jae-Hee.
Jun-Yeon "em, Jae-Hee!" /Hanya melirik ke Jae-Hee.
Jae-Hee "hem, apa! Ada apa?!" /Masih terasa canggung.
Jun-Yeon "apakah kau sudah lama berteman dengan Yoona?" /Mulai melihat Jae-Hee.
Jae-Hee "tentu saja, aku tidak ingat sudah berapa lama aku berteman dengannya, namun aku masih tidak begitu mengenalnya." /Sudah mulai tidak merasa canggung lagi.
Jun-Yeon "benarkah?!" /Mendengarkan Jae-Hee dengan baik.
Jae-Hee "tapi, Yoona selalu tahu semua tentangku, dia bahkan tahu apa yang aku rasakan dan dia selalu mengatakan sesuatu yang memang ingin aku dengar." /Merasa senang karena membicarakan Yoona.
Jun-Yeon "em, aku tau gimana rasanya karena baru kemarin aku mengalaminya." /Ikut merasakan senang.
Mereka pun mulai berbicara tentang banyak hal selain Yoona saat mereka asik ngobrol akhirnya bus mereka datang, meskipun di dalam bus mereka tetap berbicara satu sama lain bahkan saat sampai di halte bus dekat rumah mereka.
Jun-Yeon "aku tidak percaya jika kau memiliki tujuh saudara laki-laki." /Berjalan di sebelah Jae-Hee.
Jae-Hee "tapi itulah kenyataannya, aku juga sangat kaget melihat lukisan mu, itu seperti di lukis oleh seorang seniman sejati." /Sangat girang membicarakannya ke Jun-Yeon.
Jun-Yeon "Jae-Hee apa aku mau makan sesuatu aku akan mentraktir mu makan, ada sesuatu yang ingin aku tanyakan kepadamu." /Dengan tatapan memohon.
Jae-Hee " Hem, baiklah!" /Gak bisa nolak.
Jun-Yeon "ha benarkah, terimakasih Jae-Hee ! Aku sempat melihat ada toserba kecil di sekitar sini bagaiman jika kita ke sana?" /Merasa senang.
Jae-Hee "baiklah ayo traktir aku mie instan dengan pisang susu." /Ikut semangat.
Saat sudah berada di sana Jun-Yeon meminta Jae-Hee untuk menunggunya duduk di depan toko.
Jun-Yeon "tunggu lah di sini aku akan membelikan ya untukmu." /Masuk ke dalam toko.
Jae-Hee akhirnya menuggu Jun-Yeon untuk membelikannya mie sambil menunggu Jae-Hee sempat memainkan ponselnya sampai Jun-Yeon datang dengan mie dan pisang susu yang dia inginkan.
Jun-Yeon "nah, makanlah." /Menaruhnya di atas meja.
Jae-Hee "makasih, lalu apa yang kau beli?" /Melihat Jun-Yeon.
Jun-Yeon aku membeli yang sama dengan mu." /Duduk di depan Jae-Hee.
Jae-Hee "jadi apa yang ingin aku bicarakan aku akan mendengarkannya." /Mulai memakan mie.
Jun-Yeon "em, sebenarnya apa kau tahu tentang Yoona?" /Dengan wajah yang mulai memerah.
Jae-Hee "kenapa kau menanyakan ya?!" /Sambil makan.
Jun-Yeon "tidak! aku hanya ingin lebih mengenal Yoona saja." /Merasa malu.
Jae-Hee "em....., Yoona kah! Yoona Itu sangatlah sulit di tebak menurutku karena dia selalu memasang ekspresi datar, jadi aku tidak tahu apa yang dia suka." /Memikirkan kembali tentang Yoona.
Jun-Yeon "ah, benarkah." /Merasa kecewa.
^^^to be continued...^^^
...ðŸ˜GAK ADA YANG RESPON ðŸ˜...