Desmos

Desmos
Chapter 14



Cukup lama mereka bercerita hingga Suk-Joo mendapatkan panggilan dari seniornya.


Jae-Hee "siapa kak?" /mengintip ke atas.


Suk-Joo "senior kak, kamu tunggu sebentar ya." / meangkat panggilan.


Jae-Hee "ya..." /lanjut minum.


Suk-Joo "ah...sepertinya waktu istirahat kakak sudah habis, adek pulang dulu aja, sini biar Kakak antar sampe halte." /berdiri.


Jae-Hee pun langsung ikut berdiri dan berjalan bersama Suk-Joo, saat Jae-Hee dan Suk-Joo sudah keluar dari cafe, tak jauh dari sana ada yang memanggil Jae-Hee dari belakang sepontan Jae-Hee Langsung berbalik arah.


Jae-Hee ("cantik sekali....siapa ya? perasaan aku gak kenal!") /Berusaha mengingat.


Orang yang menggila Jae-Hee berjalan mendekat, orang yang sangat cantik sampai-sampai bisa dikira dia adalah seorang idel.


Dia memiliki rambut pendek yang diikat setengah kebelakang, mempunyai tiga tindik di telinga kanan dan satu tindik di telinga kiri,


memakai kalung tali hitam di hiasi bintang berwarna emas. Tampak wajah yang cerah dengan makeup tipis walau aslinya tidak Pake makeup.


memakai celana jins panjang berwarna biru gelap dengan memakai jaket tipis lengan pendek berwarna biru cerah dengan dalaman baju putih lengan panjang.


"Ah, anu..." /memecah lamunan Jae-Hee.


Jae-Hee "I-iya..." /kaget.


"Kau meninggalkan dompetmu di dalam" /meyerahkan.


Jae-Hee "eng...terima kasih." /masih bengong.


"Karna sudah aku kembalikan, aku pergi." /berbalik badan dan pergi.


Suk-Joo "aahh..itu maaf karna kami sudah merepotkan mu." /baru ingat saat orang itu ingin pergi.


"Tidak, baiklah aku pergi dulu." /dingin.


Jae-Hee "eng...jika ada waktu, mau minum kopi sebentar?" /sepontan.


Suk-Joo "eh...Jae-Hee?!"


"Ah.... tapi...." /melihat kearah pintu cafe terdapat seorang pria berumur 30th yang sedang menunggunya.


Suk-Joo "kami ingin membalas kebaikanmu." /sambil melihat Jae-Hee.


Jae-Hee "kumohon..." /semakin percaya diri.


"Aku sangat ingin tapi..., Hari ini aku tidak bisa, maaf Jae-Hee aku harus pergi!" /merasa tidak enak.


Jae-Hee "eh.... tu-tunggu sebentar apa kau mengenalku?" /baru sadar.


"Apa yang kamu katakan? Aku kan temanmu Yoona, Im Yoona!" /bingung.


Jae-Hee "eh?...ha....hah...." /Syok karna tidak percaya kalo dia itu Yoona.


Yoona "maaf Jae-Hee aku harus pergi sekarang!" /langsung pergi meninggalkan Jae-Hee dan menuju pria yang dari tadi menuggu ya.


Jae-Hee masih bengong dan tidak percaya jika gadis cantik tadi adalah Yoona, Jae-Hee masih melihat Yoona yang pergi menjauh bersama pria itu.


Suk-Joo "Yoona? Bukankah kau baru saja bercerita tentangnya"


Jae-Hee "em...iya." /baru kembali berjalan.


Suk-Joo "tapi tidak seperti yang yang kamu katakan." /mengingat kembali.


Jae-Hee "aku juga begitu, apa mereka orang yang sama? Aku belum bisa mempercayai ini." /ekspresi aneh.


Suk-Joo "anu...dek apa kau baik-baik saja?" /mulai khawatir.


Jae-Hee "aku baik-baik saja!"


Suk-Joo "tapi wajahmu terlihat sangat aneh kau baik-baik saja kan?" /tambah khawatir.


Jae-Hee "aku tidak apa-apa, kakak kembali saja ke rumah sakit, aku bisa ke halte bus sendiri." /memaksa Suk-Joo untuk kembali kerja.


Suk-Joo "b-baiklah, kalo gitu kamu hati-hati." /pergi meninggalkan Jae-Hee dengan sekali-kali melihat kebelakang.


Sepanjang jalan pulang kerumah Jae-Hee terus menerus memikirkan tampilan yang tidak biasa Yoona, Jae-Hee masih tidak percaya dengan pertemuan tadi.


Sesampainya dirumah Jae-Hee merasa kalo didalam rumah terasa sepi....


Disana dia melihat Shinwo sendirian sedang terkapar di lantai karna kepanasan...


Jae-Hee "apa yang sedang Kakak lakukan." /jongkok di atas Shinwo dan menyodorkan kepala di atas kepala Shinwo.


Shinwo "mendinginkan badan!" /malas.


Jae-Hee "lalu, dimana yang lainnya?" Melihat kanan dan kiri.


Shinwo "kak Sejun ada proyek jadi dia harus pergi, sedangkan Han-Joo aku suruh beli eskrim."


Jae-Hee "kak Dokja?" /berdiri.


Shinwo "si k**arat itu ada tugas kelompok entah di mana." /dengan kesal.


Jae-Hee "he...ahh...aku mengerti." /berjalan meninggalkan Shinwo.


Jae-Hee pergi ke kamarnya untuk mengganti pakaian yang lebih tipis karna udaranya sedang panas.


Jae-Hee ("aku yakin kalo mereka sedang berantem lagi")


Setelah mengganti pakaian Jae-Hee turun kebawah untuk bergabung dengan Shinwo dan disana Han-Joo sudah kembali dengan membeli aneka jenis eskrim dan makanan ringan.


Jae-Hee "wah...kakak bukankah ini terlalu banyak?" /duduk dan mengambil eskrim rasa melon.


Han-Joo "oh...kapan kau pulang?" /membuka snek.


Jae-Hee " gak lama, baru aja" /sambil makan.


Shinwo "Jae-Hee tolong nyalakan AC nya." /sambil makan.


Jae-Hee berdiri dan mencari remote AC, saat ingin di nyalakan tidak ada reaksi apa-apa.


Shinwo "kenapa kok lama?" /melihat Jae-Hee.


Jae-Hee "gak tau nih? gak mau hidup AC nya!" /masih berusaha hidupkan.


Han-Joo /menghampiri Jae-Hee. "sini biar aku aja"


Saat Han-Joo ingin hidupkan pun tidak ada reaksi....


Han-Joo "wah, sepertinya AC kita rusak!"


Shinwo "apa! cuaca panas gini kenapa harus rusak segala sih" /kesal.


Han-Joo "aku akan kasih tau kak Sejun dulu biar nanti kak Sejun benerin." /mengambil ponselnya.


Jae-Hee juga kembali duduk di dekat Shinwo dan meneruskan makan eskrim. Shinwo terus merhatiin Jae-Hee yang sedang makan dengan keringat mereka yang bercucuran.


Shinwo "tumben pakai kaos lengan pendek dek tipis pula, gak takut masuk angin?" /ngemil.


Jae-Hee "kan lagi panas kak, lagian di cuaca kayak gini yakni bisa masuk angin." /selesai makan eskrim.


Tak lama Han-Joo kembali setelah menghubungi Sejun, dan ikut bergabung duduk di sebelah Jae-Hee.


Han-Joo "kakak akan benerin AC nya besok."


Jae-Hee /berbaring terlentang. "Hahh...., seharian ini pasti kepanasan."


Shinwo "tadi kamu ngapain aja kok lama nganterin nya" /ikut berbaring.


Jae-Hee "kami minum kopi, dan bercerita seperti biasa...." /malas.


Han-Joo "ih...curang minum kopi gak ajak ajak." /cubit pipi Jae-Hee.


Jae-Hee "aduh, kakak sakit." /pasrah.


Tapi, Jae-Hee baru ingat kalo dia baru saja bertemu dengan Yoona disana dengan penampilan yang beda, jauh dari biasanya memikirkan itu Jae-Hee mulai tertidur.


Shinwo "yah, malah tidur." /melihat ke arah Jae-Hee.


Han-Joo "udah, biarin aja mending kita tidur juga lagian gak ngapa-ngapain." /menutup mata.


Hingga menjelang sore Dokja baru saja sampai di rumah dengan membawa begitu banyak makan...


Dokja "aku pulang...." /masuk dan melepas sepatu.