Desmos

Desmos
Chapter 13



Shinwo "habis di campakkan oleh Yoona" /ikut berbisik.


Jae-Hee "kakak kau mendengar semuanya loh." /dingin.


Shinwo "hihihi....maaf habis adek cemberut mulu." /cengar-cengir.


Keesokan harinya.....


Baru pertama kalinya Yoona datang menghampiri Jae-Hee lebih dulu dan menyerahkan kotak makan ke Jae-Hee.


Yoona "tidak baik bagi kesehatan jika terus beli makanan di luar." /berdiri di samping meja Jae-Hee.


Jae-Hee merasa terharu baru kali ini mendapatkan kotak makan siang dari teman dan langsung memeluk Yoona.


Jae-Hee "makasih Yoona, aku kira kau akan mencampakkan ku". /nagis.


Yoona "mana mungkin, aku hanya bingung saja apa yang kau sukai." /ekspresi kaget yang datar.


Jae-Hee "apa kau yang membuatkannya sendiri?" /melepas pelukan.


Yoona "tidak aku menyuruh paman buatkan bekal untuk mu." /datar.


Jae-Hee merasa sedikit kecewa tapi Jae-Hee masih merasa senang karna Yoona memikirkan kesehatan Jae-Hee, pada akhirnya mereka makan bersama lagi dan seterusnya.


Tak terasa sudah dua minggu Jae-Hee dan Yoona bersama, semakin hari mereka semakin dekat hingga hari libur.


pagi harinya.....


Seperti biasa di rumah Jae-Hee setelah sarapan, dan lagi santai di ruang tengah Sejun serbuk sendiri meyiapkan pakaian bersih Suk-Joo dan kotak makan.


Jae-Hee "kakak apa yang kau lakukan?" /melihat Sejun siapkan kotak makan.


Sejun "menyiapkan pakaian bersih dan makanan buat Suk-Joo." /sambil meyiapkan.


Jae-Hee "Hem...apa kak Suk-Joo lembur lagi?" /masih duduk di sofa.


Sejun "yah....ah, benar Han-Joo tolong kau antarkan ini buat Suk-Joo." /selesai membereskan dan menuju Han-Joo.


Han-Joo "baik..." /berdiri.


Jae-Hee "ah....itu kak Sejun biar aku saja yang mengantarkannya." /langsung berdiri.


Sejun "apa kau yakin?" /merasa ragu.


Dokja "entar adek bisa kesasar loh pas dijalan." /cemas.


Han-Joo "dek biar kakak aja yang anter, adek di rumah aja." /mengelus kepala Jae-Hee.


Jae-Hee "gak usah biar aku aja." /ngotot.


Shinwo "dek, kalo dibilangin itu nurut. Kalo kamu kesasar gimana, siapa coba yang repot?!" /ngemil.


Jae-Hee "aduh...abang kan ada ponsel jadi adek gak akan kesasar kok, percaya deh kalo ada apa-apa nanti adek kabari ya~~" /berusaha meyakinkan.


Sejun "ya, udah nanti hubungi Suk-Joo aja kalo udah sampai." /meyerahkan.


Jae-Hee "ah..tunggu dulu kak aku siap-siap dulu sebentar." /lari keatas.


Tak lama Jae-Hee kembali, dan Sejun meyerahkan barang yang akan di kasih ke Suk-Joo.


Jae-Hee "oke~~" /mengambil.


Sejun "hati-hati dijalan loh ya" /mengantar Jae-Hee kedepan pintu.


Dokja "bener harus hati-hati loh deh, kalo ada orang asing yang minta nomer ponsel kamu ingat kan harus apa?" /masih merasa khawatir.


Jae-Hee "memberikan nomerku pada orang tak dikenal itu agak aneh, dasar anj**g!" /ekspresi meolok.


Dokja "Hem...bagus." /meangguk kepala.


Han-Joo "kalo ada orang yang melakukan hal aneh?" /ikut khawatir.


Jae-Hee "Berhenti! mau aku panggilkan polisi?!" /ekspresi marah.


Han-Joo "ah...bagus benar kamu harus seperti itu." /merasa lega.


Shinwo "kalo ada orang yang menyentuhmu?" /Ikut ikutan.


Jae-Hee "kamu mau mati, hah?!" /dengan ekspresi jijik.


Shinwo "langsung pukul juga gak apa-apa dek." /merasa lega.


Meraka bertiga pun langsung memeluk Jae-Hee seakan akan tidak rela kalo Jae-Hee yang keluar.


Jae-Hee ("dengan ini aku boleh keluarkan?")


Jae-Hee pun pergi keluar rumah.....


Sejun "baiklah kalo gitu aku juga mau siap-siap!" /berjalan ke atas.


Shinwo "he..., emang Kakak mau kemana?" /melihat Sejun dari bawah tangga.


Sejun "aku ada proyek membuat film dan sekarang aku akan bertemu dengan seorang penulis." /lanjut berjalan ke atas.


Shinwo "ah...benar kak Sejun bekerja menjadi sutradara di salah satu stasiun televisi." /kembali ke ruang tengah.


Dokja "apa sebaiknya kita ke kolam renang aja kali ya?!" /duduk di lantai dekat meja.


Han-Joo "apa cuma kita aja yang pergi?" /main ponsel.


Shinwo "ayo, kita aja yang pergi!" /sudah bertekad karna cuacanya panas.


Baru saja ingin setuju akan pergi ke kolam renang, ponsel Dokja berdering....


Shinwo "siapa?" /memiliki firasat buruk.


Dokja "tunggu sebentar...." /mengangkat telepon.


Setelah meangkat telpon Dokja merasa tidak enak hati dengan Shinwo karna dia lah yang lebih dulu mengusulkan untuk pergi ke kolam renang.


Han-Joo "ada apa kak?" /penasaran.


Dokja "itu kita bisa gak ke kolam renangnya besok aja, aku lupa kalo hari ini ada tugas kelompok." /cengar-cengir.


Shinwo merasa kelas dan langsung berdiri untuk menghampiri Dokja, karna tau kalo Shinwo akan melakukan sesuatu. Dokja langsung lari ke kamar.


Dokja "MAAF.....AKU AKAN TRAKTIR KALIAN NANTI......." /Kabur.


Shinwo "DOKJA...." pergi mengejar Dokja.


Han-Joo "ya ampun, ada-ada saja mereka itu." /ikut mengejar mereka untuk melerai.


Saat Shinwo mengejar Dokja, kebetulan Sejun turun dari tangga....


Sejun "mereka kenapa lagi?"


Han-Joo "biasa..." /capek menjelaskan.


Sejun "kalo gitu aku berangkat dulu kalian baik-baik jaga rumah!" /berjalan keluar dan mengenakan sepatu.


Han-Joo "Apa kakak akan naik mobil?" /menunggu di belakang Sejun.


Sejun "tidak, aku akan naik bus saja." /menoleh kebelakang.


Han-Joo "bukankah kakak masing-masing memiliki mobil?!" /heran karna mereka tidak pernah menggunakan mobil mereka sendiri.


Sejun "malas aja kali kalo harus cari tempat parkir, sudah ya dah!" /langsung pergi.


Han-Joo "aku masih gak paham dengan apa yang mereka pikirkan." /lanjut pergi menemui Shinwo dan Dokja.


Sedangkan itu beberapa jam kemudian Jae-Hee sudah berada di depan rumah sakit tempat Suk-Joo bekerja dengan lancar tanpa adanya gangguan.


Jae-Hee kemudian cepat-cepat menghubungi Suk-Joo dan memberitahu kalo Jae-Hee sudah sampai, tak lama Suk-Joo keluar dan menghampiri Jae-Hee.


Suk-Joo "lama gak?" /Berhenti tepat didepan Jae-Hee.


Jae-Hee "engak kok baru aja sampe." /cengar-cengir.


Jae-Hee "oh ya, kak ini baju sama kotak makannya." /menyerahkan.


Suk-Joo /sambil memeriksa "ini dah semua kan?"


Jae-Hee "iya~~~" /menunggu.


Suk-Joo "oke semua nya dah ada, adek sendiri nganterin nya?"


Jae-Hee Hanya meaggukkan kepala.


Suk-Joo "pasti capek ya, aduh kasihan" /elus-elus kepala Jae-Hee.


Jae-Hee "haus juga." /Kecapean.


Suk-Joo "kita ke cafe dulu mau gak?"


Jae-Hee "ayo, tapi jauh gak?" /merasa gak enak.


Suk-Joo "engak kok deket, lagian kan udah lama abang gak ketemu sama adek." /Berjalan menuju cafe seberang.


Saat sudah sampai mereka memesan kopi dan mencari tempat duduk, Jae-Hee dan Suk-Joo berbicara tentang banyak hal di sekolah dan di rumah sakit terutama di rumah saat Suk-Joo tidak ada.