Desmos

Desmos
Chapter 23



Shinwo "tapi kak, aku juga bisa merawat Jae-Hee." /merengek minta untuk dapat merawat Jae-Hee.


Sejun "Yaaaa...., Apa kau masih anak kecil, kau itu sudah kelas 3 SMA dan pelajaran makin bertambah untuk ujian nanti. kau tidak bisa bolos saat ini, cepat pergi dan belajarlah yang benar jangan menyusahkan kami. Lagian Suk-Joo sudah tahu harus berbuat apa." /berusaha menyakinkan jika semua akan baik-baik saja.


Shinwo "baiklah..." /cemberut.


Suk-Joo /memegang pundak Shinwo. "Jangan khawatir meskipun aku di rumah sakit aku kan terus menghubungi Han-Joo untuk memastikan kondisi Jae-Hee, mengerti." /meyakinkan jika semua ada dalam kendali.


Mereka semua pun segera berangkat dan Han-Joo mengantarkan mereka hingga di pintu saja, setelah mereka pergi Han-Joo kembali ke kamar Jae-Hee untuk memastikan apa lagi yang Jae-Hee butuhkan.


Han-Joo "Jae-Hee, apa ada sesuatu yang membuatmu tidak nyamanan?!" /mendekat.


Namun setelah meminum obat dan di kompres Jae-Hee kembali tertidur....


Han-Joo "apa kau tidur? baiklah aku akan kembali lagi nanti." /menutup kembali pintu dan pergi kebawah.


Sementara itu di sekolahnya, Yoona mendapati bangku tempat Jae-Hee kosong Yoona pikir jika Jae-Hee akan terlambat datang kali ini, dan duduk menunggunya hingga guru datang untuk memulai pelajaran.


Yoona "anu, pak Jae-Hee belum datang?!" /meangkat tangannya.


Pak Lee "ah itu, Jae-Hee hari ini absen karena sedang demam." /melanjutkan lagi pelajaran.


Yoona ("apa karna kemari dibasah kuyup mangkanya jadi demam?!")


Keesokan harinya....


Yoona ("hari ini pun dia tidak masuk lagi.")


Dan keesokan harinya lagi....


Yoona ("ini sudah tiga hari dia absen, apa dia baik-baik saja?!")


Yoona ("mungkin aku akan mampir kerumahnya hari ini")


Hingga jam sekolah berakhir...


Yoona mampir sebentar ke swalayan untuk membeli makanan dan buah-buahan yang segar.


Yoona "berpenampilan seperti ini saat belanja ternyata kurang nyaman." / Mulai mengikat rambutnya kebelakang dan melepas kacamatanya.


Setelah berbelanja Yoona pergi ke rumah Jae-Hee, sesampainya di sana Yoona berdiri di depan pintu dan mengetuknya, sudah beberapa kali Yoona mengetuk pintu namun tidak ada respon. Tapi saat Yoona mulai mengetuk pintu dengan keras akhirnya ada yang membukakan pintu juga.


Han-Joo "anu...., Siapa kau?!" /melihat Yoona dari atas hingga bawah.


Yoona hanya diam terkejut karena senior Han-Joo yang membukakan pintu untuknya.


Yoona ("apa aku salah rumah, ya?!") /mulai melihat rumah Jae-Hee sekali lagi.


Yoona ("iya, benar kok ini rumahnya, tapi kenapa senior Han-Joo ada di sini?!") /terus menatap Han-Joo.


Han-Joo "itu, kenapa kau diam saja? dan kenapa kau terus melihatku?" /mulai risih.


Han-Joo "tapi setelah di perhatikan kau memakai seragam yang sama dengan ku apa kita satu sekolah?!" /mulai curiga.


Han-Joo "apa kau mengikuti ku diam-diam?atau kau mengikuti Shinwo?" /mulai tidak suka dengan kehadiran Yoona.


Yoona "maaf, aku bahkan tidak tertarik dengan keberadaan kalian berdua." /langsung meangkat tangan untuk menghentikan Han-Joo berbicara dengan ekspresi datar.


Han-Joo "apa?!" /kaget karena baru kali ini ada gadis yang bersikap seperti itu padanya.


Yoona "aku datang hanya karna ingin bertemu dengan Jae-Hee, aku pernah mengantarnya sampai sini, tapi aku tidak tahu kalo ada senior disini." /datar.


Han-Joo "tapi siapa kau?" /berusaha mengingat.


Yoona "apa benar Jae-Hee tinggal di sini?" /masih datar.


Han-Joo "iya, Jae-Hee tinggal disini, tapi sebenarnya kau itu siapa?!" /mulai geregetan.


Yoona "aku Yoona, Im Yoona teman satu kelas Jae-Hee."


Yoona "iya!"


Han-Joo "teman Jae-Hee?!" /masih gak percaya.


Yoona "iya!" /Mulai kesal.


Han-Joo "orang yang memakai kacamata terus terlihat murung dan menyedihkan itu!" /syok karna penampilannya berbeda jauh.


Yoona "tunggu, maaf apa tadi katamu?!" /sudah kesal.


Han-Joo "kau Yoona temannya Jae-Hee yang itu." /syok.


Yoona "meskipun aku terlihat murung dan menyedihkan, tapi memang benar itu aku Yoona temannya Jae-Hee." /Kesal.


Han-Joo "tapi kenapa menampilkan mu sangat berbeda?" /penasaran.


Yoona "apa maksudmu?" /masih sabar.


Han-Joo "tidak hanya saja, em...., Penampilan mu terlihat seperti seorang berandalan, atau lebih tepatnya gadis nakal." /sekali lagi melihat dari atas hingga bawah.


Yoona "itu bukan urusanmu, sebenarnya aku boleh bertemu dengan Jae-Hee atau tidak?" /Kesal.


Han-Joo "ah...baiklah kau boleh masuk, ikuti aku jika kau sudah melepaskan sepatu mu." /mempersilahkan Yoona masuk.


Akhirnya setelah menuggu lama Yoona dapat masuk kedalam, setelah melepaskan sepatu dan memakai alas kaki Yoona mengikuti Han-Joo menaiki tangga hingga tiba di depan kamar Jae-Hee.


Han-Joo "nah, kita sudah sampai ini kamar Jae-Hee, masuklah mungkin sekarang Jae-Hee masih tidur." /melihat Yoona.


Yoona "em... terimakasih kalo gitu permisi." /membuka kamar Jae-Hee dan masuk.


Han-Joo "aku ada di ruang tengah jika butuh apa-apa temui saja aku disana." /kembali menutup pintu.


Yoona pun berjalan mendekati Jae-Hee, benar saja Jae-Hee sedang tertidur pulas. Tak ingin mengganggu tidurnya Yoona mencoba duduk secara perlahan dan menaruh tas dan kantong belanjaannya tadi, baru saja Yoona duduk Jae-Hee sudah bangun kemudian duduk di kasurnya.


Jae-Hee "hah... hidungku tersumbat semua..." / masih tidak enak badan.


Yoona "apa kau butuh tisu?" /hanya melihat Jae-Hee.


Jae-Hee "iya, terimakasih." /masih belum sadar jika itu Yoona.


Yoona /meyerahkan tisu nya. "Beritahu aku kalau butuh apa-apa lagi."


Jae-Hee "em..." /mengambil tisu nya dan mengelap ke hidung.


Setelah mengelap hidung Jae-Hee baru sadar jika dia mendengar suara Yoona terus, saat menoleh Jae-Hee baru tahu jika itu bukanlah Han-Joo melainkan Yoona yang ada di sampingnya.


Jae-Hee "heh... Yo-Yoona, sedang apa kau ada sini?" /kaget setelah melihatnya.


Yoona "kau sudah tidak masuk sekolah selama tiga hari, tentu saja aku khawatir dan datang menjenguk mu." /masih santai.


Yoona "di tambah lagi kau bahkan tidak menghubungi ku sama sekali" /mengeluarkan semua yang tadi di beli.


Jae-Hee "ah...maaf aku hanya tidak ingin kau khawatir, aku juga tidak tau jika aku akan sakit selama tiga hari..." /merasa bersalah.


Yoona "bagaimanapun juga itu akan membuatku khawatir." /melihat Jae-Hee.


Jae-Hee "maaf...." /merasa bersalah.


Jae-Hee "tapi, bagaimana caranya kau masuk?" /Baru ingat.


Yoona "senior Han-Joo yang membukakan pintu untuk ku." /santai.


Jae-Hee "apa!" /lagi-lagi terkejut.


Yoona "jadi...." /diam dan menghadap Jae-Hee.