Desmos

Desmos
Chapter 26



Yoona "maaf untuk hari ini aku tidak bisa." / berdiri.


Jae-Hee "ah, begitu ya, em...tak apa aku akan pulang dengan kakak ku, jika kau butuh sesuatu katakan saja padaku."


Yoona "terima kasih, kalo gitu aku pergi dulu, dah" /pergi meninggalkan Jae-Hee.


Jae-Hee pun kembali pulang bersama Shinwo, dalam perjalanan Jae-Hee terus berpikir untuk membawa bekal apa saat makan siang nanti.


Shinwo "dek, adek kenapa sih?" /menggenggam tangan Jae-Hee.


Jae-Hee "ah itu, aku hanya berpikir enaknya bawa apa ya untuk bekal nanti." /kembali sadar dari lamunannya.


Jae-Hee "oh, kakak nanti dalam perjalanan mari kita berhenti di sebuah toko."


Shinwo "kenapa? Apa kamu ingin membuat sesuatu."


Jae-Hee "aku akan memasak bekal." /Senyum.


Shinwo "apa kau bisa memasak?" /Menertawakan Jae-Hee.


Jae-Hee "lihat saja aku akan meminta kak Suk-Joo mengajariku memasak nanti." /ngambek.


Shinwo "ha... ha... ha...." /Menertawakan Jae-Hee.


karena akhir-akhir ini tidak begitu banyak pasien Suk-Joo sering pulang kerumahnya walaupun sudah larut malam. Sesampainya di toko Jae-Hee merasa bingung harus pilih yang mana untuk bekal nanti.


Shinwo "apa yang sedang kamu lakukan?" /menahan tawa melihat Jae-Hee.


Jae-Hee "kakak apa yang harus aku lakukan, aku harus pilih yang mana..." /bingung.


Jae-Hee "aku harus buat bekal apa? bekal daging, bekal telur, atau sayur." /bingung dengan membuat ekspresi imut.


Shinwo "kau dapat membuat ketiganya, yang satu untukmu, aku, dan Han-Joo. Kita dapat berbagi makan nanti." /senyum


Jae-Hee "kalo gitu aku akan membeli semuanya." /mengambil dengan cepat.


Saat Jae-Hee mengambil dagingnya, tak sengaja Jae-Hee menyenggol lengan orang yang ada di sebelahnya.


Jae-Hee "ah, ma-maaf, maafkan aku, aku tidak sengaja..." /terus menundukkan kepalanya kebawah.


Shinwo "maafkan kami, kami tidak sengaja." /Ikut menundukkan kepala.


Jung-Sik "tidak apa-apa Jae-Hee..." /senyum.


Jae-Hee "oh, senior..." /Terkejut melihat Jung-Sik dan Jung-Heon yang sedang belanja.


Shinwo "dek, adek kenal?!" /merasa kurang nyaman.


Jae-Hee "ah, itu mereka adalah kakak Yoona." /memperkenalkan mereka.


Jung Sik "kebetulan sekali kita bertemu di sini, apa yang sedang kau beli?!" /melihat keranjang yang di bawa Shinwo.


Jae-Hee "ah, kami sedang membeli bahan untuk bekal untuk nanti." /senyum manis.


Jung-Sik "wah, sepertinya enak aku berharap dapat mencoba masakan mu juga..." / menggoda Jae-Hee.


Shinwo "itu, Jae-Hee..." /menarik lengan Jae-Hee dan tidak suka dengan sikap Jung-Sik.


Jung-Heon "apa yang hyung lakukan, jangan menjahilinya terus dan fokuslah belanja atau paman bisa marah." /selalu di samping Jung-Sik.


Jung-Sik "baiklah-baiklah, aku tahu." /Pasrah.


Jung-Sik "Jae-Hee aku pergi dulu, jika aku lebih lama di sini nanti pria yang ada di sebelahmu bisa cemburu." /kembali menggoda Jae-Hee.


Jae-Hee "he, heee... Kami bukan seperti itu dia adalah kakakku." /panik dengan wajah yang memerah.


Jung-Sik "baiklah kalo gitu kami pergi dulu dah.." /pergi meninggalkan Jae-Hee.


Jung-Sik dan Jung-Heon langsung pergi meninggalkan Jae-Hee bersama Shinwo.....


Jae-Hee ("tidak mungkin kakak cemburu padaku, kakak hanya merasa khawatir saja")


Jae-Hee "itu, kakak..." /melihat Shinwo.


Jae-Hee "mereka benar-benar kakaknya Yoona." /merengek.


Shinwo "baiklah-baiklah aku mengerti, tapi lain kali jika ketemu orang seperti dia kau harus menghindari mengerti?!" /masih tidak suka ada seseorang yang dekat dengan Jae-Hee.


Jae-Hee "aku tahu tapi, mereka itu bukan orang jahat. Mereka adalah kakaknya Yoona." /cemberut.


Shinwo "tetap saja kamu harus berhati-hati." /mulai marah.


Jae-Hee " meskipun begitu, tidak akan ada pria yang mau mendekati ku." /memalingkan wajahnya dan kembali memilih belanjaan.


Mendengar dan melihat wajah Jae-Hee yang sedih, Shinwo akhirnya tahu jika Jae-Hee selama ini merasa kesepian dan merasa bersalah padanya.


Shinwo ("gara-gara kami dia jadi gak punya banyak teman.") /mengepalkan tangannya.


Jae-Hee "lagian aku tidak begitu akrab dengan mereka, aku lebih suka dengan kalian." /menyesal telah membuat Shinwo cemas.


Shinwo ("aku bahkan sampai membuat Jae-Hee menghiburku, aku ini memegang kakak yang payah.") /senyum.


Shinwo ("apa yang aku lakukan, aku harus menghiburnya, karena aku adalah kakaknya.") /berjalan mendekat dan memeluk Jae-Hee dari belakang.


Shinwo "maaf ya dek, kakak tadi sempat bersikap kekanak-kanakan." /memeluk erat.


Jae-Hee "yah, karena kakak memang belum dewasa, jadi adek mu yang sudah besar ini akan memaafkan mu." /merasa senang.


sesudah belanja meraka pun segera pulang ke rumah dan meyiapkan makan malam.


Sesudah makan malam....


Jae-Hee "kak Suk-Joo, bisakah kakak mengajariku memasak?" /memberanikan diri.


Suk-Joo "tumben memangnya ada acara apa?!" /sempat kaget.


Dokja "kalo adek pengen ngasih masakan adek ke orang lain, lebih baik adek minta kak Suk-Joo masakin aja, jangan masak sendiri.." /ikut kaget.


Jae-Hee "emang kenapa sih kak?!" /bingung.


Sejun "karena masakan kamu itu gak enak, hewan aja belum tentu mau." /santai.


Jae-Hee "emang bener ya bang.." /nahan air mata.


Han-Joo "eh, enggak kok, kalo adek belajar masaknya rajin pasti masakannya enak..." /cengar-cengir.


Jae-Hee "tapi kak Sejun bilang hewan aja belum tentu mau makan masakan ku." /cemberut sambil nahan air mata.


Shinwo "wah, kak Sejun parah nih..." /menyalahkan Sejun.


Sejun ("apaaa!! Aku salah apa emang bener kok") /membuat ekspresi seolah olah dia gak salah apa-apa.


Suk-Joo ("coba kalo jadi abang itu ngertiin perasaan adek nya sedikit!!") /melotot ke Sejun.


Dokja ("wah abang, bener-bener jahat masa Jae-Hee di buat sampe kaya gini") /ikut melotot dan menyalahkan Sejun.


Sejun ("wah, aku benar-benar di bully di sini") /pasrah.


Entah kenapa mereka dapat berbicara dalam hati mereka, sementara itu....


Jae-Hee ("sebenarnya mereka kenapa sih lihat sana lihat sini gagal paham aku?") /Jae-Hee yang gak mengerti apa-apa.


Setelah membereskan makan malam Jae-Hee pun langsung belajar memasak dari Suk-Joo, sementara yang lainya kembali ke kamar entah mengapain.


Suk-Joo "jadi kau ingin buat bekal apa?" /memakai celemek.


Jae-Hee "sebenarnya aku ingin buat tiga jenis bekal, ada daging, telur, dan tumis sayur."


Suk-Joo "em... Kalo gitu kita lihat bahan apa aja yang sudah kamu beli..." /melihat bahan yang sudah ada di atas meja dapur.


Jae-Hee "kakak, sebenarnya aku ingin membuat bakso daging..."


Suk-Joo "em....bakso kah... Kalo gitu kita perlu menggiling dagingnya dulu, kau bisa giling dagingnya aku akan membuat bumbu yang akan di campurkan ke adonan..." /bersiap-siap.