Dating Contract

Dating Contract
Lama tidak bertemu



Setelah perbincangan singkat nya dengan Salomo,Boy dan Anastasya pun duduk di kursi yang sudah di sediakan untuk mereka.


"Kalau kau lapar,cicipi lah hidangan yang ada di sini,kalau kau kurang kau bisa memakan punya ku." Ucap Boy menatap Anastasya.


"Terimakasih"


Anastasya pun langsung mencicipi hidangan yang sudah tersedia di meja mereka.Anastasya memang sudah menahan lapar nya semenjak tadi.


"Ini enak" Ucap Anastasya sembari tersenyum polos


Boy pun tersenyum melihat tingkah polos Anastasya.


Saat mereka berdua sedang asik duduk,tiba tiba rekan bisnis Boy menyapa.


"Boy.." Terdengar suara laki laki menyapa Boy.


Boy berpaling ke arah suara tersebut berasal.


"Hay Nat" Balas Boy.


Laki laki itu bernama Natanael.Sama hal nya seperti Boy,Natanael merupakan seorang pengusaha muda.Ia juga merupakan rekan bisnis dari Boy.


Dan sebetul nya para undangan yang hadir di sana sebagian besar mengenal Boy,karena rata rata merupakan rekan bisnis Boy.


"Ini ??" Natanael menatap ke arah Anastasya


"Ini kekasih ku.


Anastasya ini Natanael.


Nat,ini Anastasya." Ucap Boy


Anastasya mengulurkan tangan nya hendak menyalam Natanael.


Natanael pun menyambut uluran tangan Anastasya.Mereka berdua bersalaman,setelah itu Boy dan Natanael berlalu meninggalkan Anastasya.


"Jangan kemana mana,tetap lah disini apapun yang terjadi" Ucap Boy menatap serius Anastasya.


Anastasya hanya mengganguk mengiyakan perkataan Boy.


Setelah Boy pergi untuk berbincang dengan rekan bisnis nya,Anastasya hanya duduk di tempat duduk nya sambil menikmati hidangan yang belum sempat ia selesaikan.


Tidak berapa lama kemudian,seorang pria yang tidak terlalu tua datang menghampiri Anastasya dengan tatapan bejat nya.


*Flashback


Sewaktu Anastasya dan Boy memasuki gedung perayaan,ada begitu banyak mata yang memperhatikan mereka.


Pesta tersebut di hadiri oleh banyak pengusaha.Mulai dari pengusaha muda sampai pengusaha senior sekalipun.


Dan dari kejauhan ada sosok pria yang sudah memperhatikan kedatangan Anastasya.


Pria itu tak lain adalah ayah tiri Anastasya.


Setelah hampir 6 tahun tidak pernah bertemu lagi dengan Anastasya sejak kejadian itu,Ayah tirinya tidak menyangka ia akan bertemu Anastasya dalam keadaan seperti itu.


Awal nya ia tidak yakin bahwa itu Anastasya, karena penampilan nya benar benar berbeda.Karena,Anastasya terlihat sangat cantik dan anggun.


Namun,setelah benar benar memperhatikan sosok perempuan itu,ia yakin bahwa itu memang benar adalah Anastasya ia lalu menghampiri nya.


Dengan niat dan pikiran kotor nya ia mendekati Anastasya.


*Flashback off


"Anastasya!" Ucap Pria itu yang tak lain adalah Ayah tiri Anastasya.


Anastasya terkejut ketika mendengar suara itu.Ia benar benar mengenal suara itu.


Seketika tangan Anastasya bergetar dan jantung nya berdebar dengan sangat kencang.Ia sudah tahu bahwa suara itu adalah suara pria yang mencoba berbuat mesum padanya dulu.Suara itu terngiang ngiang dengan jelas selama bertahun tahun dalam ingatan nya.


Dengan berat hati ia membalikan badan nya dan melihat ke arah suara itu berasal.


"Lama tidak bertemu,kau makin cantik saja" Tatap pria itu dengan senyum mesum nya.


Tatap Anastasya dengan tajam dan tangan nya bergetar kuat menggengam gaun bawah nya.


"Ayolah..kau harus nya bersikap sopan dengan Ayah tiri mu.Bukan seperti ini"


Pria itu mendekati Anastasya.


Anastasya berusaha mundur ketika pria itu maju untuk mendekatkan diri nya.


"Jangan macam macam!! pergi dari sini. Aku tidak mengenal mu." Tunjuk Anastasya dengan tatapan penuh amarah nya.


"Aku tidak menyangka ternyata kau semakin cantik,dan semakin menarik." Ucap pria itu sembari mengelus rambut Anastasya.


Anastasya langsung menepis tangan pria itu dengan kasar.Anastasya benar benar merasa emosi nya memuncak.


Ingin sekali rasanya ia mencakar wajah pria yang ada di depan nya saat ini,tapi ia harus menahan diri.Karena,tidak mungkin ia melakukan hal itu di depan banyak orang.Ia juga tidak ingin membuat Boy malu karena kelakuan nya.


"Pria *******!! Kau bahkan tidak bertobat setelah bertahun tahun!Pergilah ke neraka.Kau iblis.!


"Wanita ******!!!jangan karena aku bersikap baik dengan mu kau bisa seenak nya."


Ia mendorong tubuh Anastasya dengan kasar sehingga membuat tubuh Anastasya terdorong kuat,dan jatuh tertimpa kursi tempat ia duduk.


"Kau kira aku tidak tahu,kau datang ke acara ini hanya untuk menggoda para pria kaya kan! dengan wajah mu kau mau memanipulasi para pria pria kaya agar tertarik padamu."


Ucap pria itu dengan lantang.


Semua orang memperhatikan ke arah Anastasya.Bahkan,tidak ada seorang pun yang berniat untuk membantu nya berdiri.


Anastasya benar benar di jadikan tontonan oleh mereka.


Anastasya melihat sekeliling nya,ada begitu banyak pasang mata yang melihat nya.Ia benar benar merasa sangat malu.Ia menangis sambil menutup wajah nya dengan kedua telapak tangan nya.


BRUG....


Tubuh pria itu terjatuh dengan keras menabrak meja yang ada di samping nya.Karena,di tendang oleh seseorang.


Kini,pandangan mata mengarah kepada pria yang menendang Ayah tiri Anastasya.Dan benar saja pria itu adalah Boy.


Boy benar benar sangat marah setelah melihat Anastasya di perlakukan seperti itu.


Sedangkan Anastasya masih menutup wajah nya dengan rapat.Ia malu untuk menunjukan wajah nya.


Boy mendekat ke arah Anastasya,lalu berlutut dan membuka tangan Anastasya yang menutupi wajah nya.


Boy mengangkat dagu Anastasya dan menatap wajah nya.


Air mata Anastasya terus mengalir setelah melihat Boy di depan mata nya.


Ingin rasa nya ia memeluk pria yang ada di depan nya itu tapi ia merasa takut,dan merasa tidak punya hak untuk itu.


Boy pun langsung memeluk tubuh Anastasya.


"Jangan takut,aku ada disini.


Maaf kan aku karena sudah membiarkan mu sendiri."


Ucap Boy sembari mengelus rambut Anastasya.


Lalu,ia membantu Anastasya untuk berdiri dan menutup tubuh Anastasya dengan Blezer milik nya.


Anastasya melihat pria yang menghina nya sudah jatuh di dekat meja.Ia menatap ke arah Boy,lalu bersembunyi di balik punggung Boy.


Boy menyadari ketakutan Anastasya,ia merasa benar benar marah melihat kondisi Anastasya yang seperti itu.


Boy melangkah maju ke arah pria itu,ia ingin melayangkan tinju ke wajah pria itu tapi Anastasya langsung menggengam tangan Boy dengan kuat.


Boy pun menoleh ke arah Anastasya,dan ia mengurungkan niat nya setelah menatap mata Anastasya yang seolah memberi tahu nya untuk berhenti.


Boy menarik tubuh Anastasya hingga menempel ke tubuh nya.Lalu ia menghadap ke arah orang orang dan laki laki itu.