
" Kau memilih ku atau laki laki itu!!? aku merasa tidak tahan melihat semua nya .. jawab bu , jawab?! aku apa laki laki ini??? Anastasya terus berteriak sambil menangis .
"Anastasya apa yang kau lakukan! berhenti bersikap kasar kepada ibu mu. Ayah tiri nya memainkan peran nya seperti seorang aktor.
"Diam, kau ********!!! kau kira aku akan memaafkan mu!! berhenti bersandiwara!?? Ucap anastasya dengan lantang kepada ayah tiri nya
"Cukup anastasya .!! cukup!!
Mari anggap kejadian ini tidak pernah terjadi ! Ibu nya menangis , tidak tahu apa yang harus ia lakukan . Bagi nya kedua nya sama penting .
Bila ia memilih Anastasya, adik tiri nya akan tumbuh tanpa sosok ayah, ia tidak menginginkan hal itu , namun kalo ia memilih suami nya , ia akan kehilangan Anastasya, putri semata wayang nya dari pernikahan nya yang pertama.
"Ibu bilang apa? anggap tidak pernah terjadii.. hahahahahah .. gampang bagi mu bu, seperti nya kau memang betul buta karna laki laki ini ..
tapi,baik lah aku yang akan keluar ! mari anggap ibu lebih memilih nya .. !
Anastasya kecewa dengan sikap ibunya, ia siap meninggalkan semua nya .
"Apa yang kau katakan! tidak ada yang boleh keluaar dari rumah ini!! ucap ayah tiri nya sambil bersandiwara dengan wajah menyesal ..
"Dasar ********!! kau tidak berhak mengatur ku .. ! kau tidak memiliki hubungan dengan ku!! apa kau tau aku bahkan tidak akan mengenal mu kalau ibu ku tidak menikahi mu..!! ********!!
Anastasya menatap ayah tiri nya dengan penuh kebenciaan..
Anastasya meninggalkan ibu ,dan ayah nya . Mendorong mereka yang berdiri di depan pintu kamar nya., lalu menutup dan mengunci pintu kamar nya.
Anastasya menangis , ia merasa ketakutan, merasa tidak ada harapan,dan seolah dunia yang ada di hadapan nya runtuh.
Ia menangis sejadi jadi nya, lalu ia mengambil koper nya dan mulai menyusuni baju dan barang nya.
Ia mengambil hp, lalu menghubungi seseorang.
"Anastasya, apa yang terjadii? ada apa dengan mu?? Ayla khawatir dengan sahabat nya tersebut.
"Datang lah ke rumah ku, bantu aku keluar dari tempat yang penuh dengan siluman ini!! Anastasya dipenuhi kebencian.
"aku akan bersiap dan menuju rumah mu."
Ayla segera bersiap,dan berangkat menuju rumah Anastasya..
Selang menunggu kedatangan Ayla, Anastasya membereskan segala nya di kamar .
Tak lama Ayla tiba,ia sudah terbiasa dengan suasana rumah anastasya . Ia tahu setiap sudut nya . Jadi tanpa berpikir panjang ia menerobos masuk,dan menuju ke arah kamar Anastasya.
"Anastasya, aku datang! Ayla berdiri di depan pintu kamar Anastasya .
Anastasya membuka pintu kamar nya , dan menarik Ayla masuk ke kamar nya .
Ia menutup rapat pintu kmar nya .
Anastasya memeluk Ayla, dan menangis sejadi jaadi nya di pundak sahabat nya tersebut..
Ayla pun hampir menangis melihat keadaan sahabat nya tersebut.
"Tenang lah , ceritakan semua nya kepada ku" Ayla menepuk lembut pundak sahabat nya.
Mereka duduk di atas tempat tidur Anastasya,Lalu Anastasya menceritakan semua yang terjadi . Betapa terkejut nya ayla memdengar semua nya . Ayla penuh dengan amarah mendegar kelakuan bejat ayah tiri nya. Ia merasa ingin menghantam ayah tiri anastasya dengan batu besar..
Tidak membuang buang waktu, merasa jijik dengan tempat itu . Mereka segera bergegs menyelesaikan semua nya . Lalu keluar dari rumah itu tanpa permisi dengan ayah atau ibu Anastasya ..