
Di tempat yang berbeda tampak Ayla yang sedang sibuk dengan pekerjaan nya. Beberapa hari ini Ayla memang hampir tidak pernah menyempatkan diri untuk berkunjung ke cafe Anastasya dikarenakan ada begitu banyak data yang harus ia selesaikan.
Sudah beberapa hari ini ia tidak berkomunikasi dengan Anastasya.
Di jam kerja yang sedikit longgar, Ayla akhirnya menyempatkan diri nya untuk
mencoba menghubungi Anastasya.
Ia merasa rindu mendengar suara sahabat nya itu.
Ayla mengambil hp nya dan menelpon Anastasya
******************
Matahari semakin tinggi, Awan terlihat begitu putih dan bersih.
Jam kini menunjukan pukul 9.
Anastasya masih berbaring di tempat tidur nya.
Menangis semalaman membuat nya sulit untuk membuka mata.
Setelah merasa cukup mengumpulkan tenaga nya, Anastasya bangun dari tidur nya dan langsung membersihkan tempat tidur nya.
Lalu masuk ke dalam kamar mandi yang memang berada di dalam kamar nya.
Ia lalu membersihkan diri. Di dalam kamar mandi Anastasya berendam cukup lama di dalam bathub.
Sambil memejamkan mata,Ia Mencoba untuk memikirkan hal postif yang harus ia kerjakan untuk masa depan nya. Berusaha untuk melupakan kejadian yang terjadi malam tadi.
Setelah selesai dengan segala urusan nya di kamar mandi,Anastasya kini memakai rapi pakaian nya. Menyusun barang nya dan memasukan nya kembali ke dalam koper.
Anastasya sudah berencana akan pergi pagi ini. Ia ingin segera pulang secepat mungkin.
Hp nya berdering...
Ia mengambil hp nya yang berada di atas nakas. Melihat layar hp nya yang bertuliskan nama Ayla.
"Hallo ayla... apaa kabar?? ucap Anastasya
"heyyy anastasya... aku baik baik aja kok. Udah berapa hari ini aku gak denger suara mu
Rindu looh aku .." Ucap Ayla sambil tertawa.
"*Ia aku juga rindu looo. Eh gimana sama kerjaan mu? lancar kan ? gak ada masalah..
"Lancar dong. keadaan cafe gimana? lancar?"
" hmmm... begitulah Ay*.. nada suara Anastasya melemah
"loh kok suara mu kedengaran nya layu gitu gak bersemangat . Ceritakan semua nya An , aku tahu kau sedang dalam keadaan sulit."
Ayla sudah menduga bahwa Anastasya pasti sedang dalam tekanan boy saat ini. Karena hanya Ayla yang tahu mengenai isi perjanjian kontrak tersebut, dan juga ia sudah tahu bahwa boss nya saat ini sedang dalam dinas ke luar kota.
"Ay, kau pasti tahu kan aku sedang dalam posisi yang tidak mengenakkan." Ucap Anastasya dengan ekspresi sedih di wajah nya.
"Sabar An,aku tahu betul keadaan mu. Maaf kan aku karena beberapa hari ini tidak ada di samping mu. Aku terlalu sibuk dengan pekerjaan ku sekarang ini. Maafkan aku Anastasya."
Ayla merasa bersalah terhadap Anastasya.
"*Tak apa ay,aku tahu kau pun punya pekerjaan. Terimakasih karena sudah mau mengerti tentang ku"
"tidak usah berterimakasih An, tidak ada kata terimakasih di antara saudara. Kau bisa berbagi dan meminta pertolongan padaku saat kau butuh aku*.!"
"Aku menyanyangi mu Ay." ucap Anastaya sambul tersenyum lebar.
"Kalau begitu,ceritakan semua yang terjadi padamu An. Aku akan menjadi pendengar setia mu"
"Hmm.. baik lah, aku akan menceritakan semua nya"
Anastasya menjelaskan secara rinci mengenai hal yang terjadi pada nya kemarin kepada Ayla tanpa tertinggal sedikit pun.
Anastasya dan Ayla memang sudah akrab berbagi cerita kehidupan mereka satu sama lain. Dan Kebesaran jiwa satu di antara mereka berdua membuat hubungan mereka bertahan lama hingga saat ini.