Dating Contract

Dating Contract
Pulang 2



Akhir nya Boy pun sampai di kota kelahiran nya.


Sudah tengah malam ia sampai di bandara.


Niat awal nya yang akan menghampiri Anastasya pun sekarang di kesampingkan.


Ia merasa benar benar lelah karena aktivitas seharian.


Bahkan ia pun belum sempat untuk beristirahat mulai dari ia bangun tidur.


Boy pun memutuskan untuk langsung pulang ke rumah. Tubuh nya sudah tidak bisa lagi di ajak komproni,ia ingin segera membersihkan diri nya dan langsung merebahkan tubuh nya di tempat tidur.


Boy pun tiba di rumah.Suasana rumah sudah begitu tenang,para pelayan juga seperti nya sudah terlelap dalam tidur nya .


Begitu pun dengan ayah nya Boy.


Sesampai nya di rumah ia langsung menaiki tangga dan menuju kamar nya.


Ia menanggalkan semua baju yang sudah di kenakan kan nya seharian,ia menuju kamar mandi,dan mandi menggunakan air hangat.


Setelah mandi,Boy pun memakai piyama tidur nya dan langsung merebahkan tubuh di atas tempat tidur nya.


Tidak butuh waktu lama,Boy sudah langsung terlelap dalam tidur nya.


*************


Berbeda dengan Anastasya,ia tampak tidak bisa tidur.Ia terlihat begitu gusar,memutar badan nya ke kiri dan ke kanan,ia tampak memikirkan sesuatu.


"aaaaa.... kenapa aku tidak bisa tidur? wajah laki laki itu membayang terus di kepala ku!


bagaimana kalau besok dia tiba tiba muncul di depan ku,dan masih terus membicarakan tentang kontrak itu? apa yang harus aku katakan? kalau aku membantah nya apa yang di lakukan nya nanti? aku harus bagaimana???


aaaaaa..... Ya Tuhan tolong aku. Bisakah sekali ini Engkau mengabulkan permintaan ku? Tolong buat pria itu menjauh dari ku, aku tidak ingin bertemu dengan nya lagi,plis Tuhan plis!!."


Ujar Anastasya yang berbicara dengan diri nya sendiri sambil menatap langit langit kamar tidur nya.


Dan ia pun mencoba untuk memejamkan mata,hingga akhir nya terlelap dalam tidur nya.


***************


Hari pun berganti,tidak terasa pagi datang dengan cepat.Dan Langit tampak begitu cerah.


Di kediaman Boy, tampak Boy yang sudah bangun dan sedang menikmati sarapan bersama sang ayah,sambil berbincang mengenai pekerjaan mereka masing masing.


Setelah selesai sarapan dan berbincang,Boy dan ayah nya pun segera bersiap untuk berangkat ke perusahaan mereka masing masing.


Ayah Boy berangkat lebih dulu,sedang kan Boy masih membahas beberapa hal bersama pak Yan.


"Pak Yan,bagaimana kondisi pemilik cafe? apa dia sudah ada di cafe nya?" ujar Boy.


"dari informasi yang saya dapatkan,nona pemilik cafe belum datang tuan,bahkan ia pun belum mengubungi karyawan cafe nya."


Ujar Pak yan.


"Tidak seperti biasa nya dia seperti itu.Apa dia memang benar pulang kemarin,atau dia pergi ke suatu tempat ?"


Ujar Boy yang tampak sangat penasaran.


"Kalau pergi ke tempat lain saya rasa tidak mungkin tuan.Tapi bisa jadi nona pemilik cafe tidak datang ke cafe nya hari ini karena ia masih lelah,atau bisa jadi nona pemilik cafe sedang tidak enak badan."


"tidak enak badan? ah benar juga,semalam kan dia......"


Boy tidak melanjutkan omongan nya lagi. Ia tahu apa yang sudah terjadi kemarin dengan Anastasya.


"Dia pasti menangis semalaman karena kejadian itu,dan ujung ujung nya kurang tidur dan jatuh sakit,dan itu semua salah ku yang memang kelewatan."


Ujar Boy dalam hati nya.