
Setelah menyelesaikan sarapan pagi nya Boy langsung berangkat ke perusahaan nya.
Selama di perjalanan,Boy dan Pak Yan membahas mengenai perkembangan perusahaan.
Hingga tak terasa mereka pun sampai di depan pintu masuk perusahaan nya.
Boy langsung berjalan menuju ke ruangan nya,begitu pun dengan pak Yan.
Di meja kerja nya sudah ada beberapa dokumen mengenai laporan perusahaan,Boy pun langsung memeriksa dan mengerjakan laporan laporan tersebut.
****
Berbeda dengan Anastasya,Caffe nya masih tampak sepi karena belum ada pelanggan yang datang,membuat Anastasya hanya bisa duduk di dekat meja kasir bersama karyawan nya.
Mereka berbincang bincang mengenai perkembangan caffe Anastasya,juga sesekali membahas mengenai kehidupan pribadi mereka masing masing.
Anastasya dan para karyawan nya bisa di katakan punya hubungan yang cukup dekat.Bukan hanya hubungan antara pemilik dan karyawan,tapi terkadang juga seperti seorang kakak dan adik.
Karyawan Anastasya rata rata masih berumur 18-20 tahun.Mereka semua adalah karyawan perempuan.
Mereka anak anak yang bisa di katakan baru tamat SMA.
Maka dari itu lah,Anastasya sangat memahami dan peduli terhadap karyawan nya.
"Nona,kenapa Nona belum punya pacar sampai sekarang?"
Tanya salah satu karyawan nya.
"Hm...belum nemu" ucap Anastasya sambil tersenyum
"Belum nemu,atau masih mau sendiri terus nona? Goda karyawan nya lagi.
"Iya nona,atau nona punya kriteria tertentu gitu?" tambah karyawan yang satu nya.
"Enggak kok. Emang belum nemu yang klop di hati aja." Balas Anastasya seraya tersenyum polos.
"Hm... tidak. Kami hanya berteman,aku tidak mungkin pacaran dengan laki laki gila seperti dia."
"Benar juga sih nona,soal nya sifat nya aja jauh beda dari sifat nona."
"iya..dia laki laki galak,terus dia benar benar pemarah,sedang kan nona wanita lemah gemulai,bisa brabe nanti kalau berhubungan sama dia. Hehehe"
"Apaan sih kalian..Ngaco deh kalau mgomong."
Ucap Anastasya sambil tertawa
Anastasya pun merasa sebenar nya apa yang dikatakan para karyawan nya ada benar nya.
"yang kalian bilang itu benar semua,mana mungkin aku pacaran sama laki laki gila yang super galak dan pemarah seperti dia,bisa bisa umur ku tidak akan panjang kalau berpasangan dengan dia.
Ha....untung saja hanya kontak"
Gumam Anastasya dalam hati nya sambil mengelus dada nya.
"Kenapa ngelus dada nona? dada nona sakit?" Tanya karyawan nya yang memperhatikan ekspresi serta gerak Anastasya.
"Ehh.. enggak ah.. cuma pengen ngelus aja" balas Anastasya sambil tersenyum ke arah karyawan nya.
Setelah perbincangan yang cukup panjang di pagi hari,Anastasya pun kembali ke ruangan nya untuk memeriksa beberapa dokumen serta laporan penjualan caffe nya di bulan lalu dan bulan ini.
Tidak terasa pagi berganti siang.
Jam makan siang pun tiba.
Caffe Anastasya mulai tampak ramai pengunjung,sebab banyak karyawan yang singgah di jam istirahat.
Beberapa dari pengunjung ada yang datang dengan teman kantor nya,dan beberapa lagi pengunjung biasa yang datang bersama pasangan ataupun teman mereka.