
Di balik pintu ruang kerja Anastasya masih ada 2 orang yang setia menunggu, Ya Pak yan dan Ayla yang tampak nya gusar dan tidak sabaar ingin tau apa yang terjadi di dalam ruangan itu.
Mereka berdua saling menatap penuh tanya .
" tidak akan terjadi apa apa pada Anastasya kan? Ayla tampak khawatir ia bertanya dalam hati nya.
Seperti nya perbincangan mereka sudah ada setengah jam .
"bukankah ini sudah cukup lama pak Yan? Ayla menatap ke arah pak Yan
"ya seperti nya begitu, apa permintaan maaf itu harus selama ini ? pak yan sendiri pun tampak bingung dengan apa yang di depan nya . Tidak biasa nya seperti ini.
Kembali ke dalam ruangan.
Anastasya yang sudah menyetujui ucapan Boy , seperti nya serius mendengarkan apa yang Boy ucapkan.
"Aku akan segera mengirim kontrak nya kepada mu, dan di dalam kontrak itu akan tertulis beberapa aturan yang harus kau patuhi saat menjalin hubungan dengan ku . Ah dan ya , kau juga bisa menulis apa yang harus aku lakukan . Setidak nya biar kita impas . Boy tersenyum menyeringai Anastasya .
"Baiklah, aku menunggu kontrak itu.! dan ya sebelum kau menulis kontrak itu ,aku punya 1 permintaan .
"katakan! ucap Boy
" Masa Kontrak hubungan ini sebaik nya di lakukan dengan cepat . Kalo bisa hanya 1 bulan . Kurasa itu lebih dari cukup untuk membayar kekacaun yang terjadi . Aku tidak ingin berlama lama menjalin hubungan dengan orang seperti mu ..
"ciih .. kontrak ini aku yang akan mengatur nya . Mau selama apapun hanya aku yang berhak menentukan nya . Bukankah aku yang jadi korban kekacauan ini?
"kau ..!!! Anastasya menunjuk wajah Boy dengan jari telunjuk nya .
"bersikap lah sopan nona! Kau akan menjadi pasangan ku ! Boy tersenyum sinis lagi.
"dasar laki laki gila!! kenapa di dunia ini ada laki laki seperti mu!!! aaaaaa.. ibu aku harus apa??? Anastasya menggerutu di dalam hati , tampak ia putus asa..
Anastasya yang tidak lagi berselera berdebat berjalan ke arah pintu dan membuka nya.
Pintu terbuka , Boy melangkahkan kaki nya keluar dari ruangan itu .
"Tuan,apa sudah selesai ?
pak yan yang menghampiri tuan nya.
"Mari kita kembali ke kantor ! Boy tersenyum tipis dan langsung keluar meninggalkan tempat itu.
Ayla yang ada di sana,mencoba untuk bersikap sopan. Ia menyndukan kepala nya di hadapan Boy dan pak yan
Melihat boss nya sudah pergi, Ayla berlari ke ruangan Anastasya
"ya ya .. bagimana tadi? apa yang kalian bicarakan. Seperti nya banyak yang kalian bahas sehingga waktu makan siang juga habis..
"Ah,sudahlah tinggalkan aku . Kembali lah bekerja sana! Nanti dia bisa mengomeli mu!
Ayla baru sadar ternyata ia masih berada di jam kerja . Dengan cepat ia beranjak ,dan berlari keluar ..
"byee .. aku akan singgah nanti sehabis pulang kerja ..
Ayla yang pergi dengan tergesa gesa meninggalkan Anastasya .
Di dalam ruangan , hanya ada Anastasya sendiri . Ia merenung akan apa yang sudah dia sepakati dengan Boy.
"Ah.... laki laki itu , apa sih sebenar nya yang dia mau? kenapa masalah sekecil ini pun harus ada kesepakatan seperti ini!!!? dasar laki laki gila... Ahhh ya Tuhan , aku mimpi apa semalam??? Anastasya tampak kesal dan menggerutu sendirian .