Dating Contract

Dating Contract
Tentang Anastasya



"Tuan, boleh saya masuk? Terdengar suara pak yan dari balik pintu ruang kerja boy.


"masuklah pak yan! seru Boy dari dalam ruangan nya


"Tuan! pak yan menunduk hormat.


"bicaralah pak yan aku akan mendengarkan nya!


Boy tahu betul,apabila pak yan masuk ke ruangan nya ada sesuatu hal yang penting yang akan di beritahukan oleh pak yan.


"Tuan,saya telah menemukan beberapa hal mengenai nona pemilik cafe.


Nona pemilik cafe sudah tidak memiliki Ayah semenjak ia berumur 12 tahun, ia tinggal dengan ibu nya . Ayah nya meninggal karena sakit keras. Nona pemilik cafe memang dari keluarga berada , namun kepergian ayah nya membuat nona pemilik cafe menjadi wanita mandiri. Itu dikarena kan pada saat berumur 16 tahun ibu nya memutuskan untuk menikah lagi dengan seorang pengusaha tekstil.


Ibu nya tidak lagi memberikan perhatian penuh pada nya karena ibu nya sudah memiliki anak dari suami baru nya. Dari info yang saya dapatkan nona pemilik cafe pernah bertengkar hebat dengan ibu nya dan memutuskan untuk pergi ke luar negri. Di luar negri nona pemilik cafe mengambil sekolah kursus barista.. setelah merasa cukup dengan kemampuan nya,nona pemilik cafe kembali pulang dan memutuskan untuk membuka usaha nya sendiri.


Yang saya dapat info, usaha itu pun di bantu dana nya oleh Ayla.


"Ayla? seperti nya memang benar mereka sahabat.Pantas dia rela berkorban untuk Ayla. Hubungan timbal balik.. bukan kah begitu pak yan? Boy menatap pak yan dengan penuh tanya.


"Benar tuan,Ayla adalah satu satu nya orang yang berada di sisi nona pemilik cafe di saat paling susah ataupun senang dalam hidup nya. Dari info yang saya dapat Ayla sudah seperti saudara kembar bagi nona pemilik cafe.


Dan dari info yang saya dengar,nona pemilik cafe sedang mencari mobil dengan harga yang murah. Dia seperti nya sudah mencoba bertanya pada beberapa dealer mobil. Namun belum ada yang pas.


Hanya itu info yang masih saya dapat sejauh ini tuan .


"terimakasih pak yan.. selidiki lebih dalam lagi tentang kehidupan nya. dan alasan kenapa ia bisa bertengkar dan memilih pergi ke luar negri..


Sekarang kembali lah ke ruangan mu !


"baik tuan , kalau begitu saya permisi". Pak yan berbalik dan keluar dari ruangan tersebut.


Boy semakin di buat penasaran tentang jati diri Anastasya. Apalagi setelah mendengar cerita tentang kehidupan Anastasya yang cukup menyedihkan.


"ternyata ada kisah yang lebih menyedihkan dibanding kisah ku. Ternyata kau pernah kehilangan seperti ku.. tapi kenapa sifat mu jauh berbeda dengan seseorang yang pernah di tinggalkan . Bahkan tidak menunjukan sama sekali kau kesepian!! Ucap boy dalam hati nya


Boy teringat sesuatu , ia mengenggam gagang telpon. "Pak,yan apa kontrak dengan pemilik cafe kemarin sudah di selesaikan?


"sudah tuan" pak yan menjawab dari telpon..


"Kemarilah "! perintah boy