Dating Contract

Dating Contract
Berteman 2



"Berte...man? siapa ? aku dan kau?"


Ujar Boy yang masih bingung mendengar perkataan Anastasya.


Selama ini,Boy jarang memiliki teman.Dia hanya punya beberapa.Boy memang orang yang sedikit tertutup,ia merupakan tipekal laki laki yang suka sendiri.


Bahkan di masa sekolah nya, saat anak anak lain memilih untuk menghabiskan waktu bersama teman mereka sambil bermain,Boy lebih memilih untuk menyendiri dan mengurung diri di kamar.


"iya berteman dengan mu! Mari berteman! kau bisa berbagi cerita dengan ku.


Sebenarnya dari awal aku ingin menanyakan alasan kenapa kau harus bersikap seperti ini,tapi sikap mu yang kurang baik itu selalu saja membuat ku naik darah. Jadi,mari kita menjalin hubungan yang baik.Berhubung kau sudah menolong ku,aku akan membalas nya dengan berteman, bagaimana?"


Ujar Anastasya sambil tersenyum menatap ke arah Boy.


"hmmm...baik lah,kau akan menjadi teman ku,tapi jangan lupa di dalam kontrak itu kau adalah pacar ku! aku akan membutuhkan sebagai teman,dan akan membutuhkan mu juga sebagai pacar.! Jadi bersiap lah jika sewaktu waktu aku meminta mu untuk tampil sebagai pacar ku."


Ujar boy menatap Anastasya


"Baik,tapi kau tidak bisa seenak lagi seperti kemarin kemarin,kau sudah berjanji untuk itu." Ucap Anastasya.


"Baik. Kalau begitu aku pergi! Aku harus kembali bekerja. Aku akan datang lagi setelah selesai bekerja sebagai seorang teman."


"Baik lah. Kalau begitu selamat bekerja teman! Aku menunggu mu"


Ucap Anastasya sambil melambaikan tangan ke arah Boy dengan senyum di wajah nya.


Boy pun melangkah kan kaki nya meninggalkan ruangan Anastasya.


Setelah kepergian Boy, sekarang hanya Anastasya seorang diri dalam ruangan tersebut.


Untuk menghilangkan rasa bosan nya,Anastasya pun memainkan hp nya. Sambil mengecek WA yang mungkin masuk ke HP nya.


Dan benar saja sudah ada beberapa pesan yang dikirim kan oleh Mark.


Dalam pesan nya Mark selalu menanyakan kabar Anastasya.


Akhir nya Anastasya pun memutuskan untuk menghubungi Mark kembali.


Anastasya melakukan panggilan video.


Begitu memanggil Mark,seketika itu juga Mark menjawab panggilan video dari Anastasya.


Pada layar hp nya,tampak wajah Mark yang begitu tampan sedang khawatir mengenai Anastasya.


Mark menggunakan setelan jas berwarna hitam,dan sedang duduk di kursi kerja.


Dan benar saja Mark sedang berada di dalam ruangan kantor nya.


Melihat wajah Mark,Anastasya lamgsung tersenyum


"Kau sedang bekerja?" Ujar Anastasya sambil tersenyum.


"iya aku sedang bekerja. Dari mana saja An?aku mengirimi mu pesan WA dari tadi pagi,dan beberapa kali menelpon mu tapi kau tidak mebalas dan mengangkat telpon ku." Ujar Mark.


"Maaf Mark,aku sedang tidak enak badan,jadi aku tidak sempat membaca pesan mu tadi." Ujar Anastasya.


"Kau sakit An? lalu bagaimana kondisi mu sekarang? Jangan bilang kau di larikan ke rumah sakit dalam keadaan tidak sadar?!" Ujar Mark yang semakin khawatir.


"hm... aku baik baik saja Mark,hanya butuh di rawat beberapa hari saja" Ujar Anastasya sambil tersenyum.


"Ha.... tebakan ku benar,maaf kan aku An,harus nya aku ada di samping mu saat kau dalam keadaan tidak baik."


"tidak apa apa Mark,kembali lah bekerja. Aku ingin istirahat." Ujar Anastasya sambil membaringkan tubuh nya.


"Baik lah,istirahat yang cukup. Ini hari terakhir ku di kota ini,besok aku akan pulang dan memgunjungi mu."


Ucap Mark sambil tersenyum.