Dating Contract

Dating Contract
Merasa bersalah



Boy hanya bisa terdiam melihat Anastasya meninggalkan nya di ruang tamu.


Kali ini ia benar benar merasa sangat bersalah.


"Aku benar benar keterlaluan kali ini, bukan seperti ini yang aku mau!! ahhh.. maaf kan aku Anastasya" Ucap boy dalam hati nya dengan pemuh perasaan bersalah,sambil memandangi pintu kamar Anastasya.


****************


Melihat perlakuan Boy terhadap Anastasya saat di pesta jamuan makan malam, Mark yang khawatir mengenai Anastasya mencoba menghubungi nomer telpon yang sudah Anastasya berikan padanya sewaktu di pesta.


tut....tut....tutt... tut....


Tidak ada jawaban. Anastasya tidak mengangkat telpon nya.


Pertemuan yang begitu singkat membuat nya sangat ingin mengetahui segala nya tentang Anastasya.


Kali ini bahkan ia merasa bersalah karena membiarkan Anastasya di bawa pergi begitu saja oleh pria lain.


Namun tak berhenti di situ, Mark mencoba mengirimi nya pesan WA.


"An, ini aku Mark


bagaimana keadaan mu? kalau kau butuh bantuan segera hubungi aku.


Oh iya An, kenapa kau tidak mengangkat telpon dari ku?


Aku benar benar khawatir dengan mu.


Segera balas pesan ku,supaya aku tidak terlalu khawatir.


Jangan lupa, kapan pun kau memerlukan ku aku akan ada untuk mu!!!!


Mark hanya bisa menunggu balasan pesan WA dari Anastasya.


******************


Anastasya masih menangis di kamar nya, ia mengolesi cream luka di bibir nya.


kring... kring....kring...kring


Hp nya berbunyi tanda ada panggilan masuk.


Karena itu nomor baru Anastasya tidak ingin mengangkat nya. Bahkan ia merasa enggan untuk berbicara saat ini setelah kejadian yang menimpa nya nya.


Anastasya mengambil ho nya dan membuka pesan WA itu.


Ia membaca pesan yang dikirim kan oleh Mark.


Ia semakin sedih setelah membaca yang di kirim oleh Mark.


Ia tidak menyangka bahwa akan ada orang yang khawatir tentang dirinya.


Dalam kesedihan nya Anastasya merasa seolah olah dunia benar benar tidak menyukai nya.Tak ada seorang pun yang menginginkan nya. Bahkan saat keadaan nya seperti sekarang bahkan tidak ada seorang pun di samping nya.


Namun,setelah membaca pesan dari Mark,Anastasya merasa setidak nya ada 1 orang yang perduli pada nya saat ini.


Anastasya membuka riwayat panggilan di hp nya, lalu menyimpan nomer Mark di kontak nya.


Tak lama setelah itu,Anastasya yang penuh dengan kegabutan mencoba menghubungi kembali nomor Mark.


*****************


Hp Mark berdering,Ia melihat di layar Hp nya ada nama Anastasya yang memanggil.


Dengan cepat Mark mengangkat telpon itu.


"Hallo an, kamu dimana ?? Gimana kondisi mu sekarang An??? Nada suara Mark jelas sekali menunjukan kekhawatiran nya.


hiks...hiks.....hikss.. hikss... terdengar suara tangisan Anastasya yang penuh dengan kesedihan dari telpon.


"An, kamu kenapaa???? Kamu dimanaa ??? aku akan menjemput mu... !! katakan kau dimana sekarang??? Mark tampak sangat panik kali ini.


"Mark,aku baik baik saja, jangan khawatirkan aku." Ucap Anastasya yang menahan tangisan nya.


"tidak!!! kau tidak baik baik saja!! katakan kau dimana saat ini?? sebelum aku mencari tahu sendiri!!" Mark sangat yakin bahwa sesuatu yang buruk telah terjadi kepada Anastasya.


"Mark,dengarkan aku, aku baik baik saja , aku tidak bohong kok, jangan khawatirkan aku. Cukup temani aku malam ini!


Ucap Anastasya dengan tetesan air mata yang masih membasahi pipi nya.


"Aku akan menemani mu an, jadi katakan kau dimana sekarang?! aku akan menjemput mu! segera aku akan datang dengan segera tanpa kau perlu menunggu lama.


"Tidak apa Mark,temani aku dari telpon saja.Aku tidak apa apa. Percayalah Mark. Temani aku dari balik telpon ini dan ceritakan hal lucu kepada ku."


Anastasya mencoba berusaha untuk tersenyum