
"Oh Senjata Yang Lumayan Bagus,Apakah Kalian Sedang Merencanakan Sesuatu??"
Tapi Ryan Tidak Bisa Diam Saja,Ia Tidak Mau Tertangkap Begitu Saja.Ia Akan Membawa Kembali Claud.
Ryan Tidak Akan Menyerah,Karena Ryan Tidak Takut Kepada Mereka.
Salah Satu Pria Tersebut Menoleh Kearah Clarita Sebelum Ia Kembali Berbalik.
Apakah Kalian Tau?Tadinya Ryan Ingin Berencana Untuk Menembaki Mereka Dengan Senapan Yg Ia Pegang.Tapi Belum Sempat Ia Mengarahkan Senapanya Kearah Vampire Vampire Itu,Betapa Terkejutnya Dia Saat Ternyata Mereka Sudah Lebih Dulu Mencengkeram Rahang Ryan Yang Membuat Pria Itu Meringis.
"Ah!!"
Clarita Otomatis Membelakangkan Matanya.
"Harusnya Kau Berpikir Dua Kali Untuk Melawan Kami!!!"Ujar Vampire Yang Mencengkeram Ryan.
Dan Hal Itu Membuat Clarita Bereaksi.
"Lepaskan!!,Jangan Sentuh Kekasihku!!"
Tapi Rupanya Vampire Tersebut Merasa Terganggu Oleh Clarita Yang Terus Menahannya,Karena Merasa Terganggu Vampire Yang Mencengkeram Ryan Mendorong Clarita Sampai Terjatuh.
"Ah!!!"
"Clarita!!!"Dan Hal Yang Semakin Membuat Ryan Terkejut Adalah Salah Satu Vampire Tersebut Mendekati Clarita.
"Ku mohon,Jangan Sakiti Dia!!!"
"Kami Akan Membawanya Juga!!!"
"Tidak!!Jangan!!Kumohon!!Jangan Bawa Kekasihku!!Ia Tidak Tau Apa²!!"
"Kami Akan Membawanya,Karena Kalian Mencoba Melawan Kami!!"
"Tidak!!Hanya Aku!!Aku Bersumpah Dia Tidak Tau Apa²!!!
Vampire Itu Awalnya Tetap Akan Membawa Clarita.Tapi Detik Berikutnya Ia Memutuskan Untuk Menjauh Dan Hanya Membawa Ryan Saja.
Mereka Hanya Diperintahkan Untuk Membawa Laki² Saja.
"Bawa Ia Saja!!" Ujar Salah Satu Vampire Tersebut.
Ryan Tidak Bisa Melawan Saat Senjatanya Dibawa Dan Dipaksa Mengikuti Mereka,Sementara Clarita Berusahan Dan Melawan Agar Ryan Tidak Dibawa Oleh Mereka.
"Ryannnn!!"
"Ryan,Jangan Tinggalkan Aku!!!"
Tapi Hal Itu Sia² Karena Mereka Tidak Menghiraukan Teriakan Clarita.Bahkan Salah Satu Vampire Mendorong Clarita Agar Tidak Mengikuti Mereka Pergi.
"Ryannn!!!"
Percuma Saja Mereka Sudah Memasukan Ryan Kedalam Mobil.
Clarita Tidak Tau Apa Yang Akan Terjadi Selanjutnya.Apakah Ryan Akan Menjadi Salah Satu Dari Mereka??.
Ya Ketakutannya Benar² Terjadi.Dugaannya Benar Jika Hari Ini Merupakan Hari Terakhir Mereka Bertemu.
Selanjutnya Apa?Siapa Yang Akan Dibawa Pergi??Dulu Ayahnya Dan Sekarang Ryan.Setelah Itu Siapa Yang Akan Dibawanya??
Tak Ada Yang Ia Lakukan Selain Menikmati Wanita Yang Ada Dipangkuannya.Yang Dari Tadi Hanya Bisa Terdiam Dan Menuruti Perintah Laki² Itu.
Keadaan Wanita Itu Benar² Polos Setelah Pria Dibelakangnya Itu Melepas Seluruh Pakainya.
Pikirannya Juga Kosong,Bahkan Ia Tidak Merasakan Apapun Saat Sesuatu Yang Tajam Merobek Lehernya,Ia Tidak Berteriak,Wanita Itu Sepertinya Dikontrol Oleh Laki² Yang Ada Dibelakangnya.
Ia Hanya Bisa Mendesah Saat Pria Itu Menyentuh Dadanya Sambil Menikmati Lehernya.
Padahal Setelah Ini Ia Akan Mati Karena Kehabisan Darah.
Laki² Itu Seperti Tidak Berencana Melepas Wanita Itu Sedikit Pun.Posisi Mereka Seperti Itu Sudah Cukup Lama.
Tapi Laki² Itu Masih Betah.Pada Akhirnya Harus Berhenti Saat Tiba² Ia Mendengar Suaran Pintu Kamarnya Yang Terbuka Dan Menampilkan Sosok Gadis Muda Yang Sama Sekali Tak Terkejut Setelah Melihat Posisi Kakaknya Yang Terlihat Sedikit Menggangu.
Gadis Itu Terlihat Melipatkan Tangannya Dan Bersandar Dipinggir Pintu.
"Aku Sudah Beberapa Kali Memberitahumu Untuk Mengetuk Pintu Terlebih Dahulu!!!"
"Salah Sendiri Pintu Tidak Dikunci!!!"
Pada Akhirnya Pria Itu Lebih Memilih Mengusir Wanita Yang Tadi Menemaninya Dan Bangkit Sambil Mengelap Noda Merah Yang Ada Disekitar Bibirnya.