
''Kakak kenapa''?.tanya Jio saat melihat Kakaknya itu berjalan dengan terpincang-pincang.
''Ngak ada cuman kepeleset''.
''Jatuh''.jawaban suami istri itu serentak namun berbeda. membuat Jio melihat keduanya satu persatu dengan wajah penuh tanya.
''Ya sudah ayo masuk''.Fio memcoba mengalihkan pembicaraan. karna tak ingin adiknya itu bertanya ini dan itu. bisa malu dirinya jika ketahuan iya jatuh dari pohon mangga yang sangat rendah.
''Hem ya baiklah ayo sayang''.Jio langsung merangkuk pingang istrinya yang sedang mengendong bayi mungil mereka.
"Sini sama Bunda Nak''.Ara langsung meraih bayi mungil yang kini sedang menghisap jemarinya dan langsung membawanya kedalam dekapan hangatnya.
''Nyaman''. ya Allah kapan iya bisa merasakan kebahagianya jadi seorang ibu.
''Mas cantik ya Mas''?..
''Iya sayang''.Fio juga ikut melihat keponakan pertamanya dengan wajah berbinar.
''Ais,Jio mau minum apa''?..
''Apa aja Ra''.
''Biar Ais bikin sendiri aja Kak''.Ais langsung bediri dan melangkah menuju dapur.
"Sayang iiis gemesnya".Ara mengendong bayi mungil yang kini sudah mulai bisa merespon apa yang orang sekitar ucapkan.
''Mas Ara jadi pegen punya bayi''.celetuknya sambil menatap wajah suaminya dalam.
''Sabar sayang Mas akan lebih giat lagi usahanya".
"Usaha apa Mas"?..Ara bertanya dengan kening yang memgernyit binggung.
"Usaha bikin anak".
"Idih maunya Mas".Ara berbicara sambil mencubit perut suaminya.
Membuat laki-laki tampan itu tertawa lepas.
''Ada yang lucu''?.. kenapa Kakak hanya tertawa sendiri''?.Jio yang baru datang bergabung langsung nyeletuk saat melihat tawa lpas Kakak laki-lakinya itu.
Ya Karna Ais kedapur akhinya Jio juga ikut kedapur membantu istrinya.
Semenjak menikah jio sangat menyayangi istrinya itu.entah kenapa semua nya berubah setelah iya mengenal luar dan dalamnya Ais.membuatnya menjadi laki-laki bucin aku seperti Kakaknya.
"Tidak ada".jawab Fio cepat. sambil menahan senyum saat melihat wajah merengut istrinya.
"Ini Kak cemilannya".Ais meletakkan beberapa piring cemilan untuk mereka santap siang itu.
"Kalian nginep disini aja ya''?... jagan pulang dulu Kakak masih kagen sama sicantik ini".
"Gimana sayang".
"Iya Kak".jawab Ais patuh tampa bantahaan
Jean Manda Magani Abraham bayi mungil yang sangat cantik anak dari pasagan Jio Abraham dan Ais.
Malam semakin larut akhirnya mereka semua semua masuk kedalam kamar masing-masing.
''Mas''.
''Iya sayang''.
''Kalau Aranya ngak bisa lagi punya anak gimana Mas''?..Ara bertanya dengan wajah sendu.
Terkadang iya masih ingat dengan semua kepahitan dari masalalunya. saat-saat dirinya mengalami pemerkosaan dan berakhir kehilagan janin yang sedang iya kandung.ditambah lagi saat dirinya mengetahui kenyataan jika suaminya lah yang sudah menyebabkan-nya buta.namun saat ini iya sudah melupakan kesalahan suaminya .
Tapi entah kenapa''?... karna sampai saat ini dirinya belum hamil juga.itu juga yang terkadang membuatnya selalu mengingat semua kejadian pemerkosaan itu.yang selalu saja membuat dadanya sesak.iya selalu berpikir andai kejadian naas itu tidak terjadi mungkin saat ini anak mereka sudah tumbuh besar dan sehat. namun sekarang dirinya benar-benar sulit untuk punya anak lagi.
"Jagan bicara seperti itu Dek, kita akan selalu berusaha dan berdoa semoga apa yang kita impikan cepat tercapai,Adek percaya kan sama kuasa Allah''?..
Ara menganguk.
''Yakinlah Dek Allah pasti punya kejutan untuk kesabaran umatnya''?.Fio bebicara sambil menarik istrinya kedalam dekapan hangatnya dan mengecup kening wanitanya itu berkali-kali.
"Iya Mas Ara ngerti".
"Sekarang kita mulai".
"Mulai apa Mas"?..Ara bertanya sambil mendongak menatap wajah suaminya hingga tatapan mereka bertemu.
"Deg".
Jantung Ara masih saja berdebar jika berdekatan dengan suaminya. apa lagi jika do'i bertatapan seperti ini.membuat jantungnya berpacu seperti habis lomba meraton.
Entah siapa yang maju duluan namun tampa disadari kini bibir mereka sudah menyatu. saling mengecap saling *******.bahkan tagan Fio kini sudah menyusuri lekuk tubuh sang istri. membuat aliran aneh menjalar diseluruh tubuh Ara.
"Eeemmm...Mas".******* yang lolos begitu saja saat Fio menyusuri lekuk tubuh istrinya yang kini sudah berbaring tanpa busana.
Bubir laki-laki itu terus menjelajahi tubuh **** sang istri. membuat wanita yang kini sedang iya kuasai lagi-lagi mendesah dan mengelinjang nikmat.
''Mas Plis''?..Ara memohon agar suaminya segera memulai permainan.karna sedari tadi laki-laki itu hanya menjelajahi tubuhnya dan bermain-main pada inti miliknya. membuatnya berkali-kali mendapatkan pelepasan.
"Iya sayang".Fio menjawab sambil memposisikan inti tubuhnya pada milik istrinya.
"Maaasss".erangan panjang keluar dari mulut Ara saat milik mereka berdua menyatu dalam indahnya surga dunia.perlahan Fio mengerakkan pingulnya setelah beberapa saat menikmati sensasi yang memabukkan saat milik mereka menyatu.
''Aaaahhh...erangan kepuasan mengiringi pergulatan mereka malam itu.
''Makasih sayang''.lirih Fio dan ambruk disamping tubuh sang istri.
🌹🌹🌹🌹
Jagan lupa like vote hadiah and komen.biar outhornya lebih semagat ngetiknya.plis kalau masih dikit yang ngasih semagat buat outhor outhor jadi malas updet plis kasi outhor semagat.🙏🙏🙏
Makasih.
Bay...bay...😍😍😍
Tbc.