Want To Reach The Linght

Want To Reach The Linght
par66



''Apa kah ini balasanmu pada Kakak''.lirihnya menatap sang Adik dengan wajah kecewa.


"Maaf".hanya itu yang mampu terucap dari bibir Jio.


"Buk".


"Jagan Kak,jagan pukuli Kak Jio".jerit Ais yang langsung saja berlari sesaat setelah dirinya keluar dari kamar dan melihat laki-laki yang sangat iya cintai dipukul oleh Kakak nya sendiri.


"Pergilah. biar ini menjadi urusaku degan Kakak ku".pinta Jio menatap Ais penuh harap.


''Tapi Kak''?


''Aku bilang pergi Ais''.bentaknya dengan suara yang sudah meninggi. membuat wanita yang ada didepannya langsung menunduk dan meneteskan air mata.


Yakinlah hati wanita yang sedang hamil muda itu sangat sensitif mudah tersinggung dan sakit hati.


"Jio apa yang kau lakukan''?.jadi lah laki-laki yang bertanggung jawab jagan jadi pecundang. Kakak tidak pernah mengajarkan semua itu padamu".


''Ya memang Kakak tidak pernah mengajarkan Jio sebagai pecundang. tapi Kakak sudah mengajarkan Jio bagai mana rasanya patah hati dan hancur. saat wanita yang Jio cintai sepenuh hati.harus menikah dengan Kakak Jio sendiri''.


Talak


Pukulan talak untuk Fio.


Bahkan Jio berbicara dengan penuh emosi. hinga iya melupakan wanita yang ada disampiangnya saat ini.


Bahkan saat mendengarkan perkataan Jio,Ais mengankat kepalanya menatap tak percaya dengan apa yang Laki-laki disampingnya ucapkan.


Wanita yang dicintai sepenuh hati. lalu apa Arti dirinya bagi Jio''?..


Apa iya hanya sebatas alat pemuas hawa nafsu Jio saja''?.


Jika memang benar begitu, betapa bodoh dirinya. hinga rela dijadikan alat pemuas Nafsu oleh laki-laki yang masih mencintai wanita lain.


Miris


Itu kata yang tepat untuk semua kebodohannya.lalu sekarang apa yang harus iya lakukan''?.


''Maafkan Kakak Jio,Kakak tidak bermaksud sedikitpun untuk melakukan itu semua bahkan Kakak sama sekali tidak berniat untuk menyakiti hatimu Dek''.ucap Fio sudah mulai melunak.dengan suara yang penuh dengan rasa bersalah.


''Jio tau Kak,sekarang tolong restui pernikahan Jio dan Ais''.


''Apa maksudmu Ais''?.tanya Jio sambil menatap mata Ais lekat.


''Maaf Jio aku tak tau, jika selama ini kau mencintai wanita lain,jika sendainya selama ini aku tau,sungguh aku tidak akan pernah mau menjadi pelarian bagimu mu''.tak ada lagi panggilan Kak.yang biasa Ais sematkan untuk laki-laki itu. melainkan hanya panggilan nama yang kini hanya mampu iya lontarkan.


''Ais maaf,bukan itu maksudku''.ucapnya dengan wajah yang merasa bersalah.


''Maaf Jio aku akan pergi sekarang''.


''No Ais aku tak akan membiarkan mu pergi dengan membawa benihku''.


Tubuh Fio mematung. sesaat setelah dirinya mendengarkan kata benih. apa maksut adiknya itu''?.. apakah wanita didepannya ini sedang hamil''?.


''Bukankah kau tidak mngiginkan ku"?..jika memang itu artinya kau juga tidak mengiginkan bayi ini".


"Deg".


Jantung Fio rasanya tersentil dengan sebuah kenyataan. hatinya benar-benar kecewa dengan semua ini.tampa kata iya langsung melangkah pergi meninggalkan Apartemen sang Adik.setitik air matanya jatuh tanpa bisa iya tahan.


"Kau puas sekarang"?.tanya Jio dengan nada membentak sambil menatap Ais kesal.karna melihat kepergian sang Kakak degan wajah sedihnya.


Sungguh Jio sangat menyayangi Kakaknya itu melebihi apa pun.


Wanita itu hanya diam mematung dengan air mata yang terus saja menetes tanpa bisa iya hentikan.bahkan berkali-kali wanita hamil itu berusaha menghapus air matanya namun air mata itu tetap saja menetes.


Tampa menjawab pertanyaannJio Ais segera berbalik.kemudian melangkah menuju kamar yang biasa iya tempati,kemudian dengan cepat wanita itu membuka lemari dan mengeluarkan pakaian yang awalnya iya bawa kesini.iya sama sekaki tidak mengambil satu pun barang-barang bahkan pakaian yang pernah Jio belikan.


"Mau kemana kamu"?.


🌹🌹🌹🌹


Yah babang Jio jagan gitu...move on dong bambang"???...


Mohon dukungannya dengan cara like hadiah vote and komen makasih...


Bay...bay...😍😍😍


Tbc.