Want To Reach The Linght

Want To Reach The Linght
par52



"Lho kamu"?..Fio menunjuk laki-laki yang ada didepannya sekarang.


"Rifki".


"Ngak usah kaget gitu biasa aja".balas Rifki santai.


Karna ya doi lah rekan bisnis yang akan bekerja sama dengan suami dari Ara.sementara.laki-laki yang kemaren adalah asistennya atau bisa dibilang mantan Kakak iparnya Aldo.


"Jadi kamu Bosnya''?.. tanya Ikhsan nyeletuk.


"Ya seperti yang lu lihat".


"Wah...hebat lu itu artinya lu duda kaya yup''?..tanya Ikhsan semagat.


Hati Fio terasa mencolos.harus kah iya bekerja sama dengan laki-laki yang mencintai Istrinya''?..


Ah..sudah lah Fio harus profesional dalam bekerja, jagan hanya karna masalah pribadi berimbas pada pekerjaan.


Setelah berbincang cukup lama akhirnya mereka makan siang bersama,sebagai tanda pepisahan untuk Ara.meskipun berat namun Rifki harus berbesar hati untuk melepaskan wanita yang iya cintai itu degan suaminya.


Setelah makan siang Ara membawa Fio untuk pergi kerumah ibu Srik,wanita paruh baya yang sudah sagat baik padanya.


Saat sampai didepan rumah wanita paruh baya itu,mata Ayra menyipit saat manik matanya menatap sebuah mobil yang terparkir didepan rumah yang biasa iya tinggali itu.


Siapa yang ada dirumah Ibu angkatnya itu"?.. karna selama Ara tinggal dirumah wanita paruh baya itu tak sekalipun ada keluarga,kerabat ataupun anaknya yang datang,berkunjung atau hanya sekedar berbasa-basi menelfon Ibunya.


''Assalamualaikum''.Ara menjembulkan kepalanya dipintu yang sedikit terbuka.


Fio hanya mengikuti istrinya dari belakang, tampa mau berkomentar.karna pada kenyetaannya doi tidak tau apa-apa tentang rumah dan penghuni rumah ini.


"Hey kamu wanita benalu".belum sempat Ara menyapa Buk Srik,seorang wanita berpakaian modis langsung memaki-maki dirinya dengan kata-kata umpatan.


Ara yang tidak mengerti apa-apa langsung terdiam dan mencoba mencerna semua yang terjadi.


Dan apa maksud dari wanita yang ada didepannya sekarang"?..


Benalu siapa yang dimaksud benalu"?.. dirinya"?..bukankah selama ini Ara bekerja untuk memenuhi kebutuhannya dan juga Bu Srik.lalu siapa wanita ini"?..itu pikir Ara.matanya menelisik wanita yang berdiri dengan angkuh dudepannya masih dengan tatapan binggung.


"Kau mau tau siapa aku"?..aku anak kandung wanita ini dan kau kenapa tinggal dirumah kami"?.. kau tidak punya hak sama sekali disini".wanita itu terus saja berbicara dengan nada berapi-api.


Fio yang berdiri disebelah sang Istri sudah igin melangkah maju, laki-laki itu sungguh sagat emosi melihat istrinya dimaki-maki tepat didepannya sendiri.namun langkahnya terhenti saat Ara dengan cepat menggenggam tagannya kemudian mengeleng pelan.


''Jagan Nak hanya ini harta Ibu satu-satunya''.lirih Sri sambil bersujud dibawah kaki sang Anak berharap belas kasihan.


''Udah deh Buk ini tu peninggalan Bapak, ngapain cobak Ibuk ngaku-ngaku rumah ini punya Ibu''.


''Maaf Mbak ngak boleh berbicara kasar sama orang tua,Mbak mau jadi anak durhaka''?..


''Cih tau apa kau tentang itu''.


"Sekarang kalian pergi saja dari sini''.


''Sayang''.seorang laki-laki melangkah mendekati wanita **** itu.


Namun saat melewati Ara matanya menelisik tubuh Ara dari ujung kaki hingga keujung kepala,matanya terpaku seakan terpesona dengan pesona seorang Ara.


Namun hal itu yang membuat Fio menatap laki-laki itu penuh emosi


''Hey kau jaga matamu atau akan kucongkel sekarang juga''.ancam Fio yang membuat laki-laki itu segera mengalihkan pandagan.


Ditambah lagi tatapan sang kekasih yang menatapnya dengan tajam.


Hampir setengah jam terjadi perdebatan antara Srik dan sang anak.


Yang Ayra dengar namanya Lula,atau entah lah Ara pikir nama Lula lebih baik diganti dengan nama ular saja lebih cocok.karna wanita cantik itu sagat kejam dan tidak punya hati. Lula tega mengusir Ibunya sendiri demi sang kekasih mata keranjangnya itu.


''Ayo Bu''.akhirnya Ara dan Fio memutuskan untuk membawa Bu Srik ikut bersama mereka.


Ara benar-benar tidak tega jika wanita sebaik Bu Srik harus luntang lantung dujalanan tampa tempat tinggal.


Untungnya Fio juga tidak keberatan dengan semua itu.


Karna Fio juga merindukan sosok seorang Ibu.


🌹🌹🌹🌹


jagan lupa like vote komen and hadiahnya makasih..


Bay..bay...😘😘😘😍😍😍


Tbc.