Want To Reach The Linght

Want To Reach The Linght
par21



"Tidur ya''.Fio berbicara sambil membantu sang istri untuk berbaring dan meyelimutinya kemudian laki-laki itu ikut berbaring disamping sang istri.


"Mas".


"Hem apa sayang''.jawab Fio sambil menatap sang istri degan menopang kepalanya degan satu tagan.


''Ara boleh nanya sesuatu''.


''Ya apa''.


''Kenapa Mas bisa menikahi Ara sementara Mas sama sekali tidak megenal Ara,bahkan Ara rasa kita sama sekali tidak pernah bertemu''.


Mendegar pertanyaan Ara membuat Fio gugup bukan main.


''Eh..kok nanya gitu bukannya Ibu sudah bilang Mas megenal Adek tepat setelah Adek masuk rumah sakit''.jawab Fio gelagapan membuat Ara megeryit heran.


''Iya tau tapi kenapa Mas mau gebantuin Ara sementata Mas sama sekali tidak megenal Ara''.


''Siapa bilang Mas tidak megenal Adek.Adek kan temannya Jio jadi wajarlah Mas megenal Adek''.


"Masak sih Mas''?...padahal Ara kan gak pernah diperkenalkan degan keluarga Jio''.masih degan wajah heran, meskipun Ara tidak bisa melihat tapi iya tau bahwa suaminya merasa gugup saat ini entah apa peyebabnya iya benar-benar tidak tau.


''Kamu yang gak pernah mau diajak Jio tapi Jio selalu bercerita tentang Adek''.ucapan Fio bohong padahal iya tidak tau sama sekali jika Adiknya megenal Ara. iya berharap dapat meredam kecurigaan istrinya.


''Oh...gitu ya''.lirih Ara sambil mendekap tubuh suaminya.


''Mas''.


''Hem apa sayang''?...


''Apa Mas benar-benar mencintai Ara''?...bertanya sambil meletakkan kepalanya didada bidang sang suami.


''Kenapa bertanya seperti itu''.tanya Fio sambil megeryit heran ada apa degan istrinya ini.


''Gak ada Ara cuman pegen tau aja seberapa besar rasa sayang Mas untuk wanita buta seperti Ara''.berbicara sambil mendesah panjang.


''Suut''... jagan gomong gitu Mas sagat menyayangi Adek percaya sama Mas''.


''Ya ...sudah sekarang tidur ya''.Fio berbicara sambil megusap-usap punggung sang istri agar terlelap,jika tidak Fio takut akan banyak pertanyaan yang akan membuatnya terjebak.


******


Sonia tidak mendapatkan harta apapun bukti-bukti yang diberikan Fio kepada pegadilan membuatnya tidak bisa berkutik,tapi Fio tak tega melihat hidup Sonia akan luntang lantung tampa uang terlebih lagi Fio igat ancaman Sonia tentang pernikahannya.


Sebenarnya Fio tidak igin perduli tapi iya hanya kawatir degan Ara istri cantiknya itu.Fio hanya takut Sonia nekat dan megatakan jika Fio dan dirinya pernah menikah ditambah lagi Fio takut jika Sonia akan mencelakakan Ara,iya tau wanita seperti Sonia.wanita itu akan melakukan segala cara untuk mendapatkan segala yang iya mau.


''Huek....huek....huek''.sudah satu harian ini Ara mual dan muntah-muntah entah kenapa sudah hampir satu minggu ini iya merasakan tubuhnya tidak baik-baik saja.


''Non kenapa?...sudah sejak kemaren non kurang sehat''.ucap Bik Mun sambil megusap usap punggung Ara.


''Gak tau Bik''.lirihnya degan suara pelan sambil menopang tubuh lemahnya degan kedua tagannya ditepi Westafel.


''Huek...huek''.lagi-lagi Ara muntah bahkan tidak ada yang keluar itu semua membuat perutnya sagat sakit.


'''Ayo Non Bibik bantu''.Bik Mun berbicara sambil memapah tubuh Ara mesuk kedalam kamar dan membaringkannya diatas ranjang king size.


''Non Ara makan ya biar badannya bisa sedikit bertenaga''.


''Muka Non pucat baget''.ucap bik Mun sambil menatap wajah Ara.


''Ara gak selera Bik''.berbicara degan nada lesu.


''Kak...Kakak...terdegar suara yang melengking dari luar rumah membuat Bik Mun heran.


''Siapa Bik tanya Ara apa itu Jio tapi semenjak iya menikah degan Fio belum pernah adik iparnya itu datang kerumah mereka.


''Gak tau Non sebentar bibik bukakan''.ucap Bik Mun yang diangguki Ara.


''Ara lho kenapa''.benar saja kecurigaan Ara yang datang adalah adik iparnya Jio,saat setelah masuk kerumah sahabatnya itu langsung saja masuk kerumah dan nyelonong masuk kedalam kamar yang ditempati Ara.


''Gue gak apa-apa kok Jio''.lirih Ara sambil berusaha untuk bagun dari tidurannya.


''Gak usah lho disana saja gue cuman sebentar kesini''.


''Oh..ya Abang kemana kok rumah sunyi ini kan akhir pekan''.


,🌹🌹🌹🌹🌹


TBC.