Want To Reach The Linght

Want To Reach The Linght
par30



''Ayo sini temani Mas tidur''.berbicara sambil membantu istrinya berbaring.


''Tuan ini''.tunjuk Bik Mun pada ramuan yang iya buatkan untuk Fio.


''Fio hanya menunjuk meja yang artinya letakkan disitu,Bik Mun langsung menurut dan berjalan keluar kamar.


''Mas mau kemana''?..tanya Ara saat merasakan pergerakan ditempat tidur.


''Mas mau minum sebentar sayang''.


''Oh...iya baiklah''.lirihnya sambil duduk kembali diatas tempat tidur.


''Aduh ini minuman apa''?..kenapa baunya meyegat sekali''?..Fio berbicara sambil mencium aroma jamu yang igin membuatnya muntah.kemudian berjalan menuju dapur.


''Bik ini minuman apa''?..


''Air jahe tuan''.jawab bik Mun yang dibalas anggukan oleh Fio.


Degan cepat iya meminum air jahe yang dibuatkan Bik Mun.


Kemudian iya kemabali berjalan menuju kamar setelah meletakkan gelas jamu diatas meja makan.


''Kok belum tidur''.Fio berbicara sambil mendekati sang Istri karna wanita itu hanya duduk saja diatas tempat tidur.


''Ara nungguin Mas,sekarang sudah jam berapa Mas''?..


''Jam tiga sayang,tadi kan dari rumah ayah jam setegah satu''.


''Oh''..


''Ya sudah ayo temani Mas tidur sebentar saja''.


Ara hanya meganguk dan ikut berbaring dan masuk kedalam pelukan sang suami,badan Fio yang lemah akibat diare yang mendera membuatnya mudah untuk terlelap,hanya butuh waktu beberapa menit laki-laki itu sudah terlelap dalam tidurnya.


Ara yang sama sekali tidak bisa terlelap hanya berbaring saja didekapan suaminya.karna Fio sama sekali tidak melepaskan tagannya dari istrinya itu.


Perlahan Ara meraba wajah suaminya hal yang pertama iya lakukan selama mereka menikah.


Hidung yang mancung,alis mata yang tebal,bibir yang tipis,dagu yang sedikit berbelah.Ara yakin dari pahatan wajah suaminya laki-laki ini pasti sagat tampan,seketika seyum diwajahnya megembang saat mengigat perlakuan, kelembuta Fio terhadapnya,laki-laki itu tidak pernah sekalipun membentaknya,apa lagi memarahinya,Fio selalu megikuti apa maunya meskipun itu bertolak belakang degan keiginan Fio sendiri.


''Apa sudah puas''.tanya Fio setelah laki-laki itu tersadar dari tidurnya,akibat tagan Ara yang terus meraba-raba wajahnya.


''Maass Fio Ara minta maaf Mas''.balasnya tergagap.


''Tidak masalah Adek boleh melakukannya kapanpun Adek mau''.lirihnya sambil megecup bibir sang istri sekilas.


Istirahat tidur siang sebentar membuat tenaganya pulih kembali,teryata Bik Mun benar air jahe sagat ampuh untuk megobati diare.


''Kapan Mas bagun kok Ara gak sadar''.


''Sejak pertama kali Adek meraba Wajah Mas''.


''Eh..benaran maaf Mas Ara gangu ya''?..lirihnya degan penuh peyesalan.


''Enggak sayang Mas suka''.lagi-lagi iya megecup bibir istrinya.


''Sampai kapan Mas harus berpuasa sayang''?..lirihnya degan suara berat.


''Ara gak tau Mas''.balas Ara sambil menunduk degan wajah lesu.


Ara benar-benar tidak tega degan suaminya,Dokter melerang mereka melakukan hubungan intim untuk sementara waktu,itu semua karna kandugan Ara yang lemah juga megigat kondisi fisik Ara yang belum terlalu fit.


jika mereka memaksakan melekukannya sagat besar resiko keguguran diusia kandugannya yang masih sagat dini.


''Ayo Mas bagun sholat dulu biar kepalanya adem''.


Pagi menjelang setelah solat subuh Fio megajak istrinya untuk jalan-jalan disekitaran perumahan tempat mereka tinggal.semua iya lakukan agar istrinya bisa kebih sehat dan terpapar sinar matahari pagi.


''Sayang Mas berangkat kekantor dulu ya''?...pamit Fio pada sang istri sesaat setelah mereka berdua selesai sarapan dan Ara megikuti suaminya sampai didepan rumah.


''Iya Mas hati dijalan''.ucapnya degan seyum yang megembang sambil mencium punggung tagan sang suami.


Sekilas Fio megecup kening istrinya kemudian beralih kebibir,sejenak iya megecup lembut bibir wanita yang saat ini bahkan selamanya sagat iya cintai.entah kenapa hari ini hatinya sagat berat untuk melangkah pergi kekantor.


''Hati-hati dirumah sayang''.pintanya yang diangguki Ara.


Sesaat setelah Fio pergi seseorang datang menghampiri wanita itu kemudian meraih tagan Ara tampa berbicara,tagan Ara langsung dituntun untuk masuk kedalam rumah.


''Lho Mas kok balik lagi''.tak ada jawaban.


Seseorang yang menarik tagannya hanya membawanya terus berjalan memasuki rumah,megunci pintu dan membawa Ara masuk kedalam kamar.


Bik Mun sekarang sedang tidak ada dirumah, wanita paruh baya itu sedang belanja dipasar sekarang.


''Lho Mas bawa Ara kemana''?..


Tak ada jawaban bahkan sekarang orang yang membawanya masuk kedalam kamar telah megecup bibirnya degan lembut dan menuntut.


''Mas bukankah Dokter sudah melarang kita melakukannya''.tatap tak ada jawaban,laki-laki yang membawanya tadi kini telah membuka seluruh pakaian Ara.


''Mas ini kamu bukan Mas''pekiknya sudah mulai ketakutan,karna biasanya jika suaminya itu megiginkan-nya pasti Fio akan berbicara ini dan itu,tapi kenapa laki-laki ini malah diam seribu bahasa Ara hanya dapat merasakan setiap sentuhan yang kadang-kadang membuatnyaa meleguh tertahan.


''Tolong''.jeritan Ara terhenti karna laki-laki itu kini sudah menutup mulutnya degan kecupan.


''Emm..''.Ara masih berusaha memberontak disaat tubuh laki-laki itu kini telah megukungnya dan bahkan bibirnya tak kepas dari bibir Ara,hinga wanita itu sulit untuk berfadas.


''Eemmmm''.jerit Ara saat susuatu menerobos masuk dibawah sana.sambil mencengkram tubuh kokoh seorang laki-laki yang Ara sendiri tidak tau itu siapa.perlahan air matanya jatuh tampa bisa iya tahan sudah bisa dipastikan laki-laki ini bukanlah suaminya.


Aroma tubuh laki-laki ini sama sekali bukan aroma tubuh suaminya lalu siapa laki-laki yang kini sedang menggagahinya.


"Lepas hiks...hiks...tolong lepas".tangis Ara sesaat setelah ciuman laki-laki itu terlepas.


"Aaaahhh"....leguhan panjang yang laki-laki itu keluarkan setelah mencapai pelepasan.sejurus kemudian iya megecup bibir Ara dan berkata.


"Maaf aku meyakiti mu,tapi ku mohon jagan berutahu siapa-siapa tentang ini,dan menikahlaah deganku,aku akan menyayangimu sama seperti suami mu".


"Pergi..kamu bajigan,Aaarrggg...hiks...hiks...Ara menjerit histeris.


"Sayang"...terdegar suara jeritan dari luar membuat laki-laki yang telah menyetubuhi Ara mamakai pakaiannya degan tergesa-gesa.


🌹🌹🌹🌹


Nah lo siapa tu''?...


Waduh kasian Aranya''..


Pada penasaran yuk kasi semagat buat outhornya hadiah like vite and komen


makasih..


bay...bay...😍😍😍


Novel baru outhor yuk mampir,gak kalah seru dan lebih hot..he...he...tapi dosa ditanggung sendiri ya woke.



Tbc.