Want To Reach The Linght

Want To Reach The Linght
para54



"Kak kita jalan yuk''?..ajak Jio setelah melihat Kakak iparnya itu baru keluar dari kamar bersama sang kakak.


''Gak ada ya istri Kakak masih capek''.jawab Fio sambil mendelik.


''Idih pelit amat''.


''Serah''.


''Udah jagan berdebat ayo sekarang kita makan, tadi Bibik udah masak banyak lo,dibantu sama Srik iya kan Srik''?..Bik Mum berbicara sambil menatap Srik sekilas kemudian kemabali menatap majikannya itu.


''Enggak ko Ibuk cuman bantu-bantu''.


''Ya sudah ayo makan''.ajak Bik Mun diikuti ketiga majikannya itu.


''Ra ini makanan kesukaan lu kan''?..tunjuk Jio pada ayam kampung rendang dengan wajah antusiasi.


''Iya mau dong''.pinta Ara sambil menyodorkan piring kearah Jio.


Namun bukannya Jio yang mengambilkan melainkan Fio yang sigap dengan kemauan sang istri.


Membuat Jio yang ada disana tersnyum,karna hanya itu tujuannya. supaya sang Kakak bisa lebih perhatian dengan istrinya.karna Jio tau Fio adalah laki-laki kaku yang tidak pernah dekat dengan perempuan.


Jio belum tau saja jika Fio akan sagat romantis jika sudah berada didalam kamar dengan sang istri.dan Fio juga selalu memperhatikan istrinya dalam hal apa pun.


****


''Mas kita kapan kerumah Ayah''?..tanya Ara sesaat setelah mereka selesia makan dimalam itu.


"Besok pagi sayang,Mas sengaja mengambil cuti untuk besok,supaya bisa menemani Adek kerumah Ayah".


Ara hanya menganguk kemudian melangkah kekamar mandi untuk mengambil wudhu dan melaksanakan sholat Isa.


Fio juga melakukan hal yang sama degan apa yang dilakukan sang Istri.


****


''Sayang''.


''Hem''.jawab Ara sesaat setelah mereka selesai melaksanakan sholat pada malam itu.


Dan kini suami istri itu sedang duduk bersandar didashboard tempat tidur.


Namun perlahan tagan Fio terulur merangkuh punggung sang istri kemudian iya sandarkan didada bidang miliknya.


Ara hanya mendongak menatap wajah tampan suaminya yang saat ini sagat dekat dengannya,entah kenapa meskipun sudah lama menikah dengan Fio,namun jantungnya selalu tidak bisa dikontrol juka sudah mepet maksimal seperti ini.


''Mas sudah igin punya anak lagi,Adek.ngak keberatan kan''?..


Ara masih diam doi masih takut kejadian dua tahun yang lalu akan terulang kembali.


''Percaya sama Mas, itu semua tidak akan terjadi lagi''.


''Maafkan Mas yang sempat teledor menjaga Adek''.lirihnya bernada sendu, sambil terus mengecup puncak kepala sang istri dengan lembut dan penuh cinta.


"Mau ya sayang Mas sudah tidak muda lagi Dek".


Ara menatap wajah suaminya lekat,tidak muda apamya"?.. suaminya itu masih sagat tampan dan masih terlihat muda.Ara yakin masih banyak wanita diluaran sana yang tergila-gila dengan suaminya.perlahan Ara mengelengkan kepala untuk mengusir pikirannya sendiri kemudian menjawab.


"Hem".Ara menganguk degan wajah malu-malu.


Membuat Fio terkekeh geli dan langsung membaringkan tubuh sang istri kemudian megukunya,membuat wanita itu outo terpekik kaget.


''Mas mau ngaian''?..


''Mas mau nyicil buat adonan dulu''celetuknya asal dan langsung mengecup bibir sang istri degan lembut namun terkesan menuntut.


"Mas".eragan erotis yang keluar dari mulut istrinya, membuat Fio outo menggila dan semakin mempercapat typo permainanya.


"Sayang ooohhh...nikmat sayang".erangan panjang yang keluar dari mulut Fio menandakan laki-laki itu kini sudah mencapai pelepasan.namun tak sedikutpun niatnya untuk menjauh dari tunbuh sang istri,Fio tetap memeluk istrinya untuk menyalurkan rasa hangat dan rasa cinta yang teramat besar untuk wanita yang kini telah berhasil memenuhi seluruh relung hatinya.


"Mas..lepas Mas Ara mau kekamar mandi".pinta Ara karana suaminya itu masih betah memeluknya erat.hinga tubuh mereka kini nempel maksimal dengan inti tubuh yang masih menyatu.


"Em..".Fio hanya bergumam,karna nyatanya sekarang mata laki-laki itu sudah mulai terpejam.


Lelah diperjalanan membuat Fio langsung tertidur pulas.


"Mas bagun Mas Ara megap ini,ngak bisa nafas".lirih Ara sambil mencoba menjauhkan suaminya dari tubuhnya.


"Eh...iya Sayang maaf''.ucapnya penuh sesal dan langsung melepaskan dekapannya dan berbaring tepat disebelah sang istri.namun tagannya masih tetap memeluk istrinya itu kemudian.langsung terlelap kembali.


Ara mendesah panjang sambil melihat tagan suaminya yang masih mengunci tubuhnya.sepertinya suaminya itu sagat kelelahan hinga langsung terlelap kembali.


🌹🌹🌹🌹


Jagan lupa hadiah like vote and komen makasih.


Bay..bay...😍😍😍😘😘


Tbc.