Want To Reach The Linght

Want To Reach The Linght
par55



Pagi harinya seperti janji Fio tadi malam kepada sang Istri.hari ini laki-laki itu akan mengajak istrinya untuk berkunjung kerumah kedua orang tua Ara,meskipun rasa ragu itu masih ada, mengigat mertua perempuannya sagat marah padanya.


Harapannya hanya satu, semoga saja mertua laki-lakinya sudah menjelaskan semuanya. tentang alasan kenapa iya bisa menabrak Ara.


Perlahan kaki Fio melangkah sambil menggengam tagan istrinya.


''Ayo Mas''.ajak Ara karna Fio hanya diam terpaku ditempatnya.


''Iya sayang''.lirihnya sambil menatap sang Istri lembut.


''Mas tenang saja Ibuk Ara ngak semenakutkan itu kok''.


Fio meringis mendengar ucapan istrinya, masih jelas diigatannya, betapa marahnya wanita paruh baya itu saat mengetahui anaknya pergi dari rumah.


Mertuannya itu sagat menyalahkan Fio dalam hal ini,doi hanya berharap semoga Ayah mertuanya bisa menjelaskan semuanya dan membuat istrinya mengerti.


''Assalamualaiakum''.Saat berada didepan rumah makan Ara langsung mengucapkan salam,namun degan wajah yang menunduk.


''Dasar ngak punya perasaan kamu ya''?..setelah anak saya pergi entah kemana''?.. kamu malah datang kerumah saya dengan membawa istri muda mu''.Ayu langsung nyerocos saat melihat wajah Fio yang ada diambang pintu masuk warung.


Untung saja warung masih sepi jika tidak habis lah Fio dibuat malu oleh mertuanya sendiri.


''Bu''.sapaan wanita yang katanya istri mudanya Fio,membuat wanita paruh baya itu berhenti berceloteh dan mematung ditempatnya.


Perlahan Ara memgankat wajahnya dan.


''Ara Nak''.tampa banyak bicara Ayu langsung menubruk tubuh sang putri dan memeluknya erat, dengan air mata yang sudah membasahi wajahnya.


Adit yang mendengar suara istrinya yang seperti bertengkar dengan seseorang segera berlari dengan tergopoh-gopoh.


''Ada apa Bu''.lirihnya sambil berlari mendekati istrinya.


Namun dahinya mengeryit sesaat setelah melihat istrinya sedang memeluk seseorang. siapa yang istrinya peluk''?.. bukankah tadi sagat jelas Adit dengar istrinya itu marah-marah dengan seseorang.


''Bu sia''?..ucapan Adit terhenti saat melihat wanita yang sedang memeluk istrinya melepaskan pelukan mereka.


Kaki Adit melangkah dengan sendiri menuju putrinya yang sagat iya rindukan. nafasnya terasa tercekat sesaat setelah melihat kenyataan yang terjadi didepan matanya.


''Ayah''.Ara langsung menghambur memeluk sang Ayah,rasa rindu dan menyesal karna pernah meninggalkan keluarganya kini menjadi satu. membuat dadanya kiat sesak dengan air mata yang sudah memetes membasahi wajah cantiknya.


Sementara Adit laki-laki paruh baya itu hanya bisa menangis sambil mendekap anaknya penuh rindu.dua tahun tidak bertemu bukanlah waktu yang singkat.rasa rindu yang mendera kian membuat dadanya sesak.


''Dari mana saja kamu Nak''?..kenapa kamu tega meninggalkan kami''.lirihnya.


''Maafkan Ara Yah''.balas Ara dengan hati penuh penyesalan.


''Sudah ayo masuk Nak,mari Nak Fio''.ajak Adit setelah bisa mengontrol dirinya.begitu juga dengan Ayu,wanita paruh baya itu hanya mengikuti mereka dari belakang.


Diikuti Fio,yang bahagia melihat kebahagiaan istrinya, meskipun tadi dirinya sempat disemprot ibu mertuanya itu.


''Ayo masuk Nak,jagan takut Ayah sudah menjelaskan semunya sama Ibu''.


''Tapi Yah''?..


''Maafkan Ibu Nak,karna sudah sering memaki-maki kamu,itu semua ibu lakukan karna rasa kecewa Ibu sama kenyataan saat putri satu-satunya yang Ibu miliki, justru pergi meninggalkan kami''.ucapnya sambil menatap menantunya sendu.


''Fio yang salah Bu,Fio minta Maaf''.


''Is..Mas sudah belum acara meminta maafnya Ara sudah lapar''.celetuk Ara yang kini sudah melihat-lihat menu yang berjejer rapi didalan etalase.


Membuat semua orang yang ada disana tertawa melihat tingkah wanita itu.


''Permisi''.


🌹🌹🌹🌹


Lah siapa tu''?...


Jagan lupa like vote hadiahnya.


Makasih.


Bay...bay..😍😍🥰😘😘