Want To Reach The Linght

Want To Reach The Linght
par71



Acara yang dinantikan telah dimulai. banyak kerabat yang adatang bahkan rekan bisnis Fio tak sedikit yang hadir disana,memeriahkan acara sederhana itu.


Terlihat Jio sangat menikmati acara syukuran yang diadakan. oleh Kakaknya untuk pernikahan dirinya dan juga Ais.


''Eh..istri lu mana''?.lagi.-lagi.Fio bertanya pada Jhonsen karna sahabatnya itu sedari tadi tak mau menjawab pertanyaannya.


"Lah lu nanya istri gue,istri lu mana".


"Oh..istri gue ada diatas".jawab Fio sambil menoleh keatas.


"Lah kok ngak keluar"?..


"Lagi capek, habis gue gempur".


"Idih".Jhonsen langsung mencabik membuat tawa kedua laki-laki dewasa itu pecah.


*****


Hari berganti hari.kini istri Jio sudah melahirkan putri mereka. namun tidak dengan Ara,wanita itu masih belum memiliki tanda-tanda kehamilan.


"Sabar sayang mungkin belum waktunya kita diberikan kepercayaan untuk memiliki anak".ucap Fio saat melihat istrinya melamun.


"Iya Mas".lirih Ara sambil menatap suaminya sendu.


"Mas".


"Iya sayang"?..


"Ara pegen mangga muda boleh".


''Boleh sayang ayo''.Fio langsung mengandeng tagan istrinya menuju mobil namun''?..


''Mas tunggu''.


''Iya ada apa sayang''?..


''Ara maunya mangga yang ada dibelakang rumah Mas''.Ara berbicara dengan manja sehinga Fio tak kuasa untuk menolak permintaan sang istri.


''Aduh gimana cara ngambilnya sayang ini sangat tinggi''?..


''Dipanjat dong Mas''.


''Hah''?.....Fio langsung melonggok saat mendengar' kata panjat.Itu semua karna dirinya sama sekali tidak bisa memanjat. lalu iya harus bagai mana sekarang"?


''Sayang. Mas ngak bisa manjat Dek''.ucapnya memelas berharap istrinya itu membatalkan keiginannya.


''Yah padahal Ara pengen baget Mas''.


''Kita beli ya sayang''?..mencoba untuk membujuk wanita yang kini sudah mulai merengut.


''Biar Ara yang manjat deh Mas''.


Iya kali dirinya dibawah sementara istrinya memanjat diatas. jika seperti itu iya terkesan seperti banci.


''Benaran Mas''?..sambut Ara antusiasi.


''Benaran sayang''.


''Aduh gimana caranya ya''?..Fio berbicara sambil mendongak menatap pohon mangga yang tinggi menjulang didepannya.


''Aduh demi istri tercinta jagankan mangga monas pun sanggup gue panjat. kalau Ara yang minta''.lirihnya berbicaara sendiri sambil terus mencoba untuk memanjat.


Sebenarnya tidak terlalu tinggi.namun karna Fio yang tidak bisa memanjat ya..jadinya pohon kecil aja jadi kelihatan mengerikan.


"Ayo Mas Ayo".Ara bahkan kini sudah bertepuk tagan. seperti melihat pertandingan panjat pinang. padahal suaminya itu sudah ketar ketir karna ketakutan.


"Lagi Mas lagi".Ara semakin girang saat satu buah mangga jatuh ketanah.


"Brukk".


"Aduh".


Mangga kedua yang jatuh, disertai eragan seseorang yang membuat Ara menoleh kearah suara.


"Mas Fio'Mas Fio ngak.apa-apa''?.. kok bisa jatuh"?.Ara langsung panik melihat suaminya jatuh dari pohon mangga.


"Ha..ha"...tawa Ara langsung pecah saat melihat kaki dan tagan suaminya bergetar.dengan bibir yang pucat.


"Mas lucu. padahal mangganya rendah gini. sekali ngangkang aja udah nyampek".Ara berbicara masih dengan sisa-sisa tawanya.


"Adek jagan ketawa".


"Mas bukannya ngak bisa manjat.cuman sekarang lagi dapat musibah".paling bisa Fio cari alasan.


"Iya-iya Ara tau Mas lagi dapat musibah. sekarang ayo berdiri sayang". Ara berbicara sambil menahan senyum."Bisa ngak"?..


"Mas lemes Dek''.berbicara dengan nada memelas.


''Ayo Ara bantu''.Ara berbicara sambil membantu suaminya untuk berdiri.


''Kakak kenapa''?.


🌹🌹🌹🌹


Kakamu ketiban mangga Jio 😆😆😆😆


Jagan lupa like vote hadiah and kemen makasih.


Bay..bay..🥰🥰🥰


Tbc.