Want To Reach The Linght

Want To Reach The Linght
par67.



''Mau kemana kamu''?.Jio bertanya sambil membawa tas lusuh yang Ais bawa.


''Aku mau pergi Kak,disini bukan tempat Ais,Ais tak pantas tinggal disini Kak''.lirihnya mencoba untuk menahan air matanya dan menatap jenggah pada laki-laki didepannya.


"Apa yang kau katakan cepat masuk".pintanya dengan wajah tak suka.


"Kakak tidak punya hak untuk melarang Ais.kita tidak punya ikatan apa-apa. jadi Ais berhak menentukan hidup Ais".


"Ais akan pergi itu terserah Ais. tak ada hubungannya dengan Kakak".


"Masuk atau"?..


"Atau apa katakan Kak".lirihnya menjawab degan wajah menantang.sungguh iya benar-benar kecewa dengan semua yang diucapkan Jio.membuat hatinya terluka dan hancur.harapan yang selama ini iya semai ternyata pupus dan hancur dalam sekejap.iya pikir selama ini Jio punya rasa yang sama terhadapnya, namun ternyata dirinya salah. Jio tenyata tidak penah mencintainya melainkan mencintai Kakak iparnya sendiri.


"Mengerti lah Ais kumohon".Jio berbicara sambil merangkuh tubuh Ais kedalam dekapannya.iya bahkan tak berduli dengan waita yang kini terus meronta-ronta bahkan memukul-mukul dadanya.


"Lepaskan aku Kak,biarkan aku pergi".


"Kau mau pergi kemana Ais,tinggallah disini sebentar lagi kita akan menikah".


"Ais ngak mau menikah dengan laki-laki yang sama sekali tidak menyukai Ais Kak,Kakak hanya menjadikan Ais alat pemuas Nafsu Kakak".


"Jagan bicara seperti itu Sayang,Kakak menyayangi Ais".


"Bohong".


"Percayalah Ais, jika Kakak tak menyukaimu mana mungkin Kakak mau menidurimu.percaya lah.mungkin saat ini diantara kita belum ada cinta, tapi yakinlah, dari sayang semuanya bisa berubah menjadi cinta".Jio berbicara sambil menagkupkan wajah Ais menatap wajah wanita rapuh itu dengan lekat.


"Sekarang ayo masuk kamu istirahat Ya"?.


Ais hanya menurut saja karna berdebat juga percuma, Jio tak akan bisa dibantah.laki-laki itu sangat tegas pendiriannya dan sulit untuk digoyahkan.


Ditempat lain.


Setelah keluar dari Apartemen sang Adik. Fio melajukan mobilnya tampa tujuan.hatinya benar-benar merasa bersalah.apa kah benar jika dirinya lah yang menjadi penyebab semua ini''?..apa begitu hancurnya Jio saat dirinya menikahi Ara.iya sangat menyesal dengan semua kehancuran adiknya.jika iya tau Ara adalah wanita yang dicintai Adiknya iya sungguh tidak akan pernah menikahi wanita itu.tapi sekarang iya lah penyebab kehancuran Adiknya itu.


''Lho Mas Kok pulang''?.tanya Ara sesaat setelah melihat mobil suaminya kini kembali lagi didepan rumah mereka.


Ya akhirnya Fio mengarahkan mobilnya untuk kembali kerumah


Membuat Ara menatap suaminya heran kemudian mengikuti Fio masuk kedalam kamar.


''Pyarrr''.langkah Ara terhenti sesaat setelah dirinya mendengar suara pecahan kaca dari dalam kamar.kemudian kembali melangkah dengan wajah panik.


''Mas Fio kenapa Mas''?..tanya Ara dengan air mata yang kini sudah menetes.bahkan wajah pucat karna ketakutan.melihat kaca yang berserakan diatas lantai bahkan tagan suaminya itu kini telah mengeluarkan darah.


''Apa Adek masih mencintai Jio''?..entah kenapa mengingat bagai mana cintanya Jio terhadap istrinya, membuat Fio merasa jika istrinya juga masih begitu mncintai adiknya itu.


"Apa yang Mas katakan".tanya Ara dengan wajah terkejut.kenapa suminya itu bisa pulang dalam keadaan seperti ini"?..bukankah sewaktu pergi bekerja tadi suaminya itu baik-baik saja"?..


"Jawab Mas Dek, jawab.. jagan malah balik bertanya".Fio melangkah mendekati sang istri dan menguncang-guncang bahu wanita itu dengan wajah menunggu jawaban.


"Ara ngak ngerti kenapa Mas bisa bertanya seperti ini, tapi Ara akan tetap menjawab semua pertanyaan yang Mas lontarkan".


"Jagan berbelit-belit jawab saja".


"Yang pertama Ara memang pernah dekat bahkan sangat dekat dengan Jio.


''Yang kedua Ara memang penah mencintai Jio, namun itu dulu,dulu Mas,sekarang cuman ada Mas dihati Ara".


Mendengar jawaban istrinya membuat tubuh Fio langsung lemas seketika .seorang Fio yang perasa saat mendengarkan pengakuan istrinya hatinya kembali diliputi rasa bersalah.


Ternyata iya sudah memisahkan dua manusia yang saling mencintai.ternyata selama ini dirinya sangat egois.


"Maafkan Mas Dek".


"Mas kenapa sih Mas"?..


🌹🌹🌹🌹


Jagan lupa like vote hadiah and komen makasih.


Bay..bay...🥰🥰🥰


Tbc.