Want To Reach The Linght

Want To Reach The Linght
par33



Setelah melepaskan cengkraman-nya dari leher Sonia Zavier langsung berjalan keluar dari Apartemen milik Sonia,degan wajah gusar dan air mata yang masih menetes,iya benar-benar sagat menyesali kebodohannya.


Mobil melaju degan sagat kencang,sungguh hatinya saat ini benar-benar sagat dipenuhi rasa penyesalan.


Dirumah Fio


Setelah kepulagan Ara dari rumah sakit,kemudian iya menunggu istrinya tertidur,setelah istrinya tidur Fio melangkah menuju ruang kerjanya,tujuannya sekarang igin melihat rekaman CCTV yang ada didalam kamarnya,segaja iya lakukan itu agar iya tau apa yang dilakukan istrinya seharian didalam rumah.


''Bajigan''.umpatnya kesal setelah megetahui siapa pelaku pemerkosaan istrinya.


''Brukk...Prang...prang.....arrggg''....Fio membanting semua yang ada didalam ruagan kerja termasuk semua buku yang tersusun rapi diatas meja kini sudah berhamburan diatas lantai.


Degan cepat Fio berlari keluar rumah.


''Tuan mau kemana''?.Bik Mun yang melihat Fio berjalan cepat menuju keluar rumah menjadi panik,saat melihat mata Fio yang memerah dan wajahnya megeras seperti menahan emosi.


''Tolong jaga Ara dirumah Bik''.hanya itu kata yang Fio ucapkan,setelahnya iya langsung melajukan mobil degan kencang,hinga beberapa saat kudian mobil yang Fio kendarai sampai diperkiran rumah peninggalan sang Mama.


"Brak".Fio langsung menendang pintu utama rumah hinga membuat Ibu tiri dan Papanya kaget dan langsung berdiri dari duduknya.


"Hey apa kau sudah gila anak tidak tau sopan santun kamu".


"Diam kamu wanita sampah".


"Fio apa yang kamu katakan,dia itu ibu kamu kenapa kamu berbicara seperti itu".Sang Papa berbicara lantang untuk membela sang istri.


Fio tak perduli iya langsung melangkah menuju lantai atas tujunnya sekarang adalah kamar adik tirinya.


"Brak".Fio langsung menendang pintu kamar hinga pintu terlepas dari henselnya.


Jio yang sedang berada didalam kamar ikut kaget saat mendegarkaan suara brisik yang berasal dari kamar sebelah.


"Zavier dimana kamu keluar kamu bajigan".pekik Fio degan suara yang menggelegar memenuhi seisi rumah,hatinya bertambah emosi saat melihat banyaknya Foto Ara yang sedang duduk ditaman.ditempel didinding-dinding kamarnya Zavier.Fio menarik semua Foto istrinya dan membawanya keluar degan wajah yang memerah menandakan emosi laki-laki itu kini sudah mencapai ambang batas.


''Ada apa Kak''?..Jio yang berdiri didepan pintu kamar menatap sang Kakak binggung.


Tak ada jawaban Fio hanya diam sambil melangkahkan kakinya menuruni tangga degan cepat.


Jio megikuti sang Kakak dari belakang juga ikut setegah berlari karna Fio juga setegah berlari.


Pucuk dicinta ulam pun tiba,saat Fio keluar dari pintu bertepatan degan Zavier yang baru saja akan keluar dari mobil,seketika itu juga saat melihat Zavier sontak Fio langsung berjalan setegah berlari dan.


''Buk...buk...buk...buk...Fio menghajar Zavier tampa ampun.


''Ampun Kak gue gak tau kalau itu istri lu''.Zavier bersujut dibawah kaki Fio tapi.


Degan cepat Fio menendang tubuh Zavier hinga adik tirinya itu terpental.


''Aaawww...hiks...hiks...apa yang kau lakukan anak sialan kau membunuh putraku''.ibu tiri Fio langsung menagis histeris saat melihat anak semata wayangnya kini babak belur bahkan darah segar kini keluar dari hidung,bibir,bahkan Zavier kini sudah meringkuk diatas aspal.


Fio tidak perduli yang ada dipikirannya sekarang laki-laki yang telah melecehkan istrinya harus mati ditagannya.


''Buk...buk...buk''..lagi-lagi Fio menghajar Zavier tampa perlawanan,bahkan permintaan maaf Zavier sama sekali tak didegar.


''Kak udah Kak dia bisa mati nanti''.Jio mencoba melepaskan sang Kakak karna sekarang tagan Fio telah berpindah pada leher Zavier.


''Kau mau tau apa yang dilakukan bajigan ini ha...serius kau mau tau''?..teriak Fio degan nada emosi sambil menatap sang Adik degan mata yang memerah.


''Lepas Kak dia bisa mati''.Jio sudah sagat kawatir karna nafas Zavier sudah mulai tersegal-segal.


''Fio lepas kan Adik mu''. bentak sang Papa degan suara lantang karna istrinya kini sudah pingsan dan tak sadarkan diri saat melihat anak semata wayangnya dihajar habis-habisan.


''Kak lepas''. Jio menarik ragan Fio degan kuat setelah tagan Fio terlepas.


''Plak''.satu tamparan mendarat dipipi Fio membuat tagan Jio ikut bergetar menyesali apa yang telah iya lakukan barusan.


''Maaaf...Kak''.lirihnya degan nada bergetar.


''Kau tau apa sudah bajigan ini lakukan ha...kau igin tau...''?...


Jio berjalan igin mendekati sang Kakak tapi saat ini Fio menghindari adiknya degan berjalan mundur kemudian berkata.


''Diaa memperkosa istri Kakak Jio''.seketika itu juga tagisan Fio pecah sementara Jio laki-laki itu kini diam terpaku nafasnya terasa berhenti.


''Dan kau tau gara-gara perbuatannya Kakak kehilagan anak Kakak yang masih didalam rahim istri Kakak,apa yang harus Kakak lakukan Jio''?..Ara trowma dia takut jika Kakak mendekatinya,hiks...hiks...aaaahhhh''....jeritnya Frustasi sambil melangkah menjauh.


Sementara Jio iya langsung berlari megikuti sang Kakak,sungguh kali ini Zavier sudah keterlaluan tapi yang harus iya lakukan sekarang menemui Ara,degan cepat Jio menjalankan motor miliknya kemudian melaju degan kencang tampa menunggu sang Kakak, hatinya benar-benar hancur sekarang bagai mana ini bisa sampai terjadi,begitu teledornya sang Kakak menjaga Ara sampai ini semua bisa terjadi.


Sementara Papa Fio hanya terdiam mematung mendegar apa yang anak sulungnya katakan, istri yang mana yang dimaksud Fio bukankah Fio sudah resmi berpisah degan Sonia''?..


Ah...sudah lah itu semua bisa dipikirkan nanti yang terpenting anaknya diselamatkan dulu.


Jio memacu motornya degan sagat kencang sehingga doi yang lebih dulu sampai dibandingkan Fio,saat sampai dirumah Fio,Jio langsung menubruk pintu dan langsung menerobos masuk kedalam rumah,membuat Bik Mun yang sedang duduk diluar kamar Ara terpereranjat kaget.


''Lho Den''.kaget Bik Mun tapi sama sekali tak digubris Jio doi langsung masuk kedalam kamar sang Kakak.


Terlihat Ara sedang duduk melamun degan air mata yang terus saja membasahi pipinya.


Tampa bicara Jio langsung memeluk tubuh rapuh wanita yang sampai saat ini masih megisi seluruh hatinya,meski pun iya berjuang keras untuk melupakan Ara hinga iya berusaha untuk mendekati Ais tapi nyatanya cinta Jio untuk Ara terlalu besar dan susah untuk dilupakan.


''Grep''.Jio langsung memeluk tubuh Ara kuat untuk menumpahkan segala sesak didadanya.


''Lepas Mas Fio tologin Ara Mas...hiks...hiks...tolong Mas..ada orang jahat Mas...''.


''Ra ini gue Ra gue Jio,lho jagan seperti ini Ra plis Ra jagan siksa gue degan penderitaan lho Ra''.Air mata Jio kini sudah mulai menetes sambil menagkupkan wajah Ara degan kedua telapak tagannya.


Fio yang igin melangkah memasuki kamar langkahnya terhenti saat mendegar suara adiknya yang sedang berbicara bahkan terdegar dari suaranya Adiknya itu sedang menagis sesedih itu kah Jio''?entah kenapa melihat bagai mana terpukulnya Jio degan semua yang menimpa Ara Fio merasa ada sesuatu diantara Adiknya dan sang Istri.


🌹🌹🌹🌹


Hadiah like Vite and komen dong biar outhor semagat updet.


Ok


Makasih


Bay...bay...


Tbc.