Want To Reach The Linght

Want To Reach The Linght
par 68



''Maafkan Mas Dek''.


''Mas kenapa sih Mas''?.Ara bertanya dengan nada panik sambil menatap wajah sendu suaminya.


''Maafkan Mas sayang''?Fio langsung melangkah dihadapan istrinya dan merangkuh tubuh wanita yang sangat dicintainya kedalam dekapannya.


Ara yang binggung akhirnya hanya bisa membalas pelukan suaminya.mengusap punggung kokoh itu dengan lembut.agar suaminya bisa sedikit lebih tenang,meskipun iya sama sekali tidak tau apa permasalahan yang sedang dihadapi suaminya itu.


"Mas duduk dulu ya Ara ambilkan minum".Fio hanya menurut saja tanpa ada bantahan sedikitpun. namun wajah suami Ara itu masih terlihat sendu.


''Ini diminum dulu Mas''.


Fio langsung meraih gelas yang disodorkan istrinya kemudian meneguknya hinga tandas.


''Mas kenapa''?.tanya Ara lembut sambil menatap suaminya.


''Mas hanya merasa bersalah Dek,karna Mas Adek dan Jio harus terpisah''.


''Maksudnya Mas"?.. Ara ngak gerti''.


''Jio sayang''.


''Jio kenapa Mas''?.


''Jio membawa wanita diApartemen miliknya hingga membuat wanita itu hamil Dek ''.


Ara sampai membuka mulunya lebar saat mendengarkan semua ucapan suaminya.


"Mas serius"?.


"Sejak kapan Mas pintar berbohong sayang"?..


"Mas merasa bersalah Sayang".Fio langsung menunduk sedih.


''Sabar Mas''Ara langsung menarik suaminya kedalam dekapannya. berharap dengan melakukan itu semua istrinya itu bisa sedikit lebih tenang.


"Mas merasa seperti orang yang paling kejam didunia ini Dek,karna tega merebut wanita yang dicintai Adiknya sendiri.bahkan kalian saling mencintai,maafkan Mas''.lirihnya sambil mendekap erat tubuh istrinya.


''Suut...jagan gomong gitu. jodoh maut itu rahasia Allah. kita hanya harus menerima takdir.yang sudah digariskan dan Allah selalu tau mana yang baik untuk umatnya.Ara mencintai Mas,Ara sayang Mas Fio bukan Jio".


"Jio Adik ipar Ara bukan laki-laki yang ada dihati Ara. yang ada dihati Ara hanya Mas Fio".


"Udah pinter ngegombal ternyata''?..


''Ara serius Mas''.


''Iya Sayang, Mas juga sayang Adek''.lirihnya sambil melepaskan pelukan sang istri kemudian menatap istrinya itu penuh cinta.


''Trus sekarang gimana''?..


''Mas juga ngak tau, binggung pusing''.


''Ara pengen kenal siapa sih wanita yang bisa menaklukan hati sahabat Ara itu''?..


''Ya sudah sebentar Mas mandi dulu''.


''Ya sudah Ara siap-siap Ok sayang''?..Fio langsung tersenyum melihat istrinya. kemudian langsung melangkah kekamar mandi.


Setelah kepergian Fio Ara menarik nafasnya panjang.cinta entah lah cintanya untuk Jio kini sudah digantikan oleh nama Fio hanya nama Fio yang kini ada dihatinya.


Senyuman, ketampanan. tak ada yang menandingi suaminya.baginya Fio lebih dari segala-galanya.


Selang beberapa saat terlihat suaminya itu keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit diperut sixpecknya .


''Kenapa sayang''?.tanya Fio karna Ara terus menatapnya tanpa berkedip.


''He..he..engak ada Mas,ayo sini Ara bantu carikan pakaian Mas''.


''Pegen ya''?..goda Fio saat melihat istrinya salah tingkah.


''Eh..apa-an ngak Mas".


"Pegen juga engak apa-apa".berbicara sambil mengerlingkan sebelah matanya menatap Ara dengan tatapan mesum.


''Iiihhh...Ara tu lagi datang bulan ya''?...


''Yah Masnya kecewa lagi..padahal''.Fio langsung menunjuk inti tubuhnya yang kini sudah berdiri dengan sempurna.


''Plak''.


''Aaw..sakit sayang''.Fio langsung mengelus miliknya yang masih ditutupi handuk karna tepukan yang diberikan istrinya.


''Abis nakal sih".


"Cuman nakal sama kamu sayang".


"Iiihh....udah ah ayo buruan pakai bajunya ntar keburu malem lho''.


''Iya sabar dong sayang,Adek juga buruan ganti pakaian sana''.


''Ingat jagan cantik-cantik''.sambungnya lagi bernada perintah tanpa mau dibantah.


🌹🌹🌹🌹


Ya ampun Bambang posesif amat 😆😆😆


Jagan lupe like vote hadiah and komen makasih.


Bay..bay..🥰🥰🥰


Tbc.