The Story Of Wedding Blues

The Story Of Wedding Blues
Bab 54 Rahasia yang Terkuak



Rahasia Yang Terkuak


Arin langsung menangis sejadi-jadinya setelah Ibu meninggalkan apartemen. Walau masih dalam keadaan syok dan tidak percaya, tapi harus bergegas untuk memberikan pelukan agar Arin bisa lebih tenang.


Namun tampaknya dirinya tidak berhasil lantaran Arin langsung menepis tangannya dan pergi berlari menuju kamarnya. Haru hanya bisa menghela nafas melihat apa yang telah terjadi, entah mengapa masalah seakan bertubi-tubi menghampiri mereka di saat dirinya belum bisa menemukan jalan keluar untuk mengurus perusahaannya yang sedang tidak baik-baik saja.


***


Suasana rumah menjadi sangat dingin dan murah setelah pertengkaran ia harus dan ibu mertuanya tentang pernikahan kontrak yang akhirnya terbongkar dan diketahui langsung oleh ibu mertuanya. 


Saat Ari mencoba untuk merenung tiba-tiba bel rumahnya berbunyi ternyata tamu yang datang adalah ibu dan ayahnya. Sudah menduga kedatangan mereka dikarenakan mereka yang pakai sudah mengetahui tentang perjanjian pernikahan kontraknya dengan Haru.


"Sebenarnya apa yang terjadi, Arin? Apa maksud pernikahan kontrak yang dimaksud sama ibunya Haru …? Tolong jelaskan … itu semua nggak benar kan kamu nggak mungkin 'kan melakukan hal seperti itu?" tanya Ibu yang bertingkah seakan-akan peduli terhadap anaknya namun Arin meragukan hal tersebut Ibu tampaknya hanya khawatir jika anaknya harus terpaksa bercerai dengan menantu yang bisa membuatnya memiliki kehidupan yang baik karena uang yang setiap bulannya dikasih oleh harus secara diam-diam tanpa diketahui Arin akan berhenti.


"Apalagi yang harus aku jelasin? Toh kalian juga udah dengarkan dari ibunya Haru, kenapa kalian khawatir aku cerai sama mas Haru kalian khawatir anaknya udah nggak lagi pengen menantu yang kaya raya?" tanya Arin yang malah terbawa emosi. "Memangnya kalian pikir selama ini aku nggak tahu kalau misalkan Mas Haru diam-diam kirimin duit ke kalian setiap bulannya kalian nggak malu?" ungkap Arin yang malah mengungkap kebohongan lain yang disembunyikan oleh kedua orang tuanya.


"Ibu nggak usah heran kenapa aku bisa melakukan ini itu karena aku anaknya kalian. Lihat! Kalian juga sama 'kan melakukannya. Aku diam-diam kawin kontrak dengan mas Haru dan Ibu yang diam-diam meminta uang setiap bulannya sama harukan Jadi apa yang beda sama atau enggak ..?! Jadi nggak usah saling menyalahkan …!" ucap Arin yang meninggikan suaranya lantaran tersulut emosi dengan sikap ibunya yang masih saja tidak berubah.


"Kamu itu kalau ngomong itu dijaga ya, ibu nggak minta sama Haru, dia sendiri yang kirimin uang ke ibu setiap bulannya lalu emang salah kalau Ibu nggak nolak dan Mbaknya tadi juga anak ibu." ujar Ibu mencoba membela dirinya yang sudah jelas salah tapi dirinya berusaha memanipulasi situasi agar dirinya tidak tersulut masalah Arin dan Haru karena itu akan mempengaruhi penghidupannya untuk ke depan.


"Capek kalau mau debat sama ibu habis ngabisin tenaga kalau ujung-ujungnya ibu merasa kalau ibu itu korban dan aku tersangka." ucap Arin.


"Ini kalau mau dinasehati orang tua ada aja alasannya. Kamu tahu nggak apa yang kamu lakukan itu berimbas sama keluarga kamu sendiri kamu tuh jangan egois …!! Kamu itu perempuan, pernikahan itu jika terjadi sesuatu apa-apa yang paling dirugikan itu pihak perempuan bukan laki-laki tapi apa yang udah kamu lakuin …? Kamu sama saja menghancurkan hidup kamu sendiri …!!" Ujar ibu yang sontak membuat Arin hanya bisa terdiam.


"Benar Arin apa kata ibu kamu. Bapak tahu kamu nggak suka sama kami berdua, tapi bukan berarti kamu dengan cerobohnya menghancurkan untuk kamu sendiri dengan melakukan hal seperti ini. Bapak sama Ibu cuman khawatir sama kamu nggak lebih dari itu," ujar bapak.


"Kamu emangnya nggak takut apa kata orang-orang nanti kalau sampai mereka tahu kamu menikah kontrak sama orang yang memiliki ketenaran seperti Haru yang hancur itu bukan Haru tapi kamu, kamu yang bakal dibenci sama banyak orang, tahu kamu!!" ucap ibu.


Arin termenung setelah kedua orang tuanya pergi meninggalkannya. Tubuhnya gemetaran pikirannya dipenuhi dengan pikiran negatif dan overthinking tanpa bisa dikendalikan. Benar tentang bahwa dirinya tidak boleh merasa bahagia karena jika dirinya merasa bahagia dan serakah akan kebahagiaan itu entah bagaimana alam akan merebut kebahagiaannya sama seperti apa yang terjadi saat ini.


Di saat Arin sedang termenung tiba-tiba masalah berdering santak memecahkan pemikirannya ternyata panggilan tersebut dari Anna yang kemudian ia langsung menjawabnya.


"Iya …,"


"Kak cepet lihat berita sekarang di internet, tapi Kakak jangan sampai kaget ya …," ucap Anna membuat Arin merasa tidak enak mendengarnya seakan ada sebuah berita buruk mengenai dirinya. Tanpa berpikir panjang panggilan pun Arin matikan dan ia mulai mencari berita yang sedang terjadi.


Seketika kedua mata Arin terbelalak sempurna tangannya gemetar penuh ketakutan saat melihat sebuah portal berita mengenai dirinya dan juga harus.


"Berita mengenai perselingkuhan yang dilakukan oleh istri dari pengusaha terkenal harus Ardiansyah yang terkuat di media sosial"


Tangan gemetar Arin dengan ragu menekan artikel tersebut dan mulai membacanya. Artikel yang membuat sekujur tubuh Arin merinding dan tangannya tak berhenti gemetaran terlebih lagi saat ia melihat sebuah foto dirinya bersama dengan laki-laki. Tapi jika foto itu dilihat lebih jelas membuat Arin merasa tidak asing seperti ia pernah melihat foto ini entah di mana.


Benar itu fotonya bersama dengan Ardan saat dirinya tidak sengaja bertemu di supermarket. Namun entah bagaimana Angle dari foto tersebut terlihat seperti dirinya benar-benar memiliki sebuah hubungan yang spesial dengan ini sungguh tidak masuk akal membuat Arin tidak bisa berkata-kata lagi.


Lalu siapa dalang dibalik berita yang tidak benar ini pasti ada seseorang yang tidak menyukai dirinya atau Ardan hingga berani membuat berita bohong tentang perselingkuhan yang bahkan tidak pernah ia lakukan.


Namun yang lebih menakutkan adalah komentar dari para netizen yang mungkin kebanyakan dari mereka adalah penggemarnya Haru. Kata-kata jahat mereka yang membuat Arin semakin merasa ketakutan hingga ia tak sadar menjatuhkan ponselnya ke lantai.


| Dasar cewek pel_cur muka standar aja berani-berani ya selingkuhin orang sesempurna Pak Haru. By. @anomim23


| Wah nggak nyangka ya padahal mukanya kayak cewek baik-baik tapi ternyata hatinya busuk. By. @piri0098