
Beberapa hari setelah perdana menteri menyadari gerakan yang mencurigakan dari penasehat kerajaan. Kecurigaan ini akhirnya sampai ke telinga raka Dierez.
Sama seperti bagaimana perdana menteri bereaksi, raja Dierez pun menjadi sangat penasaran dengan pergerakan dari penasehat kerajaan karena memang semua ini sangatlah tidak masuk diakal.
Penasehat raja, mengirimkan bahan pangan dan obat-obatan ke tempat yang tengah mengalami masalah. Belum lagi, semua ini dilakukan dengan cara yang samar-samar. Yang mana maksudnya, tidak ditutupi apa niat dari yang dia lakukan. Tapi seperti bukan yang terlihatlah, niat yang sebenarnya.
Bahasa kasarnya, penasehat kerajaan seperti menutupi niat sebenarnya yang menjadi alasan utama dilakukannya hal ini. Bagaimana semua ini bisa tercium oleh orang-orang raja dan perdana menteri jika sebenarnya niatnya tersembunyi.
Seolah memberikan petunjuk yang samar-samar, dan memaksa orang lain untuk mengusut semua ini. Raja bahkan langsung bertindak dengan mengirim orang-orang kepercayaannya dan juga meminta perdana menteri untuk menghadap.
" Apa kau benar-benar sudah tidak menganggap keberadaan ku lagi? Sehingga kau beberapa menutupi informasi penting dari ku?" tanya raja Dierez sarkas.
" Bukan seperti itu.. Saya tidak berani melapor jika semuanya masih menjadi misteri." perdana menteri membuat alasan yang tepat.
" Benarkah begitu? Atau itu hanya alasan mu saja, agar aku tidak kembali murka?" raja Dierez terus memojokan perdana menteri.
" Saya berkata sesuai kenyataan, yang mulia." perdana menteri menghela nafas.
Semakin hari, raja Dierez semakin sangat sensitif yang mana semuanya selalu dicurigai olehnya. Pikirannya selalu menyimpulkan sesuatu yang negatif dan berakhir emosinya tidak terkontrol.
Jujur saja, semua orang merindukan sosok seorang Dierez Damocles yang dulu. Sosok yang begitu bijaksana dan selalu berpikiran positif dan tenang. Benar kata pepatah, bahwasanya sebuah cinta bisa membuat seseorang menjadi bodoh dan buta.
" Lalu, apakah kau sudah mendapatkan informasi pastinya, apa alasan pak tua itu bertingkah?" tanya raja Dierez yang sepertinya bisa membaca jika saat ini, perdana menteri tengah kesal dengan-nya.
" Penasehat kerajaan, mengirimkan semua itu k salah satu desa di wilayah bencana, yang mana tempat itu adalah tempat dimana sanak saudaranya tinggal." lapor perdana menteri.
" Dia memiliki sanak saudara di wilayah itu? Kenapa aku tidak tahu?" raja terheran.
" Saya pun juga baru mengetahuinya kemarin, yang mulia.." perdana menteri pun juga terheran.
" Selidiki!!!! Rasanya semua ini sangat..... janggal." titah raja.
" Saya juga merasa seperti itu.. Karena itu, orang-orang saya sudah memantau di desa tersebut sejak awal.. Kita akan segera mendapatkan berita dari orang-orang saya.." raja pun mengangguk.
Menjadikan Aeolus, yang merupakan pangeran kedua yang juga adiknya sebagai seorang perdana menteri bukan semata agar Dierez bisa mengendalikan para menteri di bawah kekuasaannya.
Terbukti, sekarang ini berkat Aeolus yang adalah perdana menteri. Hampir semua menteri tunduk pada raja mereka. Dieres melakukan semua ini agar sejarah pemerintahan ayahnya tidak terulang pada masa pemerintahannya.
****************************
" Tuan ku... Menurut laporan ada orang-orang kita, perdana menteri dan yang mulia raja mulai mencurigai pergerakan kita." lapor orang kepercayaan William.
" Kalau begitu, rencana yang aku buat sudah berhasil.. Aku tidak menyangka, yang mulia sangat lambat sampai selama hampir lima tahun lamanya, tidak kunjung mendapatkan keinginannya.." William terkekeh.
" Semu itu karena yang mulai dikuasai emosi yang membutakan instingnya." orang kepercayaan William ikut berkomentar.
" Yah... Kau benar.. Karena saat dia kembali, dia tidak mendapati apapun, dan hal itu membuatnya marah besar hingga kini berubah menjadi pribadi yang mengerikan bagi semua orang yang bertemu dengannya.. Jujur saja aku sangat sedih dengan perubahan beliau." wajah William berubah sendu.
" Semoga saja setelah ini, yang mulia bisa mendapatkan kembali dirinya seperti sedia kala.."
" Semoga saja.."
Tebakan dari raja dan perdana menteri memang benar adanya mengenai niat terselubung dari penasehat kerajaan dalam aksinya kali ini. Penasehat kerajaan sengaja melakukan semuanya dengan mencolok, namun tetap berhati-hati.
Tidak ada alasan khusus, karena pada umumnya, untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, bukankah kita harus berusaha sekuat tenaga agar bisa mencapai keinginannya. Hal inilah yang sedang penasehat kerajaan terapkan. Dia ingin melihat sejauh apa, rajanya akan berjuang demi apa yang dia inginkan.
Sesuai dengan keinginan raja terdahulu, agar penasehat kerajaan memberikan hukuman pada putranya, menggantikan dirinya yang tidak bisa bertahan hingga kepulangan putranya.
" Lakukan sebaik mungkin untuk menghukum anak nakal itu.. Hukum dengan sangat keras, agar dia sadar akan kesalahannya." saat itu, mendiang raja berucap seperti ini saat hanya berdua dengan penasehat kerajaan.
" Kenapa anda melakukan semua ini, yang mulia? Apa anda membenci putra anda yang telah menginginkan apa yang anda miliki?" tanya penasehat kerajaan sangat penasaran.
" Hahahaha... Tentu saja aku marah padanya. Ingin sekali aku memukul kepalanya yang keras seperti batu itu. Tapi bukankah melakukan ini adalah hukuman yang paling berat untuknya? Aku ingin sekali melihat dia kebingungan dan putus asa. Seenaknya saja dia membuat ku seperti pecundang." raja terdahulu tekekeh.
Berpegang teguh pada pesan terakhir mendiang raja, penasehat kerajaan pun melakukan semua yang menjadi keinginan terakhir dari tuannya yang sudah puluhan tahun mendapatkan kesetiaannya.
Bagi semua orang, mendiang raja terdahulu hanyalah raja boneka yang digerakan oleh perdana menteri. Namun bagi penasehat raja, mendiang raja saat itu adalah raja yang sangat luar biasa, Meskipun pada akhirnya keserakahan membutakan dirinya.
" Seperti yang anda inginkan yang mulia. Saya telah memberikan hukuman yang sangat tegas pada putra anda.. Sayangnya saya terlalu lemah, hingga tidak mampu meneruskan hukuman ini. Semoga saja, anda tidak marah pada saya ketika nanti kita bertemu di nirwana.." gumam penasehat raja tersenyum sambil menatap langit.