The Destruction Of The World Because Demon

The Destruction Of The World Because Demon
97 [Mendapatkan 500.000 pasukan ]




Baca juga novel ini ya tentang beladiri dan petualangan merebut kekaisaran Xia.


Like ✓


Komen✓


Vote ✓


hadiah klo ada


Jangan lupa ye ngab.


_____________________________________


Arion mulai menyusup masuk ke dalam kastil para demon emperor berada.


Karena dia bisa menggunakan skill steal, dia dapat dengan mudah keluar masuk ke dalam kastil itu.


Namun skill nya masih bisa dideteksi oleh para iblis tingkat tinggi dan para demon emperor.


"Di sini ramai sekali kalau begini aku akan kesulitan untuk mencari tempat itu."


Arion berjalan cepat mencari ke setiap sudut isi tempat.


Tapi tidak kusangka kastil ini seluas ini, bagaimana caranya para iblis ini membuat arsitektur serapih ini. Kata Arion berbisik kecil.


Tak lama berselang, Ariel menjawab kata kata itu.


"Bukan, kastil ini bukan hasil buatan para iblis, ini adalah hasil dari kerja keras ras ras lain yang diperbudak oleh mereka, jadi pada dasarnya para iblis tidak memiliki keahlian sedikit pun untuk membuat seperti ini."


"Oh, jadi begitu ya, tak ku sangka mereka memiliki kecerdasan untuk melakukan." Balas Arion, sambil berjalan.


Arion berkeliling setiap ruangan yang ada di dalam kastil iblis namun dia belum menemukan apapun di dalamnya.


Karena sudah berputar putar beberapa kali namun belum menemukan petunjuk apapun juga.


Arion akhirnya mulai berhenti berjalan dan berpikir.


"Hoi, Ariel, apa kau sama sekali tidak mengetahui petunjuk sesuatu tentang seluruh tempat ini?" Tanya Arion, dan dia mulai berhenti.


"Kemungkinan besar para bawahan ku di tahan di lantai kedelapan yang ada di bawah." Balas Ariel.


Arion yang mendengar itu sedikit kesal karena dia tidak memberitahu nya sejak awal.


"Kalau begitu kenapa kau tidak kasih tau dari awal!"


"Ah, sudahlah tidak ada waktu untuk memperdebatkan itu."


Arion langsung berlari menuju lantai iblis yang ada di bagian ruang bawah.


Sebelum nya dia sudah melihat bagian depan ruangan bawah tanah itu tapi tempat itu terkunci sehingga dia berpikir jika tempat itu tidak ada isinya.


Setelah sampai di lokasi yang dituju, Arion berniat menghancurkan pintu itu dengan pukulan nya namun berhasil di hentikan oleh Ariel.


"Tempat ini masih terkunci ya, kalau begitu tinggal ku hancurkan saja--"


Perkataan Arion di hentikan oleh Ariel.


"Apa yang kau lakukan! jangan menghancurkan nya, bisa bisa kau memancing para iblis lain untuk datang." Ariel dengan sigap memperingati Arion.


"Jadi bagaimana caranya aku masuk jika pintu ini tidak ku hancurkan?" Arion memegang pintu kokoh itu dengan pelan, dia memastikan terbuat dari apa pintu itu.


"Gunakan batu hitam yang sebelumnya kau pakai untuk masuk ke dimensi ini, tempel kan batu itu di depan pintu." Ucap Ariel.


Arion melakukan apa yang Ariel suruh, dia langsung menempel batu itu dan tepat setelah itu pintu terbuka dengan sendirinya.


Pintu itu langsung seketika tertutup kembali saat Arion sudah masuk ke dalam nya.


"Tapi, mustahil kau dapat terus aman seperti ini, di depan sana mungkin akan ada penjaga yang menjaga tempat penyegelan para bawahan ku, jadi bersiaplah akan hal itu." Ucap Ariel, Arion paham dengan itu dan dia sudah siap dengan yang terjadi selanjutnya.


"Tempat ini seperti labirin jika aku asal berjalan mungkin aku akan tersesat."


"Biarkan aku yang mengambil alih tubuh mu sementara agar lebih cepat sampai."


Arion menerima tawaran Ariel, dan saat itu juga tubuh Arion sepenuhnya digerakkan oleh Ariel.


Warna matanya berubah, bola mata Arion menjadi berwarna coklat kehitaman.


"Oh, sudah lama sekali semenjak aku tidak bergerak seperti ini." Ariel menggerakkan tangan kanan nya dia merasa bernostalgia akan hal itu.


"Jang buang buang waktu lagi, cepat ke lokasi tempat para bawahan ku itu berada." Keadaan jadi terbalik sekarang, Arion memberitahu Ariel lewat pikiran nya.


Meski Ariel dapat mengambil kesadaran Arion namun dia tetap tidak akan melakukan hal itu karena dia tahu Arion bukanlah wadah lagi.


Ariel hanya bertujuan untuk memusnahkan semua populasi demon emperor untuk membalaskan dendam nya setelah itu dia akan mati dengan sendirinya.


Ariel bergerak cepat menuju lokasi lantai delapan.


Kastil demon emperor ini di sebut juga sebagai makam kematian karena banyak nya ras ras lain yang mati di dalam sana..


...••••...


Saat melewati lantai gerbang penjara pertama.


Di sana banyak para tahanan ras ras lain yang masih hidup sedang di ikat menggunakan besi magis yang ada di lengan mereka.


Mereka terlihat terikat dan terlihat jelas wajah keputusasaan yang mereka miliki.


"Tolong...."


"Tolong..."


"Tolong...."


"Tolong....."


"Apa apaan itu, kenapa masih ada ras lain yang masih hidup?" Arion bertanya pada Ariel.


"Entahlah, mungkin mereka dipekerjakan oleh mereka sebagai alat ataupun sekedar bahan latihan saja."


Ariel berkata seperti itu dengan tenang dia seperti sudah pernah melihat ini sebelumnya.


Itu wajar karena Arion adalah seorang manusia yang memiliki belas kasih, berbeda dengan para iblis.


Tepat setelah di lantai telahir yaitu lantai penjara ke delapan.


Di sana terdapat jeruji penjara yang sangat besar.


Tempat itu dijaga oleh 2 iblis raksasa dengan masing masing iblis memegang 2 gada besar di pundaknya.


"Armordial demon ya, mereka akan cukup merepotkan jika aku tidak menyerang nya dengan serangan yang kuat." Berbeda dengan Arion, cara bertarung Ariel tidak menggunakan pedang.


Karena dia tidak terlalu mahir bertarung menggunakan senjata.


"Baiklah, dengan ini akan kuperlihatkan kekuatan asli ku sekarang."


Kekuatan asli demon emperor ke sepuluh Ariel, tergolong sangat kuat.


Skill yang Arion tahu sebelum nya yaitu controller demon adalah skill dasar yang Ariel punya.


Skill asli Ariel yang sebenarnya adalah.


"Lahap, semua iblis itu, Glutton!"


Ariel mengarah kan tangan kanannya ke depan para iblis itu dan seketika para iblis itu terhisap masuk ke dalam sesuatu yang keluar dari tangan Ariel.


Arion yang melihat itu di dalam pikiran nya sendiri tidak percaya dengan hal itu.


"Bagaimana bisa ada kekuatan yang seperti itu, bahkan aku sama sekali tidak pernah melihat nya." Arion terkejut di dalam pikiran nya sendiri.


"Bukan hanya itu, saja." Ucap Ariel, dia akan memberitahu kemampuan nya.


"Kemampuan Glutton ku ini masih satu skill dengan kemampuan controller demon, iblis yang dilahap oleh Glutton miliku dapat dikeluarkan kembali dalam kondisi utuh namun iblis itu berada dalam pengaruh skill controller demon, singkat nya apapun yang dilahap dan dikeluarkan oleh Glutton otomatis akan dikendalikan oleh controller demon, skill ini di sebut juga Ultimate skill yang kumiliki."


Arion paham dengan penjelasan yang Ariel katakan.


Setelah mengatakan itu, Ariel menonaktifkan skill steal miliknya.


Dan seketika itu juga para bawahan Ariel yang berada di dalam sel tahanan langsung tertunduk hormat padanya.


"Tuan ku, kaisar iblis Ariel, kami menyambut kedatangan anda, tuan ku!"


Serentak semua bawahan yang ada di dalam penjara mengatakan hal itu.


Meski Ariel menggunakan tubuh Arion namun mereka mengetahui nya karena Aura Ariel bercampur dengan Arion.


Saat itu juga Ariel menjebol jeruji besar yang menyegel para bawahan miliknya.


"Ariel, jangan pergi dulu, biarkan aku yang mengambil alih sekarang." Arion berkata seperti itu dan sekarang Arion kembali pada kondisi semula.


"Apa yang ingin kau lakukan lagi sekarang?" Ariel bertanya pada Arion.


"Para ras ras yang lain juga akan berguna nantinya jika mereka ku selamat kan, mereka bisa di jadikan sebagai prajurit, itu mendukung keberhasilan dalam melakukan peperangan nantinya." Ucap Arion.


Ariel sama sekali tidak terpikir kan soal itu sebelumnya.


"Selamat kan para penghuni penjara yang ada di sini, dan berikan satu kalimat pada mereka, Bersumpah setia lah padaku.." Arion memerintahkan itu pada semua bawahan nya.


"Baik tuan, perintah mu adalah kata kata yang mutlak bagi kami."


Serentak para pasukan bawahan Arion langsung berpencar ke seluruh lantai penjara untuk membebaskan para penghuni yang ditahan di dalam sana.


Namun Arion juga memerintahkan untuk menyuruh para tahanan untuk bersumpah setia pada Arion.


...••••...


Di sisi lain.


Para iblis tingkat tinggi sudah mengerubungi pintu masuk ruang bawah tanah itu.


Mereka mengetahui jika ada penyusup yang masuk ke dalam nya.


Salah satu Demon emperor Ruler of blood turun tangan langsung untuk memastikan hal itu.


Dia merasakan keberadaan Heavenly demon di dalam sana.


Aku yang akan membunuh heavenly demon Ariel itu, memakai tubuh seorang manusia sebagai wadah adalah kesalahan besar, aku cukup berani melawan nya, karena menurut informasi yang ku dapat dari Raguel, Heavenly demon Ariel sekarang adalah seorang manusia.


Mereka langsung masuk ke dalam ruang bawah tanah itu setelah nya.


...••••...


Di tempat Arion berada.


Semua tahanan dari ras ras lain sudah dibebaskan dan semua pasukan bawahan Arion jika ditotal berjumlah 500.000 pasukan.


Para tahanan dari berbagai ras iru tunduk di depan Arion.


Sementara bawahan Arion yang sudah diakui berada di belakang Arion.


Mereka semua berjejer dan itu terlihat seperti lautan dari berbagai ras.


"Ucapkan kalimat sumpah kalian pada sang raja!" Salah satu bawahan Arion yang terpercaya berteriak keras pada seluruh ras yang sedang tunduk di depan Arion.


"Wahai raja yang agung, kami bersumpah setia padamu, kami akan melakukan segala hal yang kau perintahkan!" Semua ras itu berbicara keras secara bersamaan.


Sementara Arion berdiri tegap dengan kedua tangan yang dilipat ke dada.


Arion mengatakan sesuatu setelah nya.


"Dengan ini perang besar akan segera di mulai."