
Udh sepuluh harian ya gw ga update... lagi bosen aja nulis novel jadi ya begitulah....
Makasih ya yg udh nggu.
___________________________________
Kota Seoul Korea Selatan.
Di sisi lain.
Setelah beberapa hari yang lalu semenjak terjadi pertempuran konferensi internasional dengan para chaser absolute dari negara Amerika.
Chaser absolute dari Korea yaitu Baek Yoon go, mulai melakukan latihan fisik secara terus menerus.
Otot otot tubuhnya semakin terlihat menonjol keluar.
Meski dia sendiri tau jika latihan fisik tidak akan membuat kemampuan nya bertambah tapi dia tetap melakukan nya.
...••••...
Training camp.
*Glup...
*Glup....
*Glupp...
"Guahh...."
Terlihat Baek Yoon go yang sudah selesai dengan latihan fisik nya, dan sedang meminum minuman isotonik.
Tak lama berselang saat dia sedang minum.
Seseorang datang kepadanya sambil membawa handuk di tangan kanan nya.
Orang itu lalu memanggil Chaser Baek.
"Tuan Baek... apa anda sudah menyelesaikan latihan anda?"
Ucap orang itu yang sepertinya menghormati Chaser Baek.
"Ya, aku sudah selesai dengan latihan ini, meskipun aku sendiri merasa belum cukup hanya dengan ini."
Balas Baek, yang masih terbayang bayang dengan penyerangan di Amerika saat itu.
Tangan Chaser Baek juga terlihat mengepal dengan kuat.
Dia masih tidak terima dengan kekalahan nya dengan iblis yang ada di Amerika kala itu.
Di sisi lain.
Orang yang sebelumnya ada di samping Baek Yoon go, lalu menyerahkan handuk itu padanya.
"Silahkan tuan."
Orang itu memberikan handuk kecil itu dengan sopan pada Baek.
"Tidak usah formal begitu Cha Aera, bagaimana pun juga kau adalah istri ku, jadi jangan bersikap terlalu formal padaku."
Tak lain tak bukan, orang itu adalah istri dari Chaser Baek yang baru saja dia nikahi beberapa hari yang lalu.
Pernikahan nya sudah terjadi sebelum peristiwa konferensi internasional terjadi.
Dan karena kesibukan Baek dia sama sekali belum merasakan malam pertama dengan istrinya itu.
Cha Aera, menjawab perkataan Baek Yoon go.
"A-ah, iya baik, tapi... apa kau ada waktu sekarang?"
Cha Aera berkata dengan malu malu pada Baek Yoon go.
"Ya masalah itu ya, aku masih belum bisa melakukan hal itu sekarang karena jadwal ku yang padat saat, tapi kalau kau ingin keluar sekarang aku mungkin akan meluangkan sedikit waktu ku."
Jawaban Baek tentu membuat istrinya Cha Aeri menjadi jenuh.
Cha Aera terlihat menggembungkan kedua pipinya ke arah Baek.
Baek yang melihat Cha aera seperti itu langsung berjalan ke arah pintu keluar dan menggunakan pakaian jas hitam nya kembali.
Lalu Baek berkata dengan suara pelan.
"Aku memang tidak memiliki banyak waktu tapi setidaknya aku berusaha untuk meluangkan waktu untuk mu."
"Jadi cepat bersiap sekarang, aku akan menunggu mu di luar."
Baek langsung keluar setelah mengatakan hal itu.
Istrinya yaitu Cha Aeri tanpa pikir panjang langsung bersiap siap untuk keluar bersama Baek Yoon go.
Cha Aeri adalah seorang Chaser wanita dia berada di kelas A Chaser.
Dan menjadi sorotan media karena kecantikan nya.
Sebelum menjadi Chaser, Cha seri adalah seorang model dan karir nya sudah terkenal.
Namun dia akhirnya memutuskan untuk memilih sebagai chaser, dan akhirnya keluar dari pekerjaan nya sebagai model.
Sampai saat ini juga Cha Aeri masih aktif menjalankan tugas nya sebagai chaser.
Dia adalah wanita yang tangguh di kelas Chaser A dan kemampuan nya juga telah di akui oleh para chaser kelas A.
Cha Aeri tergolong Chaser bertipe Mage.
...••••...
Setelah beberapa menit berlalu.
Kedua pasangan itu akhirnya keluar bersama.
Namun cuaca seperti tidak mendukung karena pada saat mereka akan keluar.
Awan terlihat mendung dan sepertinya akan terjadi hujan.
Namun itu semua tampak nya mereka tidak memperdulikan hal itu dan tetap berjalan seperti biasa.
"Apa kau tidak masalah dengan cuaca yang kurang mendukung ini?"
"Tidak masalah."
Cha Aeri menjawab dengan singkat.
...••••...
Kota Seol Korea Selatan.
Sementara itu, saat Baek Yoon go dan Cha Aeri sedang pergi berdua.
Cuaca di kota Seoul semakin bertambah gelap.
Awan awan hitam pekat semakin berkumpul di tengah kota Seoul.
Namun hanya awan hitam pekat saja dan hujan sama sekali tidak turun.
Pemerintah Korea semakin di buat terkejut karena awan hitam pekat itu mengitari seluruh kawasan di negara Korea saja.
Sementara negara lain sama sekali tidak mengalami perubahan cuaca dan terlihat masih terang benderang.
Tapi pemerintah Korea masih berpikir secara positif dan berkesimpulan jika hal ini karena cuaca saja.
Mereka sama sekali tidak menginfokan hal itu pada masyarakat karena agar tidak terjadi kepanikan.
Namun ternyata pilihan yang pemerintah Korea pilih adalah kesalahan besar.
Tak lama berselang setelah awan gelap berkumpul di atas langit Korea.
Muncul sebuah portal gerbang gate raksasa di tengah kota Seoul.
Portal gate itu berwarna merah kehitaman berukuran sangat besar dan bahkan menyamai tinggi dari sebuah gedung yang ada di tengah kota Seoul.
Listrik listrik langsung terputus saat gate itu muncul.
Sehingga alarm tanda bahaya sama sekali tidak berbunyi.
Hal itu membuat seluruh kawasan di Korea gelap seketika.
Tidak ada penerangan sama sekali di sana awan hitam yang muncul di tambah listrik mati masyarakat Korea saat ini hanya mengandalkan penerangan seadanya dari alat alat yang mereka punya.
Bukan hanya listrik yang terputus entah mengapa semua penerangan mati seketika alat yang memakai aliran listrik ataupun tidak ikut mati tanpa sebab.
Masyarakat yang tidak mengetahui itu menganggap masalah mati lampu itu sebagai hal yabg wajar dan mereka beranggapan mati lampu akan terjadi sebentar saja.
Namun anggapan itu seketika langsung runtuh saat salah satu orang masyarakat berteriak keras.
"AKKKKkk---"
*Scratch......
Teriakan itu langsung terhenti seketika.
Dan tak lama berselang.
Beberapa orang menghampiri suara teriakan itu berasal.
"Apa yang terjadi?"
Ucap seorang polisi yang bertanya pada teman polisi di samping nya.
"Mungkin ada tindak kriminal di sana."
Tanpa membuang waktu kedua polisi itu langsung bergerak menuju lokasi teriakan itu berasal.
Namun baru setengah jalan menuju lokasi suara itu berasal para polisi di buat terkejut saat sesuatu terlempar ke arah mereka berdua.
*Dhup....
*Crap....
Salah satu polisi reflek menangkap nya.
Karena penerangan yang sama sekali tidak ada kedua polisi itu sama sekali tidak bisa nya.
"Apa ini? apa ini benda? aku sama sekali tidak bisa melihat nya apa kau punya senter?"
Polisi itu bertanya pada teman polisi di samping nya.
"Tunggu sepertinya, menyelipkan senter kecil di saku ku."
"Cepatlah... ini mirip seperti bola namun kurasa bukan, cairan aneh juga sepertinya menempel di tangan ku."
"Ketemu, arahkan benda itu padaku, biar kulihat."
Balas teman polisi.
Namun keduanya di buat terkejut saat mengetahui yang polisi itu pegang adalah sebuah kepala manusia yang terlempar ke arah mereka.
"Aaahh..... ap-apa-apaan ini...!! apa terjadi pembunuhan di sini!"
Polisi itu langsung membanting kepala manusia itu ke bawah.
Bulu kuduk mereka langsung berdiri saat perlahan lahan ada suara berisik yang berada di belakang mereka.
"Jangan pikirkan soal itu, cepat arahkan senter mu kebelakang."
"Makhluk apa ini--"
*******.....
Kedua polisi itu langsung tewas seketika dengan kepala yang terputus dari badan nya.
Setelah tewas nya kedua polisi itu.
Kota Seoul langsung panik seketika karena para iblis ternyata sudah berada di sana.
Terlebih lagi jumlah iblis itu sangatlah banyak.
Para masyarakat langsung berlarian menyelamatkan diri sendiri.
Kericuhan terjadi di tengah kota Seoul.
Banyak masyarakat yang tewas karena kemunculan para iblis itu.
Penerangan tidak ada ditambah para iblis yang bergerak sangat cepat membuat banyak korban jiwa berjatuhan.