The Destruction Of The World Because Demon

The Destruction Of The World Because Demon
93 [ Bawahan demon emperor raguel Izael ]



_



Baca juga novel yang ke dua ini ya.


___________________________________


Negara Arbanila.


Di sisi lain.


Saat negara Korea sedang mengalami kekacauan akibat para iblis yang menyerang.


Negara yang lain tampak masih tidak mengetahui peristiwa itu.


Namun awan awan hitam tebal yang berada tepat di atas langit negara Korea masih bisa terlihat dari negara Arbanila meski jarak nya sangat jauh.


Itu menunjukkan seberapa pekat dan hitam nya awan awan yang menutupi negara Korea tersebut.


....


....


"Tuan Gregory maaf, ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda sekarang, apa tidak masalah?"


Di dalam guild saat Gregory sedang mengurus berkas berkas laporan.


Bawahan Gregory datang kepadanya.


"Aku sedang banyak pikiran sekarang, katakan padanya aku saat ini sedang tidak menerima tamu!"


Gregory berbicara dengan sedikit membentak, meski batin nya sendiri bertanya tanya siapa yang menemui nya saat ini?


Namun karena waktu nya yang di rasa tidak tepat Gregory tidak ingin menemui siapa siapa dulu.


Karena dia sedang disibukkan dengan pekerjaan nya.


Bawahan nya langsung pergi setelah di perintahkan oleh Gregory.


"Siapa lagi.. yang datang menemui ku siang siang begini, bukan kah ini hari kerja untuk apa seseorang yang memiliki pekerjaaan tetap menemui ku di siang hari seperti ini, mengganggu saja."


Gregory melanjutkan pekerjaannya setelah nya.


Namun beberapa menit kemudian.


Ponsel handphone nya berdering dengan cukup kencang.


*Tuuuut~


*Tuuuuut~


Gregory yang mendengar itu semakin di buat kesal karena dia sama sekali tidak bisa bekerja dengan nyaman.


"Oh, ayolah, kenapa ada menelpon ku di saat begiji?"


Awal nya gregory tidak ingin mengangkat telepon itu namun karena dia berpikir akan ada sesuatu yang penting dia terpaksa mengangkat nya.


"Ya, ada apa?"


Gregory mengangkat telepon nya.


"Gregory ini aku Armadillo, kenapa kau tidak mengizinkan ku masuk menemui mu?"


Tanpa basa basi Armadillo langsung bertanya itu padanya.


Armadillo adalah seorang ilmuan badan peneliti cuaca yang sangat jenius.


Dia dapat memperkirakan cuaca yang sedang terjadi di sekitar dengan akurat dan cepat hanya dengan melihat kondisi yang sedang terjadi.


"Maaf saja, saat ini aku sangat sibuk sekali, kalau tidak ada keperluan penting kau menemui ku lagi di lain waktu, jadi ada apa?"


Meski orang penting sekali pun jika Gregory sudah berkata seperti itu keputusan nya tetap tidak akan bisa di rubah.


"Dari cara bicara mu itu... sepertinya kau belum melihat berita yang sedang terjadi sekarang ya."


Lanjut Armadillo.


"Berita? berita apa maksud mu?"


Gregory sama sekali tidak tau masalah yang sedang terjadi di Korea saat ini.


Karena sangat sibuk dengan pekerjaan nya.


"Padahal berita ini sangatlah penting tapi kau sungguh tidak tau rupanya."


Gregory sedikit kepala mendengar kata kata Armadillo karena dia tidak langsung memberikan informasi secepat nya padanya.


"Tak usah berteletele berita apa yang kau maksud."


"Negara Jepang baru saja mengumumkan jika iklim langit di atas negara Korea saat ini sangat lah buruk. awan awan di sana mendadak berwarna hitam pekat menyelimuti seluruh kawasan."


Armadillo menjelaskan secara rinci informasi yang dia dapat dari intelejen penting yang saat ini berada di Jepang.


"Lalu? apa yang membuat mu masalah tentang itu?"


Gregory yang sama sekali tidak tau apa yang akan terjadi.


Berbeda dengan Armadillo yang merupakan seorang ilmuan.


"Tapi aku sama sekali tidak menemukan tanda tanda akan terjadinya hujan di daerah sana."


Pernyataan yang baru saja Armadillo berikan langsung dimengerti oleh Gregory.


"Jadi kau beranggapan awan hitam yang terjadi di langit Korea bukanlah tanda tanda akan terjadinya hujan begitu?"


Perbincangan mereka sudah memasuki tahap keseriusan kali ini.


Gregory sudah mengerti apa yang Armadillo katakan.


Gregory langsung berjalan menuju jendela luar untuk memastikan ucapan Armadillo.


"Benar, apa yang kau katakan benar, di luar sama sekali tidak terlihat adanya awan, kalau begitu apa yang menyebabkan awan awan itu tertarik ke satu arah saja?"


"Aku juga belum tau kenapa hal itu bisa terjadi, pihak Korea sendiri juga tidak memberikan informasi apapun kan saat ini, tapi semoga saja masalah ini tidak ada sangkut pautnya dengan para iblis itu."


Percakapan Gregory dan Armadillo pun terus berlanjut.


...•••...


Benua iblis.


Seperti biasanya Arion sendirian mengunjungi benua iblis untuk melatih dirinya sendiri di sana.


"Haaah, sudah seharian aku membantai para iblis ini, tapi kenapa level ku sama sekali tidak naik."


Arion terbaring di atas tanah dengan sekeliling nya yang penuh dengan tumpukan mayat para iblis itu.


Dia terlihat tidak kelelahan meski sudah membantai banyak iblis sekalipun.


Arion bangkit dan duduk setelah nya.


"Apakah ini karena para iblis ini yang sangat terlalu lemah hingga level ku sama sekali tidak naik?"


"Mungkin ini jawaban yang ku punya sekarang."


Arion lalu melihat ke seluruh kawasan yang ada di benua iblis.


Melihatnya dengan penuh tanda tanya.


"Aku sama sekali tidak menyangka jika ini adalah planet yang dihancurkan oleh para iblis itu, tapi menurut informasi yang ku dapat dari system ku, yang menyerang adalah para demon emperor itu kan, huh, ini membuat kepalaku pusing jika memikirkan nya terlalu lama."


"Perseteruan antara seraphim dan demon emperor itu... sudah seperti cerita malaikat melawan iblis saja, meski jika dilihat sekarang pada kenyataannya itu memang bisa disimpulkan sebagai cerita asli."


*Clank....


Arion berdiri dan mengambil pedang nya kembali.


"Mungkin aku akan kembali sebentar lagi."


Arion memasuki benua iblis lebih dalam untuk menaikkan level nya.


...••••...


Seoul Korea Selatan.


Serangan Chaser Baek Yoon go dihentikan oleh ketiga Gamma Orion bawahan dari emperor raguel.


Dan dia sempat di serang oleh ketiga 3 nya secara bersamaan namun itu hanya sebentar Baek Yoon go langsung menjauh kembali dari jarak serang mereka bertiga.


Chaser Baek saat ini sedang berada di hadapan demon emperor raguel.


Berdiri tegap tanpa rasa takut sedikitpun.


Aku tidak tau apa yang terjadi dengan tubuh ku, tapi saat ini aku merasa energi sihir ku seperti meluap-luap.


Itu membuat badan ku sedikit panas.


Tapi tidak apa apa, aku tidak tau secara pasti yang jelas kemampuan ku saat ini sudah berbeda dari yang sebelumnya.


Baek Yoon go sendiri bertanya tanya dalam dirinya asal kekuatan yang meluap luap itu berasal.


Namun karena situasi nya yang tidak memungkinkan untuk berpikir dia harus lebih memfokuskan diri untuk membunuh demon emperor raguel.


Saat Baek Yoon go sedang terdiam, demon emperor raguel berjalan ke depan membelakangi ketiga Gamma Orion.


"Wadah reinkarnasi itu sepertinya sudah akan sepenuhnya memasuki tahap kesempurnaan, intuisi ku memang ku akui salah, ku pikir makhluk rendahan tidak bisa menjadi wadah, namun....."


Apa yang iblis ini bicarakan, dilihat dari penampilannya dia memang raja--.


*Booommm.....


Sebelum sempat menyelesaikan berpikir nya.


Baek Yoon go terhempas cukup jauh oleh serangan mendadak yang raguel keluarkan.


"Kau masih lah, makhluk rendah, jangan kira kau bisa mengalahkan ku hanya karena setengah kekuatan yang belum sempurna itu."


Kecepatan raguel masih lebih cepat di bandingkan Baek Yoon go.


Meski kenyataan nya Baek Yoon go telah memperoleh setengah kekuatan dari seraphim, dia masih belum bisa menggunakan sepenuhnya.


"Guhk...., kecepatan macam apa itu aku sama sekali tidak bisa menghindari nya."


Baek Yoon go langsung bangkit berdiri kembali.


Di sisi lain.


Salah satu Gamma Orion bawahan kepercayaan raguel mengajukan diri untuk melawan Baek Yoon go.


Gamma Orion yang bernama Izael berlutut dengan hormat di hadapan tuannya sambil mengajukan permohonan.


"Maaf tuan bila kata kata ku sedikit lancang, tapi melawan makhluk bodoh seperti nya tidak harus anda langsung yang turun tangan, izinkan saya untuk melakukan pertarungan dengan nya."


Permohonan bawahan nya itu di sambut baik oleh raguel.


Dan di menerima permohonan nya.


"Ku izinkan, tapi dia mungkin bisa menjadi makhluk yang bagus, jadi jangan bunuh dia."


Dengan menundukkan kepalanya izael menjawab.


"Seperti yang anda perintah kan tuan ku."


Setelah mengatakan hal itu, izael langsung berjalan mendekat ke arah Baek Yoon go.