The Destruction Of The World Because Demon

The Destruction Of The World Because Demon
25 [ Pelatihan pertama ]



"Berburu iblis?"


"Ya tidak usah banyak tanya ikuti saja aku."


Arion langsung berlari keluar.


"Tapi sebelum itu apa kau tau lokasi dimana para iblis muncul."


Arion bertanya.


"Tunggu master tapi kalau ke kota sekarang pasti aku akan banyak di tanya oleh semua orang, aku harus menutupi identitas ku dulu."


Neos memakai pakaian hitam dengan masker di mulut nya.


"...."


"Ini akan sedikit sulit untuk menemukan gate, karena kita tidak tau kapan dan di mana para iblis muncul."


"Untuk apa master mencari gate iblis?"


"Apa kau tahu di mana gate muncul?"


Arion mengabaikan pertanyaan neos.


"Kalau masalah gate kantor chaser memiliki alat pendeteksi gelombang tidak wajar dan itu pendeteksi kemunculan gate, tapi aku di berikan wewenang dan memegang alat itu namun ukuran nya kecil."


"Bagus sekali perlihatkan alat itu padaku."


"Ini alat nya master."


Neos memberikan pelacak gate itu pada arion.


"Ini alat nya? kecil sekali bagaimana cara kerja nya. tidak usah... tidak usah.... aku tau."


Ini seperti cermin kecil dengan di setiap sisinya memiliki penutup.


"Jarak 2 Km... terdeteksi gelombang tidak wajar di sana. kita akan pergi menuju tempat itu."


"Kita harus cepat sebelum para chaser itu datang."


"Tapi--"


"Gausah banyak tanya ikutin aja!"


"......"


Neos langsung terdiam saat Arion membentak nya.


Arion langsung berlari dengan sangat cepat dan neos tertinggal jauh di belakang nya.


"Tunggu.... master......."


Master berlari sangat cepat sekali aku tidak bisa mengikuti kecepatan nya.


Bagaimana caranya master bergerak secepat itu.


Padahal badannya sangat besar tapi kecepatan cepat sekali, aku sama sekali tidak bisa di bandingkan dengan nya.


Neos bergumam dalam hatinya.


...••••...


Dia lambat sekali kalau tidak cepat bisa bisa para chaser itu mendahului.


Sebenarnya aku tidak berniat mengajari nya tapi kurasa dia akan berguna untuk ku nantinya, jadi ku turuti saja permintaan nya.


Saat arion sudah sampai di tempat dia melihat keadaan dan memastikan belum ada chaser di tempat.


Yosh sepertinya tidak terlambat. para iblis di sini lumayan banyak.


Tapi untung saja tidak ada masyarakat di sekitar sini.


Mereka hanya akan menjadi beban kalau ada.


"Baiklah--"


"Tunggu master...."


"Cepat maju ayo hadapi mereka itu akan menjadi bahan latihan mu."


"Baik master."


"Aku akan menunjukan kemampuan ku yang sebenarnya pada master. berseker!"


Neos menggunakan kemampuan berseker dan tubuh fisik nya melampaui manusia normal.


Dan neos maju melawan para iblis sendirian.


Arion yang melihat kemampuan neos lumayan kaget dengan perubahan yang signifikan pada fisik neos.


Sepertinya dia ini lumayan berbakat namun kekuatan saja tidak menunjang kemenangan dalam pertarungan.


Neos melawan 10 iblis sekaligus dari 20 iblis yang ada.


Dan mulai kewalahan karena melawan banyak iblis sekaligus.


"Ugh....Uh...." sial aku benar benar kerepotan mereka banyak sekali aku sama sekali tidak bisa mengalahkan iblis sebanyak ini, padahal aku sedang di depan master untuk menunjukkan kemampuan ku, tapi aku yang dipermalukan begini.


"Urgh....akh....sia--brugh..."


Karena mulai terkena dari banyak iblis neos akhirnya menjauh dan menjaga jarak dengan nya.


Aku benar benar terpojok.


Tapi bagaimana dengan master.


Neos melirik ke arah arion.


Huh? sepuluh iblis itu hanya dijadikan mainan oleh master, master sangat kuat sekali.


Padahal jumlah iblis yang di lawan oleh master sama seperti ku, namun iblis yang di lawan master bahkan tidak sempat bereaksi dengan pukulan master.


"Neos sampai kapan kau ingin melihat ku seperti itu? kalahkan sepuluh iblis itu dan aku akan mengakui mu sebagai murid ku."


"Walaupun master sudah berkata begitu, aku sama sekali belum tau cara mengalahkan sepuluh iblis ini."


"Jangan hanya mengandalkan kekuatan untuk mengalahkan nya, gunakan taktik kecerdasan mu dan kau akan dapat mengalahkan mereka."


"Baik master."


Nasihat dari master adalah ajaran bagi ku.


Aku akan menelaah kata kata nya.


Jangan hanya gunakan kekuatan apa mungkin iblis bertarung hanya mengandalkan kekuatan?


Jika aku melawan mereka dengan menggunakan kekuatan juga, aku pasti akan kalah.


Itu yang di katakan guru.


Guru juga mengatakan taktik.


Kalau begitu aku akan mengecoh para iblis itu.


Neos mulai lari menjauh dari para iblis.


Namun iblis itu mengejar neos.


Sudah ku duga mereka tidak menggunakan akal untuk bertarung benar kata master, jika aku melawan nya dengan kekuatan juga mereka yang lebih unggul karena jumlah nya banyak.


Pertama tama aku akan membuat mereka mati satu persatu.


Neos sudah menggunakan kemampuan berseker nya, jadi kecepatan nya dalam bergerak lebih unggul di banding dengan para iblis.


Tadinya neos ingin membuat lubang di setiap jalan, untuk menjebak para iblis itu untuk masuk ke dalam dan mengubur nya hidup hidup.


Tapi kalau aku menggunakan cara itu pasti akan membutuhkan waktu yang lama.


Kalau begitu aku akan menggunakan cara ke dua ini akan beresiko tinggi jika cara ini gagal aku akan cidera parah.


"Tapi.... sebelum mencoba tidak akan ada yang tau hasil nya kan."


Neos bergerak maju mendekati para iblis neos mengumpulkan seluruh tenaganya pada tangan kanan nya agar tinjunya lebih kuat.


Namun itu mengakibatkan kecepatan nya menurun.


Kind yang melihat neos berlari tersenyum kecil di bibirnya.


"Dia mengerti apa yang ku ucapkan."


Ternyata aku salah dia bukan hanya berbakat, tapi dia juga memiliki potensi untuk menjadi chaser yang kuat.


Ku kira dia hanya orang bodoh yang mencari kekuatan untuk bersenang senang, sepertinya dia akan melakukan apapun untuk bertambah kuat.


Kalau sudah begini mau tidak mau aku harus melatih nya.


Dan dengan tekad yang kuat seperti itu dia akan menjadi chaser yang berbakat.


"Kalau begitu tidak adil kalau murid ku bersemangat sementara aku sebagai gurunya bermalas malasan, aku akan mencontohkan bagaimana cara nya mengalahkan iblis dalam sekali serangan, kalian akan menjadi bahan latihan ku."


Arion tersenyum jahat saat menatap ke arah para iblis di depan nya.


...•••...


Sementara itu, neos membulatkan tekad nya dan maju menerjang ke arah kerumunan iblis.


Namun saat tinjunya hampir sampai didepan para iblis, neos mengubah arah serangan nya ke bawah.


Tanah tepat di bawah iblis itu, seketika ambles ke bawah dan sepuluh iblis itu terjebak ke dalam nya tidak bisa naik keluar.


"Hueh...Berhasil...."


Rencana ku ini memang cukup beresiko dengan gerakan serangan tipuan seperti itu.


Aku baru menyadari nya saat sedang berlari.tanah tepat para iblis itu injak mengalami keretakan karena badan mereka yang besar dan berat.


Aku berfikir jika tanah yang mereka injak di beri beban yang lebih berat pasti akan hancur ke bawah.


Dan itu seperti dugaan ku, saat aku meninju tanah itu. seketika hancur ke bawah.


Iblis iblis yang terjebak ke dalam tanah, masih hidup, dan mencoba untuk keluar dari sana namun arion langsung mengubur kembali tanah itu.