The Destruction Of The World Because Demon

The Destruction Of The World Because Demon
28 [ Di kepung di berbagai arah ]



Neos yang telah bersusah payah membunuh iblis lalu menghampiri arion yang berada di belakangnya.


"Master..... apa kau melihat Pertarungan ku barusan....bagaimana aku hebat bukan."


Neos berteriak menghampiri Arion dengan wajah sombong.


"Yah, itu lumayan bagus kau menggunakan segala cara untuk membunuh iblis itu ternyata tekad ku untuk menjadi kuat bukanlah ucapan semata."


Setelah di puji oleh arion neos makin berlagak sombong didepan nya.


"Fufufu.... benar master tepat sekali apa yang kau ucapkan itu memang benar, puji lah aku lagi puji."


Eeeh... kenapa dia menjadi sombong begini setelah ku puji.


Arion bergumam dalam hatinya dan memasang wajah prihatin ke neos.


"Semoga kau cepat sembuh segera."


Arion mengejek neos yang di samping nya.


"Apa yang master bicara kan aku tidak sakit sama sekali."


"Tapi kau tidak boleh senang dulu, masih banyak perjalanan yang kau kau tempuh untuk menjadi kuat, dan jika kau sudah berpengalaman dalam membunuh iblis jangan bersikap arogan karena kekuatan mu, karena kesombongan akan menghancurkan bagi diri mu sendiri."


Arion menasihati dan memberikan kata kata motivasi pada neos.


"Baik master aku tidak akan berubah sikap walaupun aku sudah kuat nanti."


"Itu bagus, ayo lanjutkan perjalanan lagi."


Arion melanjutkan perjalanan di dunia iblis untuk melatih neos di sana.


...•••...


Sikap neos berubah 180° sebelum nya dia bermulut kasar dan memandang rendah seseorang yang lebih lemah darinya.


Namun setelah di kalahkan oleh dua iblis itu neos tau jika dirinya seharusnya tidak merasa sombong hanya karena mendapat kekuatan, karena masih banyak orang dengan kemampuan special lainnya yang lebih kuat di banding dengan nya.


Dan bukan hanya itu, neos juga berubah sikap karena arion yang telah menyelamatkan nya.


Kejadian yang membuat salah paham antara dirinya dan masyarakat yaitu neos dikira yang membunuh dua iblis yang memiliki kemampuan tinggi.


Neos tidak ingin merebut hak orang lain yang seharusnya arion yang mendapat pujian dari masyarakat dan bukan neos.


Akhirnya setelah berpikir panjang neos memutuskan untuk menjadi kuat, dan menemui arion di segala tempat namun tidak menemukan nya.


Dan saat neos sedang berjalan mencari arion.


Neos tak sengaja melihat arion yang terpingsan setelah membunuh iblis dengan tubuh yang penuh dengan noda darah.


Tujuan neos memegang kepala iblis itu adalah memastikan kekuatan yang di miliki oleh nya.


Tapi baru saja dia memegang nya datang para wartawan dan chaser.


Masalah yang neos miliki akhirnya menjadi panjang dan merembet ke mana mana.


...•••...


Di sisi lain, neos dan arion sedang istirahat dan makan dari bekal persediaan yang mereka bawa.


"Master... bagaimana kau tahu tentang dunia yang iblis tempati ini?"


Neos berbicara dengan mulut yang penuh dengan makanan.


"Habiskan dulu makanan mu baru bicara, makan mu juga belepotan seperti anak kecil saja."


"Uhuk...uhuk....mi-minum."


Neos tersedak saat sedang berbicara.


"Kan sudah ku bilang... nih minum."


"Glegh...glegh...glegh.... ahh segar."


Neos meminum dengan terburu.


"Neos apa kau tau bencana yang terjadi dua tahun yang lalu?"


"Dua tahun lalu... itu kan saat gate para iblis muncul untuk pertama kalinya di dunia, memang nya ada apa master."


Percakapan antara mereka berdua menjadi serius.


"Ya, pada saat gelombang gate iblis muncul pertama kali nya aku melihat keluarga yang terbantai oleh para iblis yang datang, pada saat itu aku tidak sekuat sekarang, aku tidak bisa menyelamatkan keluarga ku dan mereka di bunuh tepat di depan mata ku sendiri."


Arion bercerita tentang masa lalu nya kepada neos.


"Hmm... begitu ya, ternyata master juga punya pengalaman yang kelam seperti itu."


Arion bertanya dengan tangan kanan yang memegang air hangat untuk dia minum.


"Kalau bicara tentang masa lalu ku, bisa dibilang sebelum gate ada pun, semua keluarga ku sudah tewas dari awal karena kecelakaan."


*Sruuupt....


Arion meminum air hangat yang telah dia siapkan sebelumnya.


*Tap...


Arion berhenti minum dan menaruh gelas nya.


"Tapi, menurut ku semua orang pasti memiliki masa masa kelam nya tersendiri dan masa itu ada bukan untuk di ratapi namun masa itu ada untuk kita ambil pelajaran yang berharga dalam hidup, karena masa lalu bagaimana pun juga tidak bisa di ubah tapi masa depan adalah kita yang menentukan."


Neos berkata seperti itu dengan wajah yang tampak serius dan mata yang menatap arion.


Arion yang ada di situ tersentuh dengan kata kata yang di ucapkan oleh neos.


Tak di sangka di balik sifat nya yang seperti itu dia memiliki pemikiran yang dewasa dan tidak terpuruk dalam masa lalu nya.


Arion sedikit tersenyum saat mendengar cerita neos.


Dan kembali meminum air hangat nya.


"Bagaimana master? kata kata ku barusan apa kau merasa tersentuh? kau tahu aku baru saja membaca kata kata yang menarik di sosial media, dan ini adalah waktu yang pas untuk mengeluarkan hal itu di sini. hhm, bagaimana master apa kau tersentuh?"


Arion yang sebelumnya merubah pandangan nya tentang neos langsung berpikir ulang mengenai hal itu.


Alis kiri arion sedikit naik saat mendengar kata kata neos yang adalah kata kata dari internet yang dia ucapkan ulang.


"Hho... jadi begitu ya, ku kira itu semua adalah kebenaran, tapi ternyata itu adalah kata kata yang kau copy paste."


"Itu tidak sepenuhnya benar master."


"Ya, sudahlah waktunya berangkat lagi, ayo kita cari iblis lagi."


"Baik master."


Neos dan arion bersiap untuk berburu iblis agar kemampuan mereka semakin bertambah.


"Master kita akan mencari iblis kemana? dan apa benar ini dunia iblis yang mereka tempati?"


"Ikuti saja aku, ini memang benar tempat dunia para iblis berada, karena sebelumnya aku pernah datang ke sini sendirian."


"Master datang sendirian ke tempat ini, bukankah itu cukup gila untuk datang ke tempat ini sendirian."


Neos mulai berbicara keras kepada arion.


"Ya, yang kau katakan memang benar, tapi jika aku tidak pergi ke dunia iblis ini aku tidak akan sekuat ini sekarang, karena dua tahun yang lalu aku pertama kalinya pergi ke dunia iblis dan mendapatkan banyak pengalaman penting dalam bertarung dengan mereka."


"Jadi tujuan master membawa ku ke sini adalah untuk melatih ku kan?"


"Tidak, dari awal sebelum bertemu dengan mu aku memang sudah ingin ke tempat ini sendirian untuk melatih diriku menjadi lebih kuat lagi."


"Ohh begitu ya."


Neos dan arion mengobrol di sepanjang perjalanan dan setelah beberapa jam berlalu.


"Tunggu neos, aku merasakan ada aura iblis di sini."


"Huh-- celaka--"


Arion mulai melirik ke sekeliling nya, dan berbicara pelan.


"Neos kita sudah di kepung dari segala arah, persiapkan dirimu."


"Baik master."


*Kresk.....


"Tepat seperti dugaan ku."


Arion memegang erat pedang nya.


Di sekeliling mereka berdua muncul iblis dengan badan yang besar dan jumlah yang sangat.


"Master, aku tidak yakin bisa menang melawan iblis sebanyak ini--"


Neos mulai panik karena iblis di sekeliling mereka terlalu banyak.


"Lampaui batas mu, yakin kan diri untuk bisa menang melawan mereka semua!"


Arion membentak neos yang tampak ragu melawan para iblis.


"Dimengerti master."