The Destruction Of The World Because Demon

The Destruction Of The World Because Demon
102 S2 New World [ Perintah Yang Mutlak ]



Like ✓


Komen✓


Vote ✓


hadiah klo ada


Komen... ya bro dan kalo kalian Nemu ada yang typo langsung aja komen biar saya langsung revisi lagi.


Vote atau engga hadiah juga biar nambah banyak ch nya.


_____________________________________


Setelah Arion membuat para Orc sebelumnya menjadi bawahan, dia lalu menyuruh para Orc itu untuk bekerja membantu para bawahan yang lain untuk membangun sebuah kastil.


Namun niat sebenarnya Arion bukan hanya sekedar itu saja, Arion berniat memanfaatkan sisa sisa Orc itu untuk mengulik informasi yang ada di new world ini.


"Yosh, kalau begini bahkan tidak akan sampai 2 hari membangun kastil besar itu." ucap Arion yang sedang berada di didekat area pembangunan.


"Hutan ini seperti nya juga penuh dengan makhluk makhluk yang berbahaya lainnya, aku harus benar benar berhati hati, disini juga pasti ada entitas terkuat yang menjaga tempat ini." Ucap Arion dengan suara pelan.


Tak lama setelah itu, kastil Arion sudah sepenuhnya di buat.


Arion cukup terkejut karena melihat kecepatan pengerjaan yang tak masuk akal begitu.


"Tuan, seperti yang anda perintah kan, kami sudah menyelesaikan keinginan anda tuan." venom dan para bawahan lainnya terlihat berlutut kembali didepan Arion.


"Bagus, sekarang kita akan menyusun rencana di dalam."


Arion pun berjalan paling depan memasuki kastil itu, para bawahan Arion juga mengikuti nya dari belakang.


Saat pertama memasuki kastil itu Arion sangat tertegun dengan dekorasi dekorasi yang para iblis itu buat.


Di dalam kastil itu terdapat singgasana besar di tengahnya dan di sekitar bagian ruang singgasana terdapat patung patung Arion yang sedang berdiri menggunakan pedang, mereka juga membuat patung mereka sendiri dibelakang patung Arion.


Semua nya tertata dengan sangat rapi.


Dan tepat di atas kursi singgasana Arion juga terdapat pedang yabg menyilang di atasnya.


....


....


"Baiklah kalau begitu, aku akan langsung memulai rencana selanjutnya." ucap Arion dengan sangat tegas.


Sementara Arion duduk di singgasana nya, para bawahan yang lain tampak bertekuk lutut di depan Arion.


"Tujuan kita ke tempat ini adalah mengejar salah satu dari demon emperor yang melarikan diri, tapi semenjak pertama kali datang ke tempat ini aku merasakan ada entitas yang setara dengan demon emperor itu sendiri, oleh karena itu sebisa mungkin jangan bertindak terlalu mencolok agar tidak memunculkan kecurigaan." Arion memberikan informasi yang dia ketahui soal new world ini.


Setelah mengatakan itu Arion akhirnya memanggil para Orc yang sebelumnya dia jadikan bawahan.


"Kalian para Orc kemarilah, aku ingin bertanya sesuatu pada kalian." ucap Arion.


Para Orc yang dipanggil pun dengan pun berjalan ke hadapan Arion dengan pelan.


"Tu-tuan, ada apa anda memanggil kami--." para Orc langsung berkata tanpa menundukan kepala nya sedikit pun.


Ketiga bawahan iblis arion langsung dengan sigap memotong perkataan Orc itu.


"Tuan ku yang mulai emperor Ariel, maaf atas kelancangan saya tapi biarkan saya memberikan pada makhluk yang sama sekali tidak sopan berbicara pada anda tanpa rasa hormat sedikit pun." bawahan Arion boxter tiba tiba saja mengatakan itu.


Dan seketika para Orc itu berlutut dan memberikan rasa hormat mereka pada Arion.


"Tidak, tidak perlu mereka sudah langsung bersikap hormat padaku itu sudah cukup sekarang, yang terpenting adalah soal informasi yang akan kutanyakan pada mereka."


Balas Arion, boxter kembali kebelakang tempat sebelumnya.


"Baik tuan." ucap boxter.


Sebelumnya Arion tidak menyangka jika para bawahan Ariel benar benar, akan sesetia ini padanya.


Tapi tidak apalah, itu tidak terlalu penting.


Ucap Arion dalam hati.


"Baiklah kalau begitu, para Orc apa ras manusia hidup di tempat ini?"


tanya Arion.


Salah satu Orc menjawab mewakili Orc yang lain untuk memberikan jawaban.


"Tuan ijinkan saya menjawab, para ras manusia memang hidup dan ada, namun bukan mereka bukan berada di tempat ini, mereka hidup secara berkelompok dan sangat membenci akan monster, mereka akan langsung menyerang jika berhadapan dengan makhluk selain ras mereka."


Arion berpikir sejenak setelah mendengar jawaban dari Orc itu.


Memang benar manusia memang seperti itu, mereka hanya akan menganggap manusia lainnya sebagai kawan dan makhluk selain manusia akan dijadikan sebagai peliharaan ataupun lawan.


Di dunia manapun hukum seperti itu memang benar benar sama.


"Begitu ya, kalau begitu apa yang menyebabkan tempat ini tidak pernah dikunjungi oleh manusia?"


Saat pertanyaan itu Arion keluarkan, tampak para Orc itu sangat ketakutan akan sesuatu.


"Itu... di... di sini ada makhluk yang di sebut sebagai sang dewa penjaga hutan kawasan sini, saya tidak tau bentuk dari dewa itu tapi yang jelas berkat nya para manusia tidak ke sini karena dijaga oleh nya, hutan ini adalah kawasan yang dewa itu jaga."jawab Orc.


"Sosok dewa itu cukup untuk ku selidiki yang jelas kita harus menghindari adanya permusuhan dengan dewa itu, dan juga, venom!"


Arion memanggil venom untuk memberikan nya perintah.


"Menjawab panggilan ku tuan silakan berikan saya perintah." balas venom dengan menundukkan kepalanya.


"Cari tahu tentang dewa yang dimaksud, susuri seluk beluk semua makhluk yang ada di dalam tempat hutan ini."


"Baik tuan."


Sosok dewa penjaga tempat ini ya, mungkin juga itu adalah sosok entitas kuat yang dimaksud itu, tapi sebisa mungkin aku harus menghindari konflik dengan dewa itu.


Ariel, apa kau punya pendapat lain untuk itu?


Arion bertanya lewat pikiran nya sendiri.


"Mungkin saja yang dikatakan oleh Orc itu memang benar, dia juga tampak nya sangat ketakutan saat ingin memberi informasi soal itu." jawab Ariel.


Arion menghentikan percakapan nya dengan Ariel dan berbicara kembali pada para bawahan nya.


"Selanjutnya boxter."


Menanggapi ucapan Arion, boxter langsung menjawab dengan rasa hormat nya.


"Silahkan beri perintah pada saya tuan ku."


"Bagus, kalau begitu tugas mu adalah mencari tahu letak posisi keberadaan para manusia itu, dan sebisa mungkin jangan bertindak secara mencolok."


"Baik tuan ku, saya akan melaksanakan nya dengan baik."


"Yah, bagus, dan yang terakhir, Veneno."


"Baik, tuan silakan berikan saya perintah."


"Tugas mu hampir sama dengan venom tapi perintah kan para penghuni hutan untuk bekerja sama dengan ku, bawa mereka ke sini, tapi sebisa mungkin hindari konflik besar dan satu lagi, ubah penampilan kalian agar tidak terlihat mencurigakan seperti itu, berubah lah menjadi manusia agar menyamar kan identitas kalian, dan bertindak lah sendiri sendiri sementara yang lain jaga kastil ini baik baik."


"Baik tuan!" serentak semua nya berkata secara bersamaan.


Aku juga ingin melihat secara langsung monster monster yang mendiami hutan ini, mereka dapat dijadikan pasukan hidup jika saja aku harus berperang kembali.ucap Arion dalam hati.


Para iblis memiliki kemampuan untuk berubah berubah wujud karena pada dasarnya mereka adalah makhluk yang tidak memiliki jenis kelamin apapun.


Dan mereka juga bisa berubah menjadi perempuan ataupun laki-laki sesuai keinginan mereka sendiri.