The Destruction Of The World Because Demon

The Destruction Of The World Because Demon
67 [ Assassin misterius mendatangi neos]



Tiga hari lamanya semenjak peristiwa red gate terjadi dan selama itulah Arion juga tidak kembali kembali ke dalam guild dan menghilang entah kemana.


Kebenaran dari tewasnya para anggota guild Avengers sekarang menemui titik terang nya.


Dalam acara tv yang membahas tentang Red gate, itu disiarkan langsung pada saat hari kedua setelah peristiwa itu terjadi.


Hanya 8 orang Chaser yang berhasil hidup dan memberikan keterangan nya.


Dan dari 8 orang itu hanya 3 orang yang mengingat sedikit tentang hal itu salah satunya adalah vesto dia menjadi kunci saksi atas peristiwa itu dan memberikan keterangan nya.


Dia mengingat dengan persis siapa yang membantai party nya, yaitu sesosok pria di dalam gate dengan rambut lurus berwana pirang, bertanduk dua di atas kepalanya serta memakai pakaian yang di tutupi jubah berwarna merah kehitaman.


Sontak hal itu membuat dunia mengalami kegemparan karena sosok apa yang bisa bertahan di dalam gate yang mempunyai suhu 2 kali lipat lebih berat di banding suhu di bumi.


Tanggapan vesto pun membuat spekulasi spekulasi muncul di mana mana.


Negara luar yang menjalin kerja sama diplomatis dengan negara Arbanila tidak memberikan tanggapan apapun tentang hal itu.


Bukan hanya itu yang membuat dunia mengalami kehebohan, vesto juga menggambar rupa orang itu meski hanya sedikit yang dia ingat.


Gambar buatan vesto akhirnya banyak dicetak oleh media massa di sebarkan ke seluruh negara Arbanila.


Masalah itu menjadi kontroversi tersendiri bagi negara Arbanila khususnya Ketua Asosiasi Gregory.


Media sosial miliknya banyak di kunjungi oleh orang orang untuk dimintai keterangan mengenai itu.


...••••...


Grandeur Guild.


Di dalam ruangan yang megah Chaser Rank [S] Leon metatron sedang melihat ke arah laptop miliknya.


Dia sedang melihat data data pribadi para Chaser yang ada di negara Arbanila.


Chaser Rank [S] bebas untuk melihat data data semua chaser.


"Kenapa ini, data data mengenai Chaser itu sama sekali tidak ada di sini."


Ucap Leon yang berada di dalam ruangan nya dan pandangan nya fokus terhadap laptopnya.


Dia sedang mencari data lengkap arion.


Namun di dalam nya sama sekali tidak terkuak informasi mengenai kemampuan yang dimiliki oleh arion.


Dan hanya ada nama dan status pribadi miliknya saja.


"Tidak salah lagi... ada yang disembunyikan dari Chaser ini."


Leon langsung menutup laptopnya dan mengambil handphone dari saku celananya.


*Tuuut....


*Tuuut.....


Leon terlihat sedang menelpon seseorang yang tak lain adalah ketua asosiasi Gregory.


"Halo.... ada apa Leon?"


Gregory membalas panggilan telepon dari Leon.


"Ya halo Gregory, apa kau bisa memberikan ku data data Chaser Arion yang lebih mendalam?"


Ucap Leon dengan dingin berbicara langsung tanpa basa basi sedikit pun.


"Untuk apa kau mencari itu?"


Gregory bertanya kembali ada Leon.


Meski mereka berbincang di telepon namun suasana yang intens masih cukup terasa di sana.


Terlebih lagi ruangan tempat Leon berada sangat sepi dan gelap.


Karena Leon menyukai ketenangan.


"Tidak, aku hanya ingin mengetahui saja tentang nya, jadi apa kau bisa memberikan informasi yang lebih lengkap?"


"Sayang nya itu tidak bisa, karena dia sendiri yang menutupi data data pribadi milik nya."


"Baiklah aku mengerti."


Leon langsung menutup percakapan nya saat mengetahui hal itu.


"Ini benar benar mencengangkan, aku sama sekali tidak mendapatkan data apapun mengenai dirinya."


Leon kembali duduk di kursinya saat itu juga.


...••••...


Negara Korea.


Di tempat lain negara Korea Selatan ikut mendengar soal informasi mengenai red gate yang muncul di negara Arbanila.


Karena Ketua Asosiasi Hunter di negara Korea yang bernama Choi he gun, merasa jika Korea menghadapi red gate itu akan lebih mudah diatasi karena kekuatan para Hunter di negara Korea lebih baik dari negara Arbanila.


Dan mereka sama sekali tidak berpikir panjang mengenai hal itu.


Kantor Asosiasi Hunter Korea.


Di dalam kantor Asosiasi Hunter Korea kedatangan salah satu seorang Chaser kelas Absolute, Hunter Baek Yoon go.


Dia terlihat sedang melakukan percakapan dengan Ketua Asosiasi hunter Choi he gun.


"Hunter Baek, ada perlu apa Hunter sekuat dirimu menemui ku?"


Tanya ketua Asosiasi pada Hunter Baek yang ada didepannya sedang berdiri sambil menghisap rokok di mulut nya.


Baek Yoon go langsung duduk dan menjawab pertanyaan Choi he gun.


"Ketua asosiasi Choi, kau tahu kan soal red gate yang muncul di negara lain itu."


Tanya Chaser Baek yoon dengan tampang yang sangat arogan.


"Untuk apa kau memikirkan hal itu? kalau bukan karena menjalin kerja sama dengan negara Arbanila sejujurnya aku tidak berniat membantu mereka!"


Ucap ketua asosiasi Choi yang tampak memandang rendah negara Arbanila.


Itu adalah hak yang wajar karena kekuatan militer suatu negara adalah yang terpenting sekarang dan dilihat dari para Chaser yang ada di dalamnya.


"Aku sependapat dengan mu mengenai itu, tapi asal anda tau, di sana terdapat Chaser yang mempunyai kekuatan setara dengan ku atau bahkan lebih!"


"Huh? Guhk....."


Ketua Asosiasi Choi, hampir memuntahkan kembali minuman yang sebelumnya ia minum.


Dia kaget mendengar hal itu langsung dari mulut Hunter Baek.


"Apa kau serius?"


Choi tampaknya tidak memperdulikan kata kata Hunter Baek meski dari wajah Baek sama sekali tidak terlihat sedang bercanda.


"Apa menurut mu aku berbohong?"


Baek melihat ketua Choi dengan tajam.


Dan Choi akhirnya menyerah dan mempercayai kata kata Baek.


"Tidak, aku hanya terkejut tapi... mana mungkin ada chaser sekuat itu dari negara dengan populasi Chaser rank S yang hanya sedikit."


"Kau akan segera tau sendiri saat melihat kekuatan nya secara langsung, beruntung negara ini menjalin kerja sama dengan negara itu."


Balas Hunter Baek sambil melipat kedua tangan nya di dada.


"Kalau apa yang kau katakan itu benar aku sangat penasaran dengan chaser seperti itu."


Percakapan antara mereka berdua berlanjut panjang setelah nya.


...••••...


Guild Avengers negara Arbanila.


Di kantor guild nya sendiri saat ini neos kedatangan seorang tamu yang tak diundang menggunakan pakaian hitam yang menutupi seluruh tubuh nya.


Pakaian itu sama seperti pakaian yang di gunakan oleh Assassin perempuan yang pernah Arion lawan.


Orang ini bisa masuk ke dalam ruangan ku tanpa ku sadari sedikit pun


Terlihat Arion mengetahui jika sosok itu berniat jahat kepadanya.


Ucap neos dalam hati yang tampak setetes keringat keluar dari keningnya.


"Siapa kau!?"


Tanya neos pada Assassin itu.


"......"


Assassin itu sama sekali tidak memberikan tanggapan apapun pada pertanyaan neos.


Orang ini sangat berbeda dengan yang lain, aku tidak bisa melawan nya.


Neos langsung menyimpulkan bila dirinya tidak sebanding dengan Assassin yang di depannya.


Dan neos mencari telepon genggam nya untuk mencoba menghubungi arion.


"Percuma.... kau tidak akan bisa lari dari sini!"


Assassin itu akhirnya membuka mulutnya.


"Aku sudah mengunci semua akses yang ada di sini."


Ucap Assassin itu sambil mengeluarkan sebilah pisau dari tangan nya.