
Neos dan Sylvia yang bersatu melawan Arion sekaligus ternyata masih tidak cukup kuat untuk membuat Arion kesulitan.
Dua Chaser kelas S itu bahkan tampak kesulitan akibat serangan mereka berdua yang berbenturan satu sama lain.
Meski dua Chaser itu bergabung sekalipun mereka tetap tidak bisa mengalahkan Arion.
...••••...
Neos tampak kesakitan setelah serangan nya beradu dengan Sylvia, namun meski begitu mereka berdua masih belum menyerah untuk memaksa Arion bertarung secara serius.
"Jangan menghalangi jalan ku Sylvia!"
Neos membentak kesal pada Sylvia yang dia rasa telah menghalangi jalannya untuk melakukan serangan.
Namun setelah neos berkata seperti itu, Sylvia membalas ucapan nya dengan ikut marah membentak neos.
"Justru aku yang seharusnya berkata begitu!"
Sylvia dan neos malah bertengkar kecil akibat serangan mereka tidak mengenai Arion.
Arion yang tak jauh dari tempat mereka berdua hanya bergidik melihat kelakuan kedua Chaser itu.
"Ada apa dengan mereka ini, kenapa mereka malah berkelahi sendiri...."
Arion menggaruk kepala belakang nya dengan tangan kanannya meski dia sendiri tidak merasa gatal.
Ternyata itu adalah rencana licik mereka berdua.
Saat di rasa Arion lengah Sylvia dan neos langsing melirik satu sama lain dan menyerang Arion dengan gerakan tercepat mereka.
Namun....
*Boooommmmm......
Saat serangan sudah hampir mengenai Arion mereka berdua langsung terpental keluar ring begitu saja.
"Ups.... maaf, aku terlalu berlebihan ya."
Arion berkata seperti itu saat Sylvia dan neos sudah tak sadarkan diri.
"Uh.... yang benar saja kalian benar benar pingsan...."
Arion yang sedikit tak ada akhlak itu malah meninggalkan neos dan Sylvia yang tak sadarkan diri di ruang latihan.
...••••...
Di sisi lain.
Di sebuah tempat cave Chaser Leon terlihat sedang duduk berdua dengan sesama Chaser kelas S lain.
Chaser itu adalah Aurora Borealis.
Rupanya mereka telah menjalin hubungan asmara satu sama lain.
Kedua pasangan itu menggunakan pakaian yang sangat tertutup dan tergolong seperti bukan sebuah kencan.
Itu karena mereka menghindari media karena jika sampai hubungan mereka ketahuan oleh media pasti itu akan menjadi berita heboh.
Chaser Aurora terlibat mulai membicarakan sesuatu di sana.
"Leon, dari raut wajah mu kau tampak berbeda, apa kau tak senang berjalan dengan ku?"
Chaser Aurora melihat ke arah Leon dengan tatapan yang sangat tajam seolah menusuk.
"Ti-tidak jangan khawatir ini bukan soal itu tapi sepertinya pakaian yang ku pakai membuat ku sedikit gerah."
Leon berkata seperti itu meski kenyataaan nya dia sendiri merasa gugup saat berada didekat Aurora.
Di tambah pakaian Aurora ketat di bagian atas membuat bagian dadanya terlihat jiplakan nya dari luar.
Leon tidak ingin memberitahu nya karena ia berpikir akan dibilang mesum jika menegur nya soal itu.
"Ah baik aku akan melupakan soal pertanyaan ku barusan, tapi apa kau berniat hanya ke tempat ini saja? sejujurnya itu terlalu membosankan untuk di sebut sebuah kencan."
Chaser Aurora berkata dengan ucapan datar dan sangat dingin.
Namun itu adalah hak yang sangat di sukai oleh Chaser Leon.
Tanpa sengaja Leon langsung memegang pipi kiri Chaser Aurora.
Chaser Aurora yang terkejut akan hal itu memegang tangan kanan Leon dengan keras dan mengatakan sesuatu.
"Jangan lupa ini tempat umum, hilangkan pikiran kotor mu itu."
Kata kata Aurora yang dingin membuat Leon menarik tangan nya kembali.
Aurora tergolong mempunyai sifat yang dingin meski dalam hatinya dia memiliki rasa suka pada chaser Leon.
Mereka berdua pada akhirnya berlanjut kencan ke tempat wahana ekstrem.
...••••...
Setelah Arion membuat pingsan dua Chaser Arion dan Sylvia dia tanpa rasa bersalah nya keluar dan pergi ke tempat tinggi di tengah kota.
Arion lebih menyukai ketenangan di atas dari pada harus bersama di keramaian.
Arion tampak sedang memandangi suasana kota yang cukup ramai dengan kendaraan dan orang orang yang sedang berjalan.
Setelah situasi gate red keluar beberapa hari lalu di Amerika entah mengapa gate biasa sekarang sudah semakin jarang keluar.
Hingga orang orang menyangka jika kedamaian sudah terjadi sekarang ini.
Namun meski begitu Arion tidak mempercayai nya karena tidak mungkin gate tiba tiba hilang secara mendadak.
Arion tetap mengantisipasi jika ada gate yang lebih kuat lagi yang akan keluar.
Arion sedang melihat situasi kota tiba tiba langsung terpikir soal perkataan Ariel/ demon emperor sepuluh soal beberapa skill seraphim yang diberikan padanya.
Tanpa pikir panjang Arion langsung membuka status nya.
*Tring.....
Suara notif system lagi lagi berbunyi saat Arion mengecek statusnya.
Dan jendela status muncul didepan Arion.
[ [ Basic Skill ] ]
[ Martial Arts Sword : [ Level 10 Max ]
[ Twin Sword Hell Fire : [ Level 9 ]
[ Blodlust : [ Level 5 ]
[ Speed + 20% : [ Level 6 ]
[ [ Skill Class ] ]
[ Controller Demon Death or life ]
[ Critical Damage attack + 50% ]
[ Steal Level [ 6 ]
[Gift Special Skill: Future Observation]
[ Usurper ]
[ Purification ]
Arion menyadari jika ada suatu baru yang muncul di dalam status miliknya.
"Jadi ini... yang dimaksud oleh system itu.. tali aku masih belum tau apa kegunaan dari skill ini jadi mungkin akan kucoba nanti."
Tak lama setelah Arion mengatakan hal itu.
System miliknya kembali mengeluarkan suara notifikasi.
*Tring....
Setelah suara itu terdengar dalam kepala Arion.
Status Arion langsung menghilang dan di ganti oleh tulisan seperti pesan yang ada di depan Arion.
Tanpa pikir panjang Arion langsung membaca pesan itu.
[ Misi khusus! temukan para bawahan yang berada di lembah tak berujung!]
Pesan itu sangat singkat dan hanya berisi seperti itu saja.
Arion yang tidak mengerti apa yang dimaksud oleh isi pesan itu.
Karena dia sendiri tidak tau tempat lembah tak berujung.
"Apa? apa maksud nya ini? bawahan demon emperor ke sepuluh? lembah tak berujung? apa maksudnya ini aku sama sekali tidak mengerti."
Arion berpikir sejenak selama 5 menit soal isi pesan itu tapi tetap saja dia sama sekali tidak mengerti maksud nya apa.
"Ini membuat kepala ku pusing, untuk apa aku melakukan itu semua, aku sendiri saja sudah cukup aku, tidak memerlukan seorang bawahan."
Arion berbicara sendiri mengenai itu.
Dia benar benar tidak peduli soal misi khusus yang diberikan oleh system meski pada kenyataannya misi itu sangat penting baginya.
...••••...
Di tempat lain.
Para iblis bawahan demon emperor ke tujuh yang di pimpin oleh raguel Ruler Of Gravity.
Sudah bersiap untuk melakukan serangan besar besaran ke bumi.
Pasukan itu sangatlah banyak hingga jumlah nya tak terhitung.
Iblis iblis itu tergolong sebagai iblis tingkat tinggi karena mereka adalah iblis yang terpilih untuk menjadi seorang bawahan salah satu dari demon emperor.
Bukan hanya demon emperor raguel yang memiliki seorang bawahan demon emperor lain juga sama mereka juga memiliki bawahannya masing masing.
Dalam penyerangan ini hanya demon emperor raguel yang menyerang sementara demon emperor lain tidak melakukan pergerakan sama sekali.