The Destruction Of The World Because Demon

The Destruction Of The World Because Demon
37 [ Pertarungan besar murid dan guru ]



Setelah pendaftaran Chaser yang kedua kalinya, Arion akhirnya pulang kembali ke tempat nya.


Namun saat dia sampai ruangan nya tempat tinggal nya di segel dan ruangan kamar nya di kunci.


Sontak Arion langsung kaget dengan itu semua.


"Huh.... apa apaan ini kenapa tempat ini digembok dan dikunci seperti ini!?"


Arion berbicara kencang dan suara Arion menggema di seluruh ruangan.


"Bukannya Gregory bilang dia memberikan ruangan ini padaku? tapi kenapa sekarang aku seperti di usir."


Ah, sial dimana aku akan tinggal sekarang.


Kind duduk di depan pintu ruangan nya, sambil bingung.


Aku hampir tidak memiliki uang sama sekali, setiap keluar untuk makan Gregory sudah menyiapkan nya di dalam ruangan ini.


Tapi sekarang sudah tidak bisa, Akhh sial.


Tapi jika aku pergi ke tempat Gregory apa aku masih bisa tinggal di sini? tidak, itu tidak mungkin dia pasti ada masalah mendadak atau apapun itu hingga menyebabkan aku di usir dari sini.


Arion memikirkan tentang itu sambil duduk kebingungan di depan ruangan nya.


*Ting....krek...krek...


Saat Arion sedang terduduk ada tamu yang tak di undang datang ke tempat nya.


Itu adalah neos, dia membawa makanan di plastik.


"Master..... kenapa ku disini, apa kau melupakan kunci mu?"


Neos berbicara pada Arion yang sedang termenung.


"Oh, rupanya kau ya, ada apa kau kesini?"


Kind dengan wajah yang tampak lelah berbicara pada neos yang berada di depan nya.


"Master ada apa kenapa kau di luar seperti ini, apa yang terjadi?"


Neos bertanya dengan nada khawatir dan cemas.


"Tidak, hanya saja kupikir aku sekarang tidak mempunyai tempat tinggal."


Master tidak mempunyai tempat tinggal? oh yah kalau tidak salah dia diperbolehkan tinggal menetap di sini karena ada Gregory, tapi sepertinya gara gara insiden ku bertarung dengannya master jadi ikut terbawa.


Neos berbicara dalam hati.


"Kalau begitu, kau tinggal di tempat ku saja master lagi pula aku juga belajar padamu untuk menjadi kuat, anggap saja ini timbal balik ku."


Neos mengulurkan tangan nya sambil bicara dengan Arion.


Tidak mungkin juga aku tolak tawaran dia, karena kalau aku tolak aku akan tinggal di mana, tidak mungkin kan aku menjadi gelandangan di jalan.


Dan apa yang dia katakan juga ada benarnya, anggap saja ini bayaran karena aku mengajarinya.


Setelah memikirkan ulang tentang itu Arion akhirnya setuju.


"Baiklah aku setuju, aku tidak akan menolak tawaran mu karena aku tidak punya pilihan lain.


Dengan wajah yang tampak lega arion menerima tawaran neos.


Neos akhirnya membawa Arion untuk menginap di rumah nya.


Setelah beberapa saat neos dan Arion berjalan, Arion akhirnya sampai di kediaman neos.


Kediaman rumah neos.


"Master ayo masuk ke dalam."


"Ah, iya."


Hmm ternyata meski dia sudah menjadi terkenal di media sosial dan di negara ini.


Dia memiliki rumah yang tergolong sederhana ya, tidak seperti para Chaser lain yang memiliki luas tanah mereka sampai berhektar hektar luas nya.


Dia juga orang yang bersih rumah nya sangat rapi dan tidak kotor sama sekali bagus sekali.


Ucap Arion dalam hati.


"Neos, kau tinggal di sini sendiri?"


"Tepat, aku tinggal di sini sendiri master."


Setelah lima menit neos dan Arion berbincang panjang lebar.


Neos akhirnya merebus mie instan untuk mereka makan malam.


...••••...


Gedung Asosiasi Chaser.


Di dalam gedung asosiasi, Gregory tampaknya sudah menyelesaikan semua tugas nya.


Dia sedang melihat ke arah jendela luar dan tangan kanan nya memegang kopi hangat.


Gregory sudah selesai mendata para Chaser yang baru saja masuk mendaftar ulang ke dalam Chaser.


Chaser Arion, sebenarnya aku tidak terlalu mengharapkan nya tapi mengingat kejadian yang baru saja terjadi membuat ku kehilangan minat lagi padanya.


Aku sudah susah payah mengambil sampel pecahan cahaya para Chaser dan karena tidak bisa aku memasukkan nya ke dalam tubuh orang itu.


Namun apa yang terjadi, ku kira dia bisa menjadi aset yang berharga bagi negara ini.


Meski aku telah memberinya banyak kemampuan spesial dia tidak mendapatkan kemampuan yang kuat.


Semua rencana ku sia sia, dia sudah tidak ku butuhkan lagi.


"Crank.....


Gregory membanting gelas nya ke lantai.


Gregory adalah chaser yang memiliki tujuan untuk membuat Chaser yang sangat kuat untuk negara Arbanila.


Gregory akan melakukan segala cara agar rencana nya ini dapat berhasil.


Meski kedengaran nya rencananya ini mulia, tapi dia juga memiliki maksud lain untuk itu.


Gregory ingin membuat Chaser yang sangat kuat bagi wilayah Arbanila dan dia ingin sepenuhnya menggerakkan Chaser terkuat itu dibalik layar.


Gregory ingin melakukan itu agar dia bisa membinasakan semua iblis di negara Arbanila dan menjadi Chaser satu satunya yang menegakan perdamaian di wilayah arbanila.


Setelah perdamaian telah terjadi Gregory akan membuka kedok nya sendiri dan mengumumkan kepada masyarakat bahwa dirinya adakah orang yang menggerakkan Chaser terkuat tersebut, dan menyuruh masyarakat untuk mengikuti dirinya itu adalah prinsip nya menjadi Chaser.


Yaitu perdamaian dunia akan terjadi bila semua orang mengikuti kemauan sang terkuat dan mengikuti apa katanya.


Rencana Gregory ini tidak ada yang mengetahui nya karena memang dia sengaja merahasiakan nya.


...••••...


*Kresk....


"Sepertinya jam segini cocok untuk mencari gate."


Kind sedang bersiap siap keluar mencari gate untuk nya berlatih.


"Master ayo berangkat."


Neos yang di kira Arion sudah tertidur ternyata dia sudah berada i depan nya dengan pakaian yang sudah siap pergi.


"Uah... kau mengagetkan ku, ku kira kau tidur untuk apa kau bangun jam 3 begini?"


Tanya arion pada neos di depannya.


"Untuk berlatih bersama mu tentu nya hihi...."


Neos mengacungkan jari jempol tangan nya dan mengeluarkan senyum lebar di wajah nya.


"Bagaimana kau tahu kalau aku ingin keluar jam segini?"


"Tentu saja aku tau, kau dari tadi memasang reaksi gelisah seperti itu dan aku berkesimpulan kau akan pergi jam segini."


Cih.... dia ini... tersenyum dengan lebar nya di saat saat begini.


Tapi tak apa lah, dia juga murid ku jadi aku juga harus membawa nya untuk berlatih.


Arion berbicara dalam hati.


"Baiklah kalau begitu, neos kau akan ikut berlatih bersama ku malam ini, ayo pergi sekarang."


Arion langsung lari dengan cepat meninggalkan neos di belakang nya


"Tunggu master kau terlalu cepat."


Setelah berusaha mencari kemana mana Arion masih belum menemukan gate.


"Huh... neos apa kau masih belum mengetahui sesuatu tentang gate yang akan muncul?"


Arion bertanya pad neos yang ada di sampingnya.


"Tidak master tapi... kenapa kau ingin bersikeras ke tempat gate lagi master? bukankah kau sudah cukup kuat sekarang."


"Neos apa kau tahu peribahasa tentang singa tidak akan bisa hidup di tempat damai?"


"Peribahasa macam apa itu aku tidak pernah mendengar nya."


"Singa tidak akan bisa hidup di tempat damai, karena sifat alami nya adalah mencari mangsa yang kuat yang akan menjadi pemenang, bagi mereka yang berhak untuk hidup adakah yang kuat, aku juga sama seperti singa itu aku tidak suka tinggal di tempat yang terlalu damai."


"Hooh, begitu ya tapi kedengarannya itu seperti cerita yang kau buat sendiri master."


"Tunggu neos kecilkan suara mu."


Arion tiba tiba menunduk dan menyuruh neos untuk tidak bersuara.


"Master ada apa?"


Neos mengeluarkan suara pelan sambil menunduk ke bawah.


"Ada aura iblis di sekitar sini, aku sedang berkonsentrasi mencari letak posisi nya berada sebaiknya kau diam dulu."


Arion memejamkan matanya dan berkonsentrasi mencari lokasi aura iblis yang dia rasakan, Arion menggunakan Qi nya untuk mencari letak iblis itu berada.


Dengan menggunakan Qi ini Arion dapat mendeteksi langkah, suara, dan serangan musuh yang tidak dapat dia lihat atau pun mencari titik lokasi musuh berada.


"Ketemu.... neos ikuti aku cepat!"


Setelah lima menit Arion berhasil mendapatkan titik koordinat iblis yang dia cari dan dia langsung berlari menuju lokasi.


Semua iblis pasti memegang baru kristal hitam yang dapat membuat mereka keluar masuk menuju dunia iblis dan dunia manusia.


Aku tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini.


Arion berkata dalam hati.


*Hup...hup....


Arion loncat dan berlari ke sana kemari dengan kecepatan yang tinggi.


Seperti dugaan ku iblis ini sangat menyukai tempat tempat lembab dan kotor.


*Srenk.....


Arion mengambil pedang nya yang berada di pinggangnya dan mengayunkan nya ke arah kepala iblis didepannya.


*Trank.....


"Eh?"


Serangan arion berhasil di tahan oleh iblis di depannya.


Iblis itu memegangi pedang arion dan membuka mulut nya lebar lebar.


*Kuahh......


"....!!!"


Iblis itu mengeluarkan api dari mulut nya dengan skala yang luas, membakar seluruh tempat di sekitar Arion.


Arion menghindari serangan api nya dengan menjauh dari iblis itu.


Satu lagi ku temukan iblis dengan kemampuan yang unik seperti naga.


Kemampuan macam apa itu dia bisa menyemburkan api dari mulut nya.


Arion mendengus dalam hati.


Dia benar benar kuat, tapi ini bisa menjadikan diriku lebih kuat dari sebelumnya.


*Tap...tap....


Neos baru saja sampai.


"Master ada apa kenapa tempat ini terbakar."


Sial, aku sempat melupakan nya masih ada neos di sini jika dia ikut dalam pertarungan bisa bisa dia akan ikut terkena dampak nya.


"Neos, sebaiknya kau pergi dari sini dan pastikan tidak ada orang yang mendekati daerah sini."


Arion memerintahkan neos dengan suara yang tegas.


"Tidak master, tempat daerah kita berada memang sangat jarang ada penduduk nya jadi aku ingin ikut bertarung dengan mu master."


Neos menatap arion dengan tatapan semangat yang kuat, tangan neos mengepal kuat dan mengarah kan kepalan tangan nya ke Arion.


Arion tersenyum kecil saat melihat neos yang begitu serius.


"Master, kali ini bukan pertarungan mu saja, tapi ini adalah pertarungan kita berdua."


*Tack....


Kepalan tangan neos dan Arion beradu dengan kencang ini adalah tanda di mulai pertarungan ala mereka.


"Baiklah... persiapkan diri ku neos!"


"Baik... master!!"


*Wrusshhh.....


Neos dan Arion bergerak secara beriringan menyesuaikan jarak serang yang akan mereka keluarkan.


Mereka adalah petarung jarak dekat yang cenderung tidak seimbang.


Namun neos mencoba melawan ketidakmampuan nya untuk bersanding dengan gurunya.


Neos menyerang iblis itu dari atas dan Arion menyerang nya dari bawah.


Neos dan Arion mengkombinasikan serangan yang mereka keluarkan.


Neos menggunakan 85 % kemampuan berseker nya.


Menahan kemampuan yang terlalu besar tubuh neos hanya mampu bertahan beberapa menit jika dia menggunakan 100% kemampuan berseker miliknya.


*Whuuupppp...treskk....


Serangan kombinasi neos dan Arion berhasil di tahan dan iblis itu menyerang dari yang terlemah di antara mereka berdua.


Iblis itu menyerang neos menggunakan ekor tajam yang keluar dari perut nya.


Ekh...sial....aku tidak sempat menghindar.


Serangan tendangan neos ditahan oleh iblis itu dan kaki neos di cengkraman kuat oleh lengan iblis didepan nya.


*Prank.....


"Tidak semudah itu....!"


Arion menggunakan pedang nya untuk memblokir serangan yang mengarah pada neos.


*Whuup...duack....


Arion menggunakan tendangan memutar ke kanan untuk membuat iblis itu terpental.


Cihh... sial... kalau begini terus aku hanya menjadi beban bagi master...


Neos mengeluh dalam hati dan lebih memperkuat semangat nya dalam bertarung.


"Neos... konsentrasi terhadap iblis didepan mu jangan pikirkan yang lain."


"Baik master...."


Neos dan Arion berbincang saat sedang melakukan serangan pada iblis.


Neos membuat serangan yang mengecoh pandangan iblis itu dan membuka kesempatan untuk Arion mendaratkan serangan pada perut nya.


*Khuuuuk....Khuaahh.....


"...!!


"Neos menjauh darinya!!"


Neos yang mendengar Arion berteriak reflek langsung menjauh dari iblis dan menyesuaikan jarak skala serang.


Huh..... tak kusangka dia bisa mengeluarkan uap panas dari dalam perut nya, sebenarnya berapa kemampuan yang dia miliki, sial aku sama sekali tidak mengetahui nya.


Arion kesal dengan keadaan yang terjadi sekarang.


Arion menggigit bibir nya hingga meneteskan darah.


Meski sudah dua lawan satu iblis itu masih kelihatan belum serius melawan kami berdua.


Neos sama seperti Arion dia kesal karena tidak bisa mengalahkan iblis yang ada dihadapannya nya.


"Neos kuat kan tekad mu.... majulah dengan tekad baja neos.....!!"


"Baik master."


*Bhussst....


Neos menggunakan kemampuan mode berseker nya 100 persen kemampuan, menyebabkan kapasitas tubuh nya meningkat 10 kali lipat.


Aku tidak menyangka keadaan nya jadi segenting ini.


*Tsahh.....brashh....


Arion mengeluarkan api merah panas dari pedang nya membuat seluruh pedang nya di balut oleh api.


Neos dan arion menggunakan kemampuan pamungkas mereka masing masing.


Semangat yang ada di dalam diri mereka layak nya api yang berkobar kencang.


"Kita akhiri sekarang neos/master...!!"


Mereka berdua serentak mengatakan hal itu secara bersamaan.


kemampuan berseker neos dia hanya bisa mengendalikan nya selama 5 menit dan jika lebih dari itu dia akan dikendalikan oleh kemampuan nya sendiri dan akhirnya menghancurkan segala nya.


*Druakkkk.....


Ketika neos dan Arion bergerak secara bersamaan kecepatan mereka sangat cepat hingga hempasan angin saat mereka bergerak menghancurkan tanah tanah yang mereka melewati.


Arion menggunakan tubuh nya sebagai tameng untuk membuat celah Arion menyerang.


Tubuh neos sudah diperkuat selama menggunakan kemampuan 100 % mode berseker dia bisa menjadi 2 tipe penyerang dan bertahan.


*Tack...tack...trak...


"Kuoooooohhh....."


Neos menjadi tameng bagi Arion dia memblokir semua semua serangan yang mengarah pada Arion menjadi kan tubuh nya sebagai tanker membuat daya serang nya menurun.


Saat mereka berdua sudah mendekati iblis itu, api yang berada di pedang neos semakin berkobar besar.


"Kaaaahggg...."


Neos terkena serangan iblis didepan nya dan berusaha menerobos pertahanan iblis yang dia lawan.


Arion memberikan serangan terakhir dengan memotong seluruh tubuh iblis itu dengan potongan yang kecil.


*Srank...srank...


Kecepatan Arion dalam memotong iblis itu sangat cepat hingga membuat iblis tidak mampu menghindari nya dan mati.