The Destruction Of The World Because Demon

The Destruction Of The World Because Demon
44 [Pembantaian di negara Arbanila]



Para chaser di negara Arbanila saat ini sedang melakukan pertempuran besar besaran.


Seluruh kekuatan Chaser yang di miliki oleh negara Arbanila di kerahkan untuk mengatasi semua kekacauan yang terjadi.


Kondisi Arbanila yang sebelumnya diberitakan dalam kondisi siaga 1 menjadi berubah menjadi siaga 3 karena kemunculan iblis dari gate lebih banyak dari sebelumnya.


Para masyarakat ketakutan dan panik berlarian ke sana kemari untuk mencari tempat berlindung.


...••••...


"Aaah, sekarang kita sudah tamat dunia akan hancur....!!!"


Salah satu seorang masyarakat berlari sambil mengatakan itu.


"Aaah, tolong iblis sudah semakin banyak bermunculan tolong!!"


Iblis yang lain lepas dari pengawasan para Chaser Rank [A] dan mulai mengejar masyarakat sipil.


"Korban jiwa semakin bertambah kondisi penduduk Arbanila saat ini mengalami kehancuran, para iblis sudah lebih banyak keluar dari gate-- Aaahk."


Reporter televisi yang sedang bertugas memberitahu keadaan di mangsa oleh iblis dibelakang nya.


"Aaakkkkhhhh.... tolo--"


Teriakan para masyarakat terdengar sangat jelas, para Chaser Rank [A] sedang mengatasi gate yang ada di perbatasan, mereka tidak tau jika gate juga akan muncul di tempat lainnya.


Sementara chaser rank [B] sudah kalah telak dengan para iblis.


Mereka ikut berlarian layaknya masyarakat lainnya.


"Aaakhh.... tidak....aku tidak ingin mati!!"


Teriakan masyarakat terdengar di seluruh area kota.


Chaser rank [A] yang mendengar itu langsung berlari ke arah para masyarakat berada.


"Amankan posisi lindungi masyarakat sekarang!"


Salah satu chaser rank [A] berteriak memerintahkan Chaser Rank [A] lainnya untuk memprioritaskan keamanan masyarakat.


Negara negara lain yang melihat kejadian itu berinisiatif untuk menerjunkan pasukan menuju Arbanila.


Namun Gregory merasa terlalu memalukan jika negara Arbanila di bantu oleh negara lain.


Dan Gregory menolak secara halus tawaran itu dan mengatakan jika negara Arbanila sendiri bisa mengatasi masalah ini.


Gelombang gate muncul di mana mana semua teriakan keputusasaan terdengar jelas di negara Arbanila.


Kejadian 2 tahun yang lalu kemunculan gate untuk pertama kalinya, itu hampir sama dengan yang sekarang terjadi.


Semua masyarakat mencari tempat bersembunyi yang paling aman agar mereka bisa tetap hidup.


...••••...


Sementara itu di sisi lain para Chaser Rank [S] sama sekali tidak tau mengenai kemunculan iblis yang sangat banyak di tengah kota.


Karena mereka juga sedang menjalankan misi untuk menaklukkan organisasi League demon villain.


Rank [S] mengatur strategi untuk mengejutkan organisasi itu.


Mereka akan melakukan serangan mendadak.


Para chaser Rank [S] mulai memasuki markas League demon villain dari belakang.


"Rencana akan di jalankan sekarang, kita akan menyusup ke dalam bagian belakang markas itu dan langsung menyerang dengan brutal."


Chaser neos memberikan perintah pada chaser [S] lainnya karena mereka menganggap neos ahli mengatur strategi.


Para chaser melakukan rencana itu diam diam agar tidak diketahui oleh musuh.


"Jalan kan sekarang..."


Chaser [S] bersembunyi di balik bangunan kosong.


Mereka sedang mengatur strategi.


Namun saat sedang mengatur strategi ada yang janggal dengan keadaan di sana.


Organisasi itu tampak sepi tidak ada satupun anggota nya.


"Tunggu dulu."


"...?


Neos berhenti bicara dan menyuruh Chaser lain untuk berhenti.


*Nyut....nyut....nyuttttt!!!"


"Menjauh dari sini!!"


"....!!!"


*Nyuuuuueeeeet.....duarhhhh.....


Sesaat setelah neos berkata seperti itu tempat yang mereka singgahi sebelumnya meledak.


"Urrgh...!!"


Chaser Rank [S] ada yang terkena serpihan tanah akibat ledakan.


Namun untungnya semua masih selamat dan tidak ada korban jiwa di pihak Chaser [S].


"Apa ini siapa yang menaruh bom di sini!?"


Kano Chaser rank [S] bertanya dengan keadaan yang terjadi sekarang.


Namun para Chaser terdiam seketika dengan apa yang mereka lihat di hadapan mereka.


"Itu kami..."


Didepan mereka ada banyak manusia iblis anggota dari League demon villain.


"Hah? kenapa mereka tau kita ada di sini?"


Salah satu chaser bertanya dengan nada bingung.


"Hoi...hoi..hoi... bukannya mereka tidak tau tentang rencana ini, kenapa mereka tiba tiba sudah ada didepan kita seperti ini."


Chaser yang lainnya mulai mengajukan pertanyaan.


"Para penegak keadilan sekalian para Chaser atau apapun itu, selamat datang di markas kami, League demon villain, kami sudah menyambut kalian dengan hangat seperti ini, apa kalian merasa terpuji? huh?"


Anggota demon villain mulai berbicara mengejek para chaser di hadapan nya.


"Kenapa kalian bisa mengetahui rencana kita sialan!!"


Chaser Jack mulai marah dengan apa yang terjadi.


"Hmm, soal itu... bagaimana jika kami mengatakan, bahwa kami memiliki pengamat di anggota kalian apa kalian percaya dengan itu?"


Demon human itu menjawab pertanyaan Jack.


"Ooh, jadi begitu ya, tak heran jika seperti ini jadinya, ternyata di antara kita ada yang menjadi mata mata di organisasi ini."


*Kreekt....


Jack menggesekan giginya sendiri karena kesal.


Karena dia tidak menyangka jika ada mata mata yang selama ini bersembunyi.


Bukan hanya Jack yang kesal Chaser [S] juga kesal dengan yang terjadi pada sekarang.


Dan para Chaser [S] mulai saling menuduh dengan chaser lainnya.


Namun mereka menahan nya, karena didepan mereka ada masalah yang lebih penting.


"Kami berpikir bahwa rencana penyerapan ini akan menguntungkan kami, tapi ternyata rencana ini sudah kalian ketahui ya."


Neos angkat bicara dengan situasi yang menjadi gawat.


"Hahah....benar...benar... apa yang kau ucapkan itu memang benar, situasi kalian sekarang sudah berbalik, kalian semua.... akan mati... sekarang juga!!"


*Whuusshhh......


Salah satu anggota demon human menyerang neos secara mendadak.


"Tapi.... kalian melupakan satu hal..."


Ucap neos sambil tersenyum kecil saat lawannya mulai maju menyerang.


*Zruuut.....Duack......


Demon human itu langsung jatuh seketika terkena tinjuan dari tangan kanan neos.


Hingga bekas pukulan nya tercetak di wajah nya.


"Kau terlaku meremehkan ku."


Neos mengalahkan demon human itu hanya dengan 1 serangan tepat di wajah nya.


Demon human langsung tewas di tempat.


Para demon human lain, yang melihat hal itu langsung terkejut dan panik, melihat temannya mati.


"Cih, jangan sombong dulu sialan, sekarang bunuh mereka semua!!"


Salah satu demon memerintahkan yang lain untuk maju menyerang para Chaser.


*Grudugh.....


*Grudugh.....


*Grudugh.....


Suara langkah dari banyak nya pasukan league demon villain membuat tanah tanah yang mereka pijak sampai retak.


Namun di sisi lain para Chaser Rank [S] masih tetap santai dengan banyak nya jumlah demon didepan mereka.


"Ahh, mereka terlalu lemah, aku biar aku saja yang menghadapi mereka."


Viola Algeria maju terlebih dahulu dengan pakaian ala bertempur dan sepatu hak yang tinggi berwarna merah.


Dia bahkan tidak kesulitan berjalan meski memakai benda serumit itu di kakinya.


"....."


...••••...


Viola maju sendirian dengan penuh percaya diri.


"Ku pikir lawan nya akan lebih menarik, ternyata hanya semut yang berkumpul saja rupanya."


Viola meremehkan semua demon didepan nya.


"Sekarang.....mati!!"


demon human sudah sampai di hadapan viola dengan menggunakan cakar nya mereka berniat menyerang tubuh viola dengan itu.


*Zrackk.....


*Drack.....


Para iblis terpental hanya dengan sekali gerakan dari kaki viola.


Bukan hanya viola namun para Chaser rank [S] ikut maju serentak saat itu juga.


"Untuk apa kalian maju, biarkan aku melawan mereka--"


Viola marah dengan para chaser yang maju tanpa berkata apa apa.


"Kita maju secara berkelompok jangan bersikap seperti itu Viola, terlebih lagi bukan hanya mau yang ingin bermain dengan mereka."


Chaser kano melemparkan senyum pahit pada para demon human.


Sementara itu neos hanya terdiam melihat tingkah para Chaser yang menganggap ini seperti permainan.


"Ah, aku tidak peduli dengan mu!!"


Viola meninggalkan pesan itu pada kano dan langsung pergi ke menyerang para demi human.


*Druack....


*Graaaukhhh.....


Suara dari daging demi human yang terkoyak karena terkena serangan dari sepatu hak viola memekakan telinga.


Begitu juga para Chaser perempuan yang lain.


Mereka membunuh demi human itu hanya dengan mengandalkan kaki mereka.


Meski tergolong perempuan ketiga Chaser wanita itu sanggup membunuh demi human hanya dengan mengandalkan tubuh mereka.


Pakaian ketiga perempuan itu dipenuhi dengan darah para demi human yang tewas secara mengenaskan.


Kepala mereka tersobek terkena badan mereka sudah tak terbentuk dan organ dalam mereka bercecer di mana mana.


Setelah sepuluh menit semua chaser berhasil mengalahkan anggota league demon villain dengan sangat mudah.


Mereka bahkan hanya terkesan bermain main dengan musuh nya.


Bau amis darah dari para iblis semakin menyengat.


Mereka sama sekali tidak berpikir untuk membiarkan satu iblis pun hidup.


"Oi...oi..oi... bukankah itu berlebihan, untuk apa kau memasukan tangan mu ke dalam mulut iblis itu?"


Chaser neos berkomentar dengan apa yang di lakukan viola.


"Uek, itu menjijikan viola kenapa kau memasukan tangan mu sendiri ke dalam mulut iblis itu."


"Itu sangat menjijikan viola hentikan itu, lihat iblis itu juga sepertinya masih hidup."


Para chaser yang lain mulai kesal dengan perilaku aneh viola yang memasukkan tangan nya sendiri ke dalam mulut demi human.


"Aahh, apakah begitu? tapi kurasa ini menyenangkan bagiku, apa kalian ingin ikut mencobanya?"


*Sreet...


Viola menarik iblis itu secara paksa dan menunjukan tangan nya yang berada di dalam mulut iblis itu didepan mereka.


"Uhh, menjijikan."


Chaser Aurora memandang viola dengan wajah yang tampak kesal.


"Apa dia kelainan atau apa? kenapa dia sangat menyukai hal seperti itu?"


Chaser kano bertanya pada chaser lainnya.


"Di sebut kelainan itu terlalu kasar, dia lebih seperti masokis jika seperti itu."


Viola lebih memasukan tangan nya ke dalam mulut demi human itu dan lebih terus memasukan nya.


"Nikmat....nikmat....ini sangat nikmat..."


Dia benar benar sudah seperti kurang waras.


Neos berkata dalam hati.


"Sepertinya di sini sudah tidak ada, tapi kurasa mereka tidak sekuat seperti yang di bicarakan."


Galliard mulai berbicara tentang organisasi League demon villain.


"Tidak, tapi menurut ku, ada rencana lain yang organisasi ini lakukan, sekarang."


Neos mulai berkomentar.


"Yah, mengingat mereka juga sebelumnya mengatakan tentang penghianat yang ad di kubu kita."


Lobov mulai berkomentar.


"Jangan pikirkan soal itu dulu bereskan semua masalah dan kita akan membahas hal itu."


Carlos menjawab apa yang dikatakan lobov.


*Duarrrhh.......


Tak lama saat Chaser rank [S] mengobrol, terdengar suara ledakan di arah kota.


"Apa itu?"


Ucap Jack.


"Itu tidak penting cepat ke sana."


Galliard Crimson langsung bergerak menuju tempat terjadinya ledakan.


*Scraattt......


Viola langsung menarik kepala Iblis itu dari dalam hingga kepalanya terputus.


Dan viola ikut menuju lokasi ledakan.


...••••...


Kota Arbanila


Kondisi kota semakin hancur karena iblis yang semakin banyak berdatangan keluar dari gate.


Para masyarakat berlarian ke sana kemari mencari perlindungan.


Para negara lain yang melihat hal itu hanya bisa diam karena tawaran mereka yang sebelumnya sudah ditolak mentah mentah oleh ketua Asosiasi Gregory.


Tak lama kemudian belum habis masalah mengenai para iblis yang berdatangan.


Ada 9 demi human yang menyerang ke arah para masyarakat sipil.


Mereka menghancurkan semua bangunan gedung dan apapun yang ada di hadapan mereka.


9 demi human itu adalah eksekutif penting yang ada di dalam organisasi League demon villain.


Mereka sengaja menumbalkan anak buah mereka untuk menghabisi para masyarakat yang lemah.


Karena mereka sama sekali tidak ingin manusia lemah hidup di bumi.


Prinsip mereka adalah yang lemah tidak pantas hidup dan yang kuat akan paling berkuasa.


Pemikiran mereka hampir sama dengan pemikiran Gregory meski hanya sedikit.


Pemikiran Gregory adalah all for one yaitu manusia yang lebih lemah harus tunduk dan patuh terhadap manusia yang lebih kuat.


Serta mengikuti apa yang di perintahkan nya.


Namun perbedaan dari kedua nya adalah Gregory ingin menyatukan para masyarakat dengan menggerakkan orang kuat itu di balik layar.


Dan itu dia anggap sebagai suatu kebenaran.atas tindakan nya namun Gregory tidak berniat untuk menghancurkan orang lemah namun sebaliknya Gregory ingin melindungi mereka dengan bantuan 1 orang yang paling kuat untuk melindungi semua nya.


Sementara prinsip League demon villain adalah mengubah dunia menjadi lebih baik dan menghancurkan sistem pemerintahan yang ada di seluruh dunia serta mengubah nya sesuai yang mereka ingin kan.


Dan membunuh semua manusia lemah yang ada di dunia karena menjadi lemah adalah dosa terbesar yang harus di bayar dengan kematian.


Itu adalah prinsip League demon villain.


...••••...


Chaser tingkat [A] dan tingkat [B] yang menjaga para masyarakat sangat kewalahan dengan banyak nya para iblis yang muncul.


Di tambah 9 eksekutif league demon villain yang muncul itu membuat mereka semakin terpojok.


Para masyarakat meneriaki keberadaan para Chaser [S] yang seharusnya menjadi pelindung terkuat yang ada di negara ini namun sekarang entah pergi kemana.


"Tolong....seseorang tolong ak--"


*Scraaot.....


Kepala para masyarakat satu persatu terpotong oleh serangan demon human.


Salah satu orang memasuki mobil dan berniat menabrak demon human itu.


Namun sama sekali tidak mempan mobil yang di tumpangi meledak terkena serangan demon human.


Di kota banyak mayat tergeletak tak bernyawa dengan anggota tubuh yang sudah terpotong dan berserakan di mana mana.


...••••...


Para chaser rank [S] mendengar suara ledakan itu berasal dan langsung menuju kota.


"Huh? apa apaan ini kenapa semuanya hancur seperti ini, kenapa bisa ada banyak mayat dan tergeletak di sini iblis SIALAAAAAANNNN.....!!!"


Galliard Crimson yang melihat kejadian pembantaian di kota dipenuhi dengan amarah yang memuncak.