The Destruction Of The World Because Demon

The Destruction Of The World Because Demon
69 [ Pernyataan perang ]



Setelah dirasa pertarungan neos mustahil untuk dimenangkan, Arion akhirnya keluar dari persembunyian nya untuk menggantikan pertarungan mereka neos yang sama sekali tidak seimbang dengan lawan nya.


...••••...


Arion mulai berjalan mendekati Assassin itu sedikit demi sedikit.


Dia sama sekali tidak berpikir akan melepaskan mangsa nya lagi 2 kali, saat ini Arion bersungguh sungguh untuk menangkap Assassin itu untuk di interogasi.


*Tap....


*Tap....


*Tap....


Langkah Arion semakin mendekat ke arah Assassin itu, dia terlihat tidak menggenggam pedang nya dan hanya maju menggunakan tangan kosong.


Di sisi lain Assassin itu memandang Arion dengan rendah dan culas.


Dia sangat percaya diri sekali dengan kekuatan nya.


Pria ini, aku sudah mengetahui tentang nya, mungkin orang ini yang dimaksud oleh Hawks.


Ini kesempatan ku untuk melihat seberapa kuat Chaser ini!!


Assassin itu berteriak mengatakan hal itu di dalam hatinya, dan maju menyerang Arion.


Dia menyerang dengan sama sama menggunakan tangan kosong karena pisau dagger miliknya tertancap di atas langit langit ruangan.


"Ini cukup nostalgia bertarung seseorang seperti mu."


Ucap Arion dengan entengnya mengatakan hal Itu.


Assassin itu mulai melayangkan serangan tinju nya pada kepala arion.


Namun Arion hanya terkekeh kecil saat melihat hal itu, dia berniat untuk beradu tinju dengan Assassin sebagai lawan nya.


*Buuummm.....


Serangan tinju mereka berbenturan satu sama lain, namun tidak ada hempasan angin sama sekali yang keluar, dan hanya ada suara tulang patah bercampur dengan suara jeritan setelah nya.


*Kretak....


*Kretak....


"Aaaakkkhhh..... b-brengsek.... ta-tangan ku!!"


Assassin itu berteriak kesakitan saat lengan kanan nya bengkok akibat konfrontasi dengan tangan Arion.


Lengan Assassin itu terlihat bengkok dan seluruh tulang nya terlihat keluar dari tangan nya.


"Jangan pura pura, luka sekecil itu akan langsung sembuh bagi manusia iblis seperti mu!"


Arion mengetahui jika itu adalah akal bulus Assassin itu agar Arion lengah.


Setelah Arion mengatakan hal itu, Assassin itu terdiam sejenak dan mengatakan sesuatu setelah nya.


"Ah, sayang sekali, ternyata kau lebih cerdik dari dugaan ku."


*Crsshh.....


Tangan Assassin yang sebelumnya hancur parah seketika menjadi pulih sepenuhnya.


Tangan nya beregenerasi dan memperbaiki semua kerusakan yang dia terima barusan.


Arion sama sekali tidak terkejut melihat itu karena dia pernah melihat hal yang serupa beberapa bulan yang lalu.


Assassin itu berpikir jika lawan nya kali ini tidak bisa ditangani dengan cara biasa, dan akhirnya menggunakan cara terakhir untuk melawan Arion.


*Plassh....


Assassin itu melepaskan jubah penutup yang dia pakai.


Neos yang ada di tempat itu terkejut dan sedikit tidak percaya dengan kenyataan yang dia lihat.


"Chaser Violet? apa dia benar chaser violet?"


Neos bertanya pada Arion, yang sedang berdiri didepannya.


Meski dia sudah pernah bertemu nya, dia telah lupa akan hal itu karena luka yang dialami sebelumnya.


"Jangan bersandiwara bodoh Chaser neos, sejujurnya aku ke sini ingin membunuh mu, tapi aku tidak menyangka akan dipojokan seperti ini."


Ucap violet, dia tidak mengetahui jika neos amnesia.


Di sisi lain Arion sama sekali tidak terkejut dengan itu karena dia sudah menduganya sebelumnya.


"Untuk apa kau membuka kedok ku sendiri di sini? meski berwujud manusia pun aku sama sekali tidak akan berbelas kasih pada iblis seperti mu."


Arion berpikir jika violet membuka kedoknya untuk menarik simpati Arion agar bisa lepas dari sana, namun itu semua hanya pemikiran Arion dan sama sekali tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.


Neos hanya terdiam melihat pembicaraan mereka berdua.


"Sepertinya kau salah paham mengenai ini."


*Thrummbbbbb.....


Seketika tubuh violet menjadi besar dan otot otot tangan kaki yang ada di tubuh nya ikut membesar secara drastis.


Tubuh nya semakin membengkak dan perlahan lahan berubah menjadi iblis.


Penampilan violet sangat berbeda sekarang, dia sudah mirip seperti yang iblis yang mempunyai ukuran tinggi dan badan yang besar, rambutnya juga ikut berubah menjadi warna hitam kemerahan.


Di sekujur tubuh nya penuh dengan banyak pasak pasak berwarna hitam tajam.


Violet telah bertransformasi sepenuhnya menjadi iblis.


Neos semakin di buat bingung karena nya.


"Master, apa apaan--"


"Aku akan menjelaskan semuanya pada mu saat masalah ini selesai."


Ucap Arion yang menyela perkataan neos.


"Hooh... bagaimana pun juga iblis tetap lah iblis."


*Crak...


Arion memegang pedang milik nya yang ada di pinggang kanan nya.


Violet yang telah berubah sepenuhnya menjadi iblis mengamuk tidak karuan merusak semua nya yang ada di dalam ruangan.


Violet tampak seperti tak terkendali.


Dan selang beberapa menit akhirnya dia bisa menyesuaikan kembali kesadaran nya.


Dan dengan marah menyerang Arion dengan melemparkan pasak pasak hitam yang menempel di tubuhnya.


*Kiiiing.....


Namun Arion masih dengan santai berjalan ke arah violet sambil menebas semua pasak pasak hitam itu layaknya menebas kotoran burung yang jatuh.


*Trank....


*Trank...


*Trank....


"Ap--apa apaan manusia ini!!"


Violet semakin panik saat Arion hampir dekat dengannya, dia lebih banyak mengeluarkan pasak hitam untuk menyerang Arion.


Namun sia sia, serangan nya sama sekali tidak berguna dihadapan Arion.


*Srek...


Langkah Arion terhenti saat dia merasa sudah hampir dekat dengan violet.


Dan.


*Splash.....


Arion menarik pedang nya dengan kecepatan yang tak terukur hingga memotong tubuh bagian bawah violet.


*Cngrklank....


Tiba tiba suara retakan muncul dari dinding dinding udara hingga akhirnya suara retakan itu berubah menjadi suara pecahan yang menyebar.


Ruangan yang sebelumnya terisolasi berubah kembali seperti sedia kala.


Arion dan neos sedikit terkejut karena ruangan sudah dipenuhi oleh para anggota guild Avengers.


Mereka mengkhawatirkan guild master mereka yaitu neos karena dia hilang secara mendadak sebelumnya.


Namun rasa khawatir itu berubah saat para anggota Chaser yang lain melihat iblis besar dengan setengah badan yang telah terkapar.


*Kresk....


Tangan iblis violet masih bergerak meski setengah badan nya telah hilang.


"Ketua neos, apa yang anda lakukan, kenapa bisa ada iblis di dalam...."


Ucap anggota Avengers secara bersamaan.


Mereka langsung berkumpul mengelilingi iblis itu, dan melakukan penjagaan ketat.


Di sisi lain, Arion kepikiran suatu hal, karena dia melihat iblis violet belum mati.


"Semua nya minggir, ini biar aku yang tangani, jangan berikan pendapat apapun tentang ini, dan aku ingin kalian mengumpulkan para wartawan sebanyak banyak nya sekarang..."


Ucap Arion dengan suara lantang, Chaser yang lain mengikuti apa yang di perintahkan dan sama sekali tidak bertanya lagi.


Saat para Chaser yang lain, telah pergi, neos bertanya kembali pada Arion.


"Master, sebenarnya apa yang kau ingin lakukan dengan memanggil wartawan?"


Tanya neos dengan pelan.


"Lihat saja nanti!"


Neos hanya membalas pertanyaan nya dengan singkat dan langsung pergi menuju lantai paling bawah guild.


...••••...


Saat ini pukul 21:00 malam, semua wartawan telah kumpul di luar guild.


Para anggota Chaser Avengers yang lain telah mengikuti apa yang Arion perintah kan.


Mereka berkumpul hingga berdesak desakan sambil membawa kameranya.


Salah satu wartawan bertanya pada wartawan lainnya.


"Sobat, jarang sekali kita ada panggilan langsung seperti ini apa kau tahu kenapa kita dipanggil?"


Tanya wartawan itu pada wartawan yang lain.


"Aku tidak tau tapi pasti kita akan mendapatkan berita yang menarik di sini..."


"Ya benar, sebaiknya kau jangan banyak bicara terus arahkan saja kamera mu ke depan pintu masuk guild."


Ucap wartawan yang lain.


Lampu lampu sorot memenuhi area depan guild.


Tepat di depan guild juga telah disediakan mik pengeras suara dan alas di bawah nya.


*Trek.....


*Trek....


*Trek....


Suara langkah kaki Arion yang berjalan keluar bersama dengan Neos.


Para wartawan mengambil foto Arion namun saat Arion keluar sepenuhnya semua orang yang ada ditempat menjadi terdiam.


Mereka tampak diam melihat Arion yang menyeret iblis besar menuju keluar.


"Whooaaa... gila apa apaan itu..."


"Apa yang dia ingin lakukan!"


Semua wartawan berteriak dengan keras.


Arion berhenti didepan mik yang telah disediakan.


Dan mengucapkan satu kata pada para wartawan.


"Semua nya diam! dan video kan ini baik baik."


Di sana juga telah ada presenter tv yang melihat hal itu secara live.


Dan kejadian itu disaksikan oleh seluruh orang di negara Arbanila.


Di sisi lain.


Para chaser kelas S seperti Leon metatron dan yang lainnya ikut melihat hal itu dari televisi maupun handphone.


"Apa lagi yang ingin dilakukan si bodoh itu, buat apa dia membawa iblis sebesar itu ke dalam guild."


Ucap Chaser kelas S Galliard Crimson yang melihat hal itu lewat tv yang ada di dalam guild miliknya.


Begitu juga guild master guild yang lain mereka ikut melihat hal itu.


"Perhatikan ini baik baik!! kuharap kalian semua organisasi manusia iblis bodoh yang mengaku ngaku ingin menguasai seluruh dunia, melihat hal ini, aku menantang semua anggota eksekutif dan semua anggota league demon villain untuk berhadapan dengan ku hentikan permainan bodoh kalian! ini yang ada di hadapan kalian adalah salah satu anggota eksekutif league demon villain nasibnya akan berakhir di sini...!!"


Arion berbicara dengan keras pada kamera video yang ada di sana.


Setelah mengatakan hal itu Arion mengambil pedang dari pinggang nya dan memenggal kepala iblis violet itu.


*Crashhh.....


Darah seketika keluar dari leher yang terpenggal namun Arion menggunakan api hitam nya untuk sekaligus membakar tubuh violet.


Kondisi di sana mendadak hening karena hal itu karena Arion dengan berani menantang seluruh anggota league demon villain untuk berperang melawannya.