
Kalau suka Jan lupa vote.
____________________________________
Sehari setelah peristiwa red gate berakhir, Guild Avengers menjadi bahan sorotan media.
Pasalnya dalam kejadian itu, hanya beberapa orang yang berhasil selamat dan sisanya telah mati.
Para chaser yang berhasil pulang dari Raid itu, menjadi trauma berat akibat para iblis itu.
Dan yang paling di sorot atas insiden itu adalah Arion Azazel, Chaser peringkat E yang berhasil mengatasi red gate.
Nama Arion menjadi terkenal karena dia adalah satu satunya Chaser Rank E yang memiliki kualitas lebih baik di banding dengan chaser kelas [S].
Chaser Rank E arion yang selama ini hanya dipandang sebelah mata sekarang telah menjadi terkenal namanya sampai ke seluruh dunia.
...••••...
Setelah kejadian itu, Arion mengasingkan diri ke atas sebuah gedung.
Dia melakukan hal itu agar dia tidak tersorot oleh media massa.
Namun meski begitu masih ada banyak orang yang memiliki pandangan buruk tentang Arion.
Mereka mengungkit kesalahan kesalahan yang Arion lakukan.
Contoh merek berkomentar, di media sosial, 'kenapa Chaser Arion tidak ada saat penyerangan terjadi?'
'Kemana dia saat semua Chaser Arbanila sedang berperang?'
'Red gate itu pasti hanya berisi iblis lemah'
Dan masih banyak lagi hatters di media sosial tepat nya di Instagram yang menghujat Arion meski Arion telah mengatasi red gate.
Overseer yang ada ditempat kejadian juga memberikan klarifikasi nya atas munculnya gate merah itu bahwa kapasitas kekuatan yang keluar di dalamnya sama sekali tidak bisa di ukur oleh alat.
Oleh karena itu disimpulkan bahwa red gate tergolong kasus unik karena alat yang di pakai tidak dapat mengidentifikasi nya.
Semua chaser yang selamat di undang untuk memberikan informasi terkait hal itu dan mereka semua menyetujui nya karena acara tv itu mematok harga besar agar para Chaser menerima undangan mereka.
Namun meski begitu ada satu chaser yang peran nya sangat penting dalam insiden red gate namun dia menolak untuk memberikan tanggapan.
Arion, dia sama sekali tidak tertarik walaupun telah diundang oleh acara tv untuk memberikan kesaksian.
Padahal acara tv tersebut sudah mengiming-imingi Arion dengan uang yang banyak tapi dia sama sekali tidak berniat untuk pergi.
Dan pada akhirnya neos selaku Guild master Avengers memberitahu lewat media sosial nya bahwa Arion sama sekali tidak bisa dibujuk dengan apapun karena dia tidak tertarik, itu adalah kata kata yang neos tulis di unggahan Twitter nya.
Semua nya mengerti apa yang neos katakan dan acara acara tv akhirnya berhenti untuk mengundang Arion.
Namun Arion belum mengetahui hal itu karena dia tidak kemana mana selain berada di atas gedung tinggi.
...••••...
Tempat berpindah ke lokasi Arion berada.
*Syuut~
Angin malam berhembus dengan pelan dan lembut menerpa badan Arion.
Saat ini dia sedang berdiri di atas gedung yang mempunyai ketinggian 60 meter.
Dia berdiri sambil melihat lihat keadaan di kota di bawah gelap nya langit malam.
"Huuuh.... ternyata masih banyak yang belum ku ketahui tentang para iblis itu."
Ucap Arion yang memejamkan matanya sambil menarik napas dalam dalam.
Arion membuka matanya dan langsung duduk setelah mengatakan hal itu.
Ucap Arion berkata pelan dan menggigit bibirnya untuk mendinginkan emosi nya.
Arion menyesali dirinya yang tidak bisa melindungi anggota Chaser Avengers yang ikut dalam Raid.
Padahal pada situasi itu dia adalah ketua dalam Raid itu dan semua anggota mengikuti apa yang dia ucapkan, namun rencana nya untuk membuat mereka pergi ternyata membawa para Chaser itu menuju jurang kematian.
Arion menyesali keputusan nya, yang pada saat itu telah menemukan banyak mayat para anggota Chaser Avengers yang mati dan hanya beberapa orang yang selamat.
Arion tidak menemukan iblis yang membantai para anggota itu dan hanya menemukan para mayat yang berserakan dengan sedikit anggota yang hidup.
"Percuma memikirkan hal yang sudah terjadi... yang jelas sekarang aku akan lebih menyelidiki tentang Red gate."
Arion berkata dengan suara lantang dan melihat area sekitar sekali lagi.
"Tapi... sebelum itu, aku cukup penasaran dengan ini."
Arion langsung menghadap ke belakang dan meluruskan tangan nya.
*Bzzurrpt.....
Seketika gate yang berisi para iblis yang barusan dia bunuh keluar dari dalam gate.
Mereka semua tampak tunduk dan patuh pada arion.
Sekilas para iblis itu seperti bernyawa namun tidak, mereka semua sebenarnya telah mati hanya saja Arion mempunyai skill Demon controller dan mempunyai fungsi untuk mengontrol iblis yang telah di bunuh.
Namun Arion sebelumnya tidak menyadari hal ini.
"Sejak kapan aku bisa membawa para iblis ini ke sini!!"
Ucap Arion yang berteriak keras di atas gedung, suaranya menggema ke seluruh penjuru kota.
"Ini sama sekali tidak boleh di ketahui oleh yang lain."
Arion melihat ke kanan dan ke kiri memastikan keadaan aman atau tidak.
"Aku sama sekali tidak mengetahui jika iblis iblis ini bisa di bawa ke dunia, tapi sepertinya ini akan membantu ku untuk membasmi para iblis itu, membasmi iblis dengan iblis juga menarik untuk didengar."
Ucap Arion yang berjalan mendekat ke arah para iblis itu.
"Hmm... ada perbedaan, sebelumnya ukuran Giant demon sangat besar tapi sekarang telah mengecil seukuran manusia, sepertinya ini ada hubungan nya dengan skill yang ku miliki."
Arion melihat dengan jelas di atas kepala para iblis itu terdapat Rank Level yang terpajang.
"Apa ini? Level? iblis mempunyai Level? lelucon apa ini, aku sama sekali tidak melihat ada seperti ini sebelumnya."
Teriak Arion dengan wajah yang tampak kaget melihat hal itu.
"Tidak tidak, aku tidak bisa percaya begitu saja tentang ini."
Arion mengecek status miliki nya dan melihat secara keseluruhan kegunaan dari skill controller demon itu.
Di depan arion seperti ada semacam layar monitor yang hanya bisa dilihat oleh dirinya, dan Arion membaca kegunaan menyeluruh dari skill controller demon.
Di sana tertulis jika iblis yang telah dikalahkan dan dalam pengaruh skill demon controller akan memberikan exp besar bagi Arion juga untuk menambah level dirinya.
Begitu juga dengan bawahan iblis Arion, mereka juga mempunyai level tersendiri untuk nya.
"Begitu ya, jadi setiap iblis yang telah ku bunuh akan otomatis dapat ku kontrol dan jika iblis itu membunuh iblis yang lainnya itu akan membuat level ku semakin meningkat, hmm sepertinya aku paham."
Arion sama sekali tidak memperdulikan level yang dimiliki oleh para makhluk iblis nya dan hanya mementingkan level dirinya saja.
"Aku sudah cukup tau tentang ini, sebaiknya aku cepat untuk mengembalikan mereka ke gate kembali."
Ucap Arion yang terlihat meluruskan tangan nya kembali dan menyuruh para iblis itu untuk diam di dalam.