
Ledakan akibat serangan Iis itu telah terhenti gelombang kejut besar membuat area sekitar itu menjadi hancur.
Para masyarakat melihat kejadian itu dari jauh mereka sangat mengkhawatirkan nasib Chaser tingkat absolute.
Namun keajaiban terjadi, Chaser absolute itu seluruh nya telah selamat dan tidak ada yang terluka sama sekali.
Itu karena salah satu chaser dari negara lain yang menggunakan kemampuan barrier nya.
Kemampuan barrier sukses membuat seluruh Chaser absolute selamat dari ledakan besar itu.
Meski para Chaser tingkat absolute berhasil selamat mereka sangat menyesalkan karena walau bersatu mereka tetap tidak bisa mengalahkan satu iblis itu.
Pertempuran itu membuat para masyarakat dari seluruh dunia tidak bisa lagi mengandalkan Chaser absolute untuk menjadi pelindung terkuat.
...••••...
Apartemen Amerika Serikat.
Arion neos dan saat ini sedang berada di apartemen mewah yang ada di negara Amerika serikat.
Bukan hanya mereka berdua para Chaser tingkat absolute lain juga sama.
Itu karena pemerintah di sana menyediakan apartemen itu khusus untuk para Chaser dari negara asing yang telah di undang.
Biaya penginapan juga telah ditanggung oleh pemerintah.
Karena setelah kejadian itu para chaser tidak di bawa ke rumah sakit karena obat tidak bekerja pada tubuh mereka, namun meski begitu immune kekebalan tubuh yang ada bisa memperbaiki kerusakan tubuh secara otomatis sehingga Chaser absolute tidak memerlukan obat obatan.
....
....
Sudah sehari berselang setelah kejadian itu terjadi kemarin hari.
Saat ini di Amerika serikat, jam menunjukkan pukul 6:00 pagi.
Arion sudah berada di luar untuk melakukan olahraga seperti biasa.
Dia joging pagi di wilayah Amerika.
Konferensi sudah di batalkan dan pada siang hari dia akan pulang kembali ke negara Arbanila.
"Huh... huh... huh.... sudah 2 jam berlari seperti nya tubuh ku sudah mulai panas."
Arion berhenti sejenak dan melihat jam di tangan kanannya.
Arion berlari santai sendiri karena neos masih menyiapkan barang barang untuk kepulangan nya siang hari nanti.
Setelah melihat jam tangan nya, Arion menyempatkan diri untuk meminum air yang telah dia bawa sebelumnya.
Dia menampung air itu di dalam botol Tupperware.
Namun sebelum minum Arion mencari bangku untuk nya duduk dan minum.
"Glek... glek... glek....ah~"
Arion menenggak minuman nya dan dilanjutkan dengan berbicara setelah minum.
"Udara di tempat ini seperti nya tidak terlalu berbeda jauh dengan negara Arbanila..."
Ucap Arion sambil memegang botol Tupperware nya di tangan kanannya.
"Konferensi penting di negara ini juga sudah sepenuhnya dibatalkan karena pemerintah Amerika akan sibuk memperbaiki kota yang telah hancur sebelumnya, aku juga tidak menyangka jika ada iblis yang mempunyai akal masuk menyerang ke sini."
"Ini benar benar, sungguh tidak terduga."
Arion lalu melihat matahari di atas langit dan melanjutkan perkataannya.
"Entah sampai kapan kedamaian akan terwujud."
Di sela sela pembicaraan nya Arion di datangi oleh beberapa orang perempuan dari Amerika.
"Tidak salah lagi, anda pasti chaser Arion dari negara Arbanila itu kan?"
Perempuan itu berkata dengan lemah lembut.
Namun karena Arion sama sekali tidak bisa berbahasa Inggris dia terlihat sangat kebingungan dengan apa yang dikatakan oleh perempuan itu.
Setelah mengatakan berbicara wanita itu membuka sedikit pakaian nya dan itu memperlihatkan sedikit bagian dada tubuh nya.
Sepertinya dia berusaha menarik perhatian Arion karena saat ini wajah Arion sudah terpajang di Mading setiap toko di negara Amerika.
Arion terkenal akan ketampanan nya dan dia sontak menjadi terkenal di negara itu.
Di sisi lain Arion tampaknya tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh perempuan itu.
"Terlalu bodoh berbicara dengan perempuan seperti itu."
Arion berlari kembali ke tempat apartemen nya.
...••••...
Setelah beberapa jam berlalu Arion akhirnya kembali ke negara Arbanila bersama dengan Neos.
Pihak pemerintah Amerika serikat, telah menyediakan pesawat untuk kepulangan mereka.
Begitu dengan chaser kelas absolute lain.
Kepulangan mereka di potret oleh para wartawan yang ada.
....
....
....
Dan setelah dua hari melakukan perjalanan dari Amerika ke Arbanila, mereka akhirnya sampai.
Di sana Arion telah di sambut oleh banyak wartawan yang ada di sana.
Semua chaser peringkat S juga telah menyambut kedatangan nya.
Silauan lampu kamera menutupi tempat itu.
Arion melambaikan tangan nya di tengah kamera yang menyorotinya.
Dia tidak tau harus berbuat apa, dalam situasi ini.
Namun untungnya para penjaga disiapkan untuk menjaga agar tidak terjadi kerusuhan di bandara.
...••••...
Lembah tak berujung.
Di tempat lain.
Salah satu demon emperor yang sebelumnya menyerang menyerang negara Amerika sudah kembali ke tempat nya.
Dia terlihat sedang mempersiapkan sesuatu untuk menyiapkan rencananya.
Namun dia dalam perjalanan nya di dalam markas besar para emperor.
Dia bertemu dengan demon emperor yang lain.
"Raguel, apa kau ingin melakukan peperangan dengan heavenly demon itu!"
Demon emperor lain bertanya pada emperor raguel yang sebelumnya telah menyerang Amerika.
"Tidak tenang saja, cukup bodoh jika aku melawan heavenly demon tanpa persiapan matang, oleh karena itu untuk saat ini aku hanya ingin melihat wujud nya yang sebenarnya sekarang."
Raguel yang merupakan demon emperor ke 7 Raguel biasa di sebut juga sebagai Ruler of gravity.
Julukan itu sesuai karena dia mempunyai kemampuan skill grafitasi controller yang membuat nya bisa mengendalikan grafitasi sesuai kehendaknya.
Setelah demon emperor raguel mengatakan itu.
Lawan bicaranya yaitu Samael emperor ke 5 yang juga biasa di sebut sebagai Ruler of Blood.
Dia memiliki skill mutlak yaitu dapat mengendalikan darah dari target dan menciptakan apapun dari darah yang keluar apa bila target nya terluka oleh serangan nya.
Samael membalas ucapan raguel.
"Jangan berbuat macam macam dulu raguel, kau tahu kan saat ini demon emperor pertama sedang tidak ada di sini."
"Aku hanya menyiapkan beberapa pasukan kecil untuk ku bermain di planet itu, aku hanya ingin membuat kerusakan kecil di sana, dan ku pikir akan bagus jika melihat secara langsung rupa heavenly demon pengkhianat itu sekarang."
Raguel membalas kembali ucapan samael.
Sebagai sesama anggota demon emperor tampak nya mereka berdua adalah yang paling dekat satu sama lain.
Raguel sengaja menyiapkan pasukan nya untuk menginvasi salah satu negara yang ada di bumi.
"Kenapa? apa yang membuat mu tertarik untuk turun tangan ke dunia bawah itu?"
Samael kembali bertanya pada raguel.
"Baiklah aku akan memberitahu mu sedikit informasi yang berhasil ku dapat, para seraphim yang telah kita musnahkan jutaan tahun silam telah mengumpulkan benih benih kebangkitan pada para makhluk yang ada di dunia itu, dan ada para makhluk yang dijadikan wadah untuk kebangkitan mereka aku akan menuntaskan masalah itu sendiri sebelum mereka mencapai kebangkitan tahap sempurna'."
Raguel meninggalkan kata kata itu lalu dia pergi ke bagian dalam markas.