
Sementara di sisi lain.
Arion yang sedang tidak sadar kan karena ulah skill system nya sendiri yang hidup.
System itu memperlihatkan bagaimana peperangan yang terjadi saat masa lampau.
Meski pada awal nya Arion sedikit tidak memperdulikannya namun pada akhirnya sistem itu memberi tahu wujud nya yang sebenarnya yang adalah seorang Iblis.
Dia mulai menceritakan secara rinci apa yang terjadi saat dulu itu.
...••••...
"Baiklah mulai dari sini aku akan menjelaskan padamu."
Ucap system itu berbicara pada Arion.
Dia mulai menjelaskan secara rinci kejadiannya berjuta tahun silam.
"Dengar, mungkin kau adalah makhluk ras manusia yang selama ini di tunggu tunggu oleh para seraphim."
Ucapan system/demon emperor ke sepuluh, itu membuat Arion sedikit terkejut mendengar nya.
Dan sontak secara langsung dia langsung bertanya pada system nya.
"Apa maksud nya itu? siapa seraphim yang kau maksud."
Arion langsung memotong perkataan nya.
"Aku akan menjelaskan tentang itu sekarang jadi dengarkan perkataan ku dulu."
System berbicara menegur Arion dengan suara yang terkesan tegas.
Arion langsung terdiam saat system nya menegur nya.
Dia lalu memperhatikannya perkataan system kembali.
"Para Seraphim bisa kau artikan sebagai pelindung dan demon emperor sebagai perusak, jutaan lalu silam para Seraphim dan demon emperor selalu berperang karena demon emperor menginginkan semua makhluk yang ada untuk tunduk dibawah kekuasaan nya dan yang membangkang akan di musnahkan seluruh nya, sementara."
"Seraphim yang merupakan sang pelindung ingin menghentikan kekejaman itu apapun yang terjadi, namun karena sifat kekeras, kepalanya demon emperor mereka sama sekali tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh para seraphim akhirnya mulai pada saat itu pula perang berkecamuk dan tak pernah henti hingga menyebabkan planet planet yang ada di seluruh galaksi menjadi terkena dampaknya."
Arion memperhatikan dengan serius lawan bicara nya, dia bahkan tidak mengedip sama sekali saking seriusnya.
"Namun karena perang yang terus berkecamuk sangat lama akhirnya demon emperor ke sepuluh yaitu aku sendiri mulai sadar sedikit demi sedikit, dan meminta kepada atasan tertinggi demon emperor untuk mengajukan jalur damai dan tidak membunuh ras lain."
"Namun darah yang kuberikan sama sekali tidak di gubris dan mereka mulai mengecap ku sebagai penghianat, demon emperor yang lain mengurungku di dalam penjara yang sangat kecil."
"Karena tidak ada pilihan lain, aku keluar dari sana secara paksa dan berniat menemui pemimpin dari para seraphim untuk berdamai, namun setelah aku berpihak pada para seraphim, pemimpin demon emperor tiba tiba langsung setuju untuk melakukan damai kepada seraphim, dan mereka juga berjanji tidak akan menyerang ras ras lain juga, para seraphim mempercayai kata kata pemimpin demon emperor karena sebelumnya aku sudah berbicara pada pemimpin seraphim, dia sudah mempercayai ku karena aku sempat di uji dengan beberapa cobaan untuk menguji kejujuran ku."
Di sisi lain Arion yang mendengarkan system nya sendiri berbicara mulai bosan dengan cerita itu.
System Arion yang melihat reaksi wajah Arion akhirnya berbicara pada langsung inti pembicaraan.
"Singkat nya, pemimpin demon emperor mengkhianati kepercayaan pemimpin seraphim, dan pada saat malam mereka menyerang habis dan membunuh seluruh seraphim yang ada namun karena. kecerdikan nya seraphim bereinkarnasi kembali menuju dunia lain dan akhirnya masuk ke dalam bumi."
"Pecahan kekuatan mereka yang tercecer akhirnya terlempar ke seluruh dunia, pada saat itulah para manusia yang hanya makhluk lemah punya kekuatan yang beragam."
Arion kembali memotong pembicaraan.
"Tunggu dulu, tapi apa maksud mu tentang ras diramalkan itu?"
Arion memotong perkataan system, namun tampaknya sistem itu tidak marah dan menjawab nya.
"Oh ya, pemimpin seraphim memiliki kemampuan untuk melihat masa depan, jadi dia menggunakan kemampuan itu untuk melihat bagaimana kehancuran demon emperor, namun kemampuan itu hanya bisa dipakai pada saat nyawa sudah di ujung tanduk, dan setelah pemimpin seraphim telah mati, dia tidak bisa bereinkarnasi kembali, oleh karena itu dia memberikan semua kemampuan skill yang dia miliki padaku, dan dia juga memberi gelar padaku sebagai heavenly demon, serta memberikan pedang yang kau gunakan itu."
Ucap system itu tampak nya sudah selesai menjelaskan.
"Pemimpin seraphim telah mati dan tidak bisa bangkit kembali, kalau begitu bagaimana dengan para seraphim yang lain?"
Tanya arion.
"Hanya sedikit para seraphim yang berhasil mendapatkan tubuh untuk kebangkitan mereka namun, butuh proses yang sangat lama sampai kebangkitan mereka pada tahap sempurna sepenuhnya."
Perkataan system membuat otak Arion berpikir keras mengenai itu.
"Jadi siapa manusia yang menjadi wadah reinkarnasi?"
Arion bertanya tanpa ragu.
Jawab system.
Arion sedikit bingung apa yang dikatakan olah nya, meski dia menduga wadah tersebut adalah chaser absolute namun dia sendiri meragukan hal itu.
"Apa maksud mu adalah chaser kelas absolute?"
Ucap Arion kembali.
"Benar, mereka adalah para manusia yang terpilih sebagai wadah dari kebangkitan para seraphim tapi meski begitu tahap kebangkitan nya masih tergolong rendah dan masih jauh dari kata sempurna."
Setelah mengatakan itu.
System melirik kembali ke arah mata Arion.
"Kau juga sebenarnya adalah wadah untuk kebangkitan ku, namun aku memilih untuk menjadi sebuah skill karena mungkin kau adalah orang yang ditakdirkan untuk memusnahkan seluruh demon emperor yang ada, oleh karena itu aku akan memberikan sedikit skill peninggalan dari pemimpin seraphim pertama."
System/ demon emperor ke sepuluh itu memegang tangan kanan arion.
"Terimakasih karena sudah mendengar kan cerita ku, sekarang aku akan mengirim mu kembali."
Tempat itu seketika berubah menjadi warna putih terang.
Dia mendorong Arion, dan Arion terjatuh ke bawah.
Itu seperti jurang yang sebelumnya tidak ada menjadi ada.
Sial padahal masih ada lagi yang ingin kutanyakan.
Ucap Arion dalam hati.
"Siapa.... siapa namamu....."
Arion berteriak keras mengatakan itu saat dia terjatuh.
Demon emperor ke sepuluh menjawab dengan suara tegas nya.
"Ariel..."
*Tep.....
...•••••...
Seketika kesadaran Arion kembali setelah Ariel mengatakan itu.
Arion memegang kepala nya sambil melihat keadaan sekitar.
"Apa tadi itu mimpi? tapi kurasa tidak itu terlalu realistis untuk disebut mimpi."
Arion melihat ke bawah yang tepat terjadi ledakan di sana.
Orang orang juga melihat ledakan besar itu.
"Apa itu? mana iblis nya."
Ucap Arion sambil melihat ke arah terjadi nya ledakan.
"Apa yang meledak itu iblis?"
Lanjut Arion.
Namun saat asap mulai menghilang para Chaser absolute turun mendarat dengan sempurna ke bawah.
Orang orang mulai berteriak gembira.
"Itu.... itu mereka..... mereka selamat."
Seketika keadaan di bawah penuh dengan suara sorak.
Sementara di sisi lain.
Para Chaser absolute berkeringat dingin saat kembali turun dengan selamat.
"Kalau saja tadi kau tidak mengaktifkan skill barrier mungkin kita semua telah tamat."
Chaser inggris berkata seperti itu pada Chaser negara lain.