
Sebelum baca biasakan like dulu ya dan kalau suka sama ceritanya kasih tanggapan dan kasih kritik dan sarannya biar author nya bisa lebih berkembang.
Kalau udah baca comment ya di kolom komentar.
_____________________________________
Kind mengikuti Gregory dari belakang dan neos mengikuti Arion.
"Master sebenarnya kau mau apa?"
Tanya neos.
"Aku ada perlu dengan Gregory katanya dia ada urusan dengan ku jadi aku di suruh mengikuti nya."
"Tapi aku ikut dengan mu tidak apa apa kan?"
"Ku pikir itu tidak masalah."
Gregory berhenti di depan sebuah ruangan yang terkunci dan dia membuka nya.
"Ayo ma--"
"Ohh, ada chaser neos ya, ku pikir kau sedang berkunjung keluar negri, karena nomor hp mu sama sekali tidak bisa ku hubungi."
"Maaf tuan Gregory aku ada urusan dan tidak sempat mengabari."
Neos tersenyum sopan saat berbicara dengan gregory.
"Ah, tidak usah memanggil ku dengan kata tuan, kau juga sudah menjadi figur penting bagi negara ini jadi jangan formal begitu."
"Baik tua-- maksud ku Gregory."
"Baiklah kita tidak ada waktu lagi, ayo masuk ke dalam."
Neos dan arion, memasuki ruangan yang mirip seperti ruangan penelitian dengan alat alat canggih dan beragam cairan kimia.
Ruangan nya gelap dan mengeluarkan aroma menyengat di dalam nya.
"Uhh, bau apa ini Gregory, bau ruangan ini sangat menyengat."
Arion berkomentar langsung didepan Gregory tanpa pikir panjang.
"Haha.... maaf....maaf itu wajar bagi mu karena baru pertama kali ke sini, kalau begitu aku perkenalkan ruangan ku yang biasa ku gunakan untuk meneliti secondary room."
"Huh? nama ruangan yang kau berikan sama sekali tidak menarik."
"Uhh, sial anak muda seperti mu tidak tau apa apa, ini adalah nama yang menarik yang ku buat, singkirkan dulu masalah tidak penting itu sekarang aku ingin melakukan sesuatu pada mu."
"Hmm? apa kau ingin membunuh ku?"
Tanya arion yang dalam sekejam memegang pedang nya.
"Yang benar saja tidak mungkin aku ingin melakukan hal seperti itu kau tahu, untuk apa aku melakukan nya."
"Lalu apa maksud tujuan mu membawa ku kemari."
"Ya, dari sini aku akan mulai menjelaskan nya panjang lebar. kau tahu 2 tahun yang lalu peristiwa kemunculan gate iblis pertama di seluruh dunia dan negara ini juga mengalami hal yang sama, 2 juta orang meninggal dunia atas peristiwa itu dan secara kebetulan juga muncul sebuah kekuatan misterius yang masuk ke dalam tubuh manusia hingga mereka bisa melakukan serangan balasan terhadap para iblis itu, tapi apa kau pernah berpikir dari mana para manusia itu bisa mendapatkan kekuatan misterius ini, jika kau mengatakan nya ini dari dewa jawaban mu itu tidak mempunyai dasar. tapi jika merujuk pada fenomena fenomena yang terjadi ini bukanlah suatu kebetulan atau apapun itu, bayangkan saja.
Jika semua manusia memiliki kemampuan hebat seperti ini pasti mereka dapat melindungi diri mereka sendiri tanpa adanya campur tangan dari Chaser.
Setelah memikirkan hal itu aku bermaksud untuk membuat kemampuan khusus sendiri dengan menggunakan sampel sampel dan bukti bukti yang ada.
Langkah awal yang ku lakukan adalah menganalisis darah dari setiap chaser dan setelah ku lihat darah mereka terdapat pecahan pecahan yang sangat kecil dan hanya bisa dilihat oleh alat saja.
Pecahan ini ku sebut pecahan cahaya karena di setiap tubuh para Chaser terdapat pecahan ini.
Aku berkesimpulan bahwa cahaya ini adalah inti kekuatan yang di miliki para chaser.
Pecahan cahaya ini menyatu didalam setiap sel darah dan seluruh tubuh mereka.
Aku pun mengambil sampel darah mereka untuk ku teliti dan menggabungkan semua darah itu menjadi satu pecahan cahaya yang terkumpul di dalam darah akhirnya menyatu menjadi satu dan ku gandakan menjadi banyak.
Ternyata gabung partikel cahaya yang ku suntikan ke dalam tubuh ku, berbenturan dengan partikel cahaya yang sudah lebih dulu ada di dalam tubuh ku.
Dan akhirnya aku menyimpulkan bahwa jika seseorang yang sudah memiliki partikel pecahan cahaya ini di dalam tubuh nya.
Tidak dapat di tambahkan kembali partikel cahaya dan semua chaser memiliki partikel cahaya itu.
"Jadi..?"
Arion sudah mulai mengerti dengan apa yang Gregory katakan dan spontan Arion berkata seperti itu.
"Jadi aku ingin melakukan hal yang sama terhadap mu, karena kau tidak memiliki partikel cahaya di dalam tubuh mu aku bisa tau itu, aku akan menyuntikan ini kepada mu dan kau hanya perlu berbaring."
"Kau tidak mencoba membunuh ku kan Gregory?"
Arion mulai kaget dengan apa yang di katakan Gregory.
"Sudah ku bilang tidak, aku hanya ingin mengetes nya pecahan cahaya ini akan memberikan kekuatan baru pada tubuh mu aku yakin itu."
Gregory mencoba meyakinkan Arion untuk memasukan pecahan cahaya itu ke dalam tubuhnya melalui suntikan.
"Jadi bagaimana apa kau siap? tidak usah memasang muka seperti itu, santai saja rileks."
"Huuup...haaah ya aku siap, tapi jika terjadi sesuatu pada ku kau harus--"
"Tenang saja hal itu tidak akan terjadi."
Arion memberikan lengan kanan nya dan Gregory menusukan jarum suntik pada lengan Arion.
*Zzzerp.....
Dari dalam tubuh Arion seketika pecahan cahaya yang di suntikan langsung menyebar ke seluruh darah dan menyatu ke bagian tubuh arion.
Dan pecahan cahaya itu sudah tidak terlihat lagi karena menyatu dengan tangan tubuh arion.
"Uhh.... ke-kenapa ini, kepala ku sakit pandangan ku mulai pud--"
*Plek....
Pecahan cahaya yang di masukan ke dalam tubuh Arion sangat cepat menyebar dan tubuh arion merespon dengan cepat.
Arion kehilangan kesadaran saat itu juga, neos yang melihat guru nya tiba tiba pingsan langsung melayangkan tinjunya ke muka Gregory.
"Apa yang kau lakukan pada master ku sialan!!"
*Buack.....
Neos melemparkan tinjunya ke wajah Gregory namun berhasil di tahan oleh tangan kanan Gregory.
"Santai dulu.... neos... lihat baik baik keadaannya dia baik baik saja, guru mu hanya pingsan."
Tangan neos yang di cengkram oleh Gregory langsung menarik tangannya kembali saat itu juga dan mengancam Gregory.
"Tapi awas saja jika terjadi apa apa pada master ku, nyawamu akan ku ambil saat itu juga."
Sambil melotot ke arah gregory neos mengancam Gregory dengan aura membunuh yang keluar dari tubuh nya.
Sementara itu Gregory membalas nya dengan senyum menantang yang keluar dari wajah nya.
Heh, neos ya, dia ini ternyata chaser yang memiliki kekuatan yang mengerikan ternyata.
Jika saja tadi aku telat sedikit muka ku pasti sudah terkena serangan miliknya.
Ternyata dugaan ku salah selama ini, dia Chaser yang memiliki bakat yang kuat.
Gregory tersenyum masam dan menggurutu dalam hati nya setelah melihat reaksi neos saat tahu Arion pingsan.
Neos langsung memindahkan arion saat Arion pingsan.