
Tiba tiba iblis itu menyerang Arion dengan gerakan yang cepat hingga membuat Arion terlempar cukup jauh karena serangan nya.
"Uhh... gigi ku patah."
"Pcuh...."
Arion meludahkan gigi yang patah itu.
Sudah lama aku tidak terluka seperti ini. aku menurunkan kewaspadaan ku dan ternyata ada iblis kuat di sini.
"Ini akan menjadi Pertarungan yang menarik."
"Hou. kau masih bisa bangun rupanya ku kira kau hanyalah manusia lemah."
Arion mulai berjalan mendekati iblis iblis itu dengan membawa pedang nya.
"Manusia lemah? kalau begitu apa kau mau menerima serangan dari manusia lemah ini?"
"Tidak. terimakasih atas tawaran nya tapi.... aura yang kau keluarkan itu lebih mirip seperti monster. bagaimana kalau kau ikut bergabung bersama ku untuk menghabisi para manusia ini?"
"Hmm... apa kau menawarkan ku bergabung bersama mu? tapi maaf saja aku bahkan akan membunuh mu sekarang juga."
Arion mengeluarkan suara dengan nada menantang.
"Hoo... begitu ya. kalau begitu kau akan mati sekarang."
"Zrushhh...."
Arion dan iblis itu sama sama maju dan saling menyerang.
"Thrank....."
Pedang Arion beradu dengan dengan cakar panjang miliknya.
Menimbulkan suara yang sangat nyaring yang memekakan telinga.
Pedang Arion terus beradu dengan cakar panjang iblis itu.
Kecepatan mereka sama sama cepat dan gerakan mereka tidak akan bisa dilihat oleh mata normal.
"Crenk.....krrrek...."
Gesekan pedang arion hingga membuat area sekitar terbakar.
para chaser yang pingsan sudah di pindahkan Sebelumnya oleh Arion.
Jadi dia bisa bertarung dengan serius.
...
...
Iblis ini sangat cepat. dia dapat menahan serangan pedang ku dengan sempurna.
Semua serangan arion dapat di hindari oleh iblis ini dengan gerakan yang sempurna dan tidak melakukan gerakan yang sia sia.
Mulai dari kecerdasan kekuatan dan kecepatan bertarung iblis ini mempunyai semuanya.
Clentang...
suara pedang arion menggema di seluruh area.
Gesekan dari pedang Arion sangatlah intens namun iblis ini masih dapat memblokir semuanya.
Iblis ini juga dapat berbicara layak nya manusia.
"Qwuakq..... hebat... hebat... baru kali ini ada manusia yang sanggup mengimbangi kecepatan ku dalam bertarung ku akui kehebatan mu."
Iblis ini menjelma seperti manusia namun memiliki cakar yang sangat panjang di tangannya.
"Haruskah aku senang di puji oleh iblis mu?"
"Qwuakqwuak.... menarik menarik sekali hebat hebat... manusia seperti mu dapat mengimbangi kecepatan ku."
Syut~
angin berhembus semakin kencang saat arion sedang melakukan pertarungan.
Di sisi lain arion sedang mencari cara untuk mengalahkan iblis di depannya.
Iblis lebih cepat dari semua iblis yang pernah ku temui di sini.
Setiap aku menyerang nya dia dapat menghindari nya.
"Hup..."
Arion menjauh menjaga jarak dari iblis di depannya.
ini menyebalkan bagaimana caranya mengalahkan iblis sepertinya.
dia dapat menghindar menangkis semua serangan yang ku arahkan ke padanya.
"Apa kau sudah selesai membaca situasi nya? bagaimana kalau kita lanjutkan lagi sekarang? karena aku sangat menikmati ini. jujur saja bertarung dengan chaser lain sangat tidak menyenangkan mereka sangat lemah dan pada akhirnya mati membosankan."
"Kau anggap apa nyawa itu? kenapa kau membunuh orang orang yang tidak berdosa?"
"Jika kau bertanya mengenai itu jawaban ku hanya satu. aku ingin bermain main dengan mereka."
"Huh? jawaban macam apa itu brengsek."
Arion menginjak tanah hingga membuat tanah itu hancur karena tidak kuat menahan beban tubuh arion.
Arion maju menyerang iblis itu dengan serangan berpedang yang di buat sendiri.
"Gerakan berpedang. Serangan ke dua : Tebasan badai salju."
Arion menggunakan jurus berpedang tingkat ke 2 nya.
Serangan nya berpedang nya terlihat sangat lembut dan presisi namun kecepatan serangan nya bertambah.
Walaupun arion sudah mengeluarkan jurus berpedang tingkat ke dua namun dia masih belum bisa menaklukkan iblis itu.
Stamina arion terkuras cukup banyak dan dia mengalami kelelahan fisik yang luar biasa.
"Huh...huh..."
Dia sangat kuat aku masih belum bisa mengalahkan nya padahal aku sudah menggunakan teknik berpedang ku.
"Apa kau sudah selesai? kalau begitu sekarang giliran ku menyerang ya."
"Dug... dug... dug...."
Huh? apa ini jantung ku berdegup kencang padahal sebelumnya tidak.
Blugt.....
Seketika tangan iblis itu menjadi sangat besar lebih dari tubuh nya.
"Huh? tangan nya membesar."
Yang benar saja dia mempunyai kemampuan seperti itu ternyata.
Tangan iblis itu tiba tiba membludak sangat besar sekali.
Iblis itu tiba tiba tangan nya berubah menjadi besar karena iblis tingkat tinggi mempunyai kemampuan
untuk merubah tubuh nya menjadi bentuk yang mereka ingin kan.
Kemampuan mereka ini bernama
Aspects Of The Demons body.
"Sekarang main main nya sudah cukup akan ku akhiri sekarang."
Nyiieng...duack...
Iblis itu menyerang Arion dengan tangan besar nya namun dapat di hindari oleh arion.
Area sekitar menjadi hancur karena serangan iblis itu.
"Ukh.... tak ku sangka iblis mempunyai kemampuan yang seperti ini."
Huh. jujur saja aku tidak yakin bisa mengalahkannya kalau begini.
dia menjadi lebih kuat sekarang.
Dhum.... dhum ... dum...
Iblis itu langsung maju menyerang Arion lagi.
kaki iblis itu ikut membesar dan membuat gempa di area sekitar.
"Huh. apa ini gempa?"
Ah ga ada waktu lagi aku harus melawan nya sekarang.
"Clank......"
Arion menahan serangan lengan iblis itu dengan pedang nya.
Uhh.... berat sekali tangan nya sangat berat. aku tidak bisa menahan serangan nya dalam waktu yang lama.
Kroek...
Baju arion sobek karena tidak tidak kuat menahan serangan iblis.
"Whaaa...."
arion berteriak dan mengeluarkan seluruh tenaga nya untuk mendorong tangan iblis itu.
"Sheet...."
Iblis menyerang arion kembali namun arion menghindari serangan nya dengan bergerak ke bawah.
Arion mendapatkan celah untuk menyerang balik ke bawah perutnya
Arion berniat untuk membunuh iblis itu secara instan dengan menebas iblis itu.
"Kena kau."
Sruut..... Druaghhh....
Saat arion kira dia beehasil mendapatkan celah namun ternyata itu semua adalah jebakan.
Saat pedang arion mendekat pertahanan Arion menjadi terbuka lebar dan arion di tendang oleh iblis itu dan terlempar menghancurkan bangunan di belakang nya.
"Uhuk... ugh... akk."
Badan ku sakit sekali aku tidak menyangka akan terkena serangan nya dua kali seperti ini.
Dia memanfaatkan situasi dengan menyerang ku pada saat pertahanan ku sedang goyah.
Iblis ini mempunyai kecerdasan ku kira dia hanya mempunyai otot tapi dugaan ku salah.
"Uhuk... uhuk..."
arion batuk darah namun masih bisa bangkit.
Jika iblis ini tidak ku kalahkan siapa yang akan mengalahkan mereka.
"Kau masih bisa bangkit rupanya padahal lebih baik kau diam saja."
Arion memejamkan matanya untuk mengonsentrasikan kemampuan nya pada pedang nya.
"Shuuuhh...."
Api besar seketika keluar dari pedang arion.