
BAGI VOTE OIII..... sama hadiah juga....
____________________________________
Setelah memenangkan pertempuran melawan Organisasi hitam demon villain.
Para chaser dan masyarakat sangat senang akan hal itu, namun di sisi lain.
Akibat dari pertempuran besar itu, banyak korban yang berjatuhan dan kebanyakan adalah chaser rank A.
Dan justru sebaliknya, dipihak Chaser rank S sama sekali tidak mengalami korban jiwa.
Karena mereka telah diselamatkan oleh potion yang Arion berikan.
Ada salah satu korban dari anggota guild Avengers yaitu vesto, dia telah tewas dalam pertempuran itu, dia lengah dan di tusuk dari belakang oleh para iblis yang keluar dari tanah
...•••••...
Setelah pertempuran itu berakhir.
Isak tangis menyelimuti area pemakaman.
Total nya ada 50 korban jiwa yang meninggal dalam peristiwa itu.
Arion saat ini berada tepat di area pemakaman dan berdoa pada mereka yang telah meninggal tersebut.
Setelah beberapa menit berdoa, akhirnya pemakan itu selesai dan semuanya mulai meninggalkan pemakaman itu.
Namun saat Arion sedang berjalan pergi dari pemakaman.
Salah satu keluarga korban yaitu ibu dari vesto menghampiri Arion dan bertanya padanya.
"Tuan arion maaf sebelumnya, saya adalah ibunda dari vesto Anggota dari guild Avengers, saya ingin bertanya sesuatu pada anda, apa anda melihat saat saat terakhir dia meninggal? apa dia mengatakan sesuatu?"
Tanya ibu dari vesto sambil mengucap air mata dengan tangan kanannya.
Namun karena pada saat itu Arion sama sekali tidak mementingkan keselamatan para Chaser yang lain dan hanya fokus untuk mengalahkan para eksekutif iblis itu.
Arion terlalu egois karena mementingkan kepentingan pribadi miliknya sehingga melupakan tujuan nya untuk melindungi para Chaser itu.
Arion menjawab dengan pelan pertanyaan ibu itu.
"Maaf saya sama sekali tidak tau mengenai itu."
Balas Arion sambil membungkukan badannya ke arah ibu tersebut dia sangat menghormati orang tua yang mengkhawatirkan anak nya seperti itu.
Meski menjadi seorang Chaser adalah resiko kematian, tapi siapapun orang tua pasti akan sedih jika anak yang telah di besar kan nya dari bayi hingga dewasa tewas begitu saja.
Ibu vesto itu bercerita banyak tentang anaknya pada Arion, dan Arion baru mengetahui sesuatu jika sebelum vesto meninggal dia sudah mempunyai seorang tunangan.
Dan sebelum vesto meninggal dia ternyata meninggalkan surat pada tunangan nya itu.
Dan ibu dari vesto membacakan isi surat itu pada Arion.
Surat itu berisi kata kata telahir vesto untuk tunangannya, kata kata terakhir vesto adalah, " Ketika tugas ku telah selesai kita akan menikah, bumi akan menumbuhkan bunga secantik dirimu dan rahimmu akan membawa gadis tercantik di alam semesta"
Surat itu vesto berikan pada tunangan nya sebelum dirinya tewas.
Arion yang mendengar itu merasa bersalah atas dirinya sendiri karena terlalu bersikap acuh tak acuh dan terlalu mementingkan kepentingan pribadi dirinya sendiri.
Setelah 15 menit berbicara dengan ibu dari vesto, Arion akhirnya pergi dari tempat itu, dan menuju rumah sakit tempat neos di rawat.
...•••••...
Rumah sakit Umbrella.
Sesampainya di rumah sakit, Arion berpapasan dengan staf tangan kanan Gregory.
Dengan pakaian hitam bersih dan kaca mata hitam yang terpasang di matanya.
Orang itu lalu melihat Arion yang ada di sampingnya.
Arion dengan kedua tangan di saku celananya.
Menyapa kedua staf itu dengan berniat berjabat tangan dengan keduanya.
"Tu, tuan Arion....."
Kedua staf itu mengenali Arion, dia langsung melepas kacamata hitamnya dan berbungkuk hormat pada Arion.
Di sisi lain Arion merasa tidak enak dengan semua itu karena banyak orang yang melihat nya setelah keduanya secara bersamaan berbungkus hormat di hadapan Arion.
Salah satu orang pun berteriak keras memanggil nama Arion.
"Di...., dia kalau tidak salah, dia Chaser yang membunuh semua iblis itu...."
Teriakan keras tiba tiba terdengar di belakang arion.
Itu adalah suara dari seseorang yang melihat pertempuran Arion saat tadi malam.
Masyarakat yang lain ikut berbicara dengan keras.
"Dia benar, orang itu adalah Chaser Arion.... Chaser yang berhasil menumbangkan organisasi hitam itu sendirian!!"
Ucap nya dan masyarakat yang lain pun berbondong-bondong mendekati Arion untuk melihat nya lebih dekat.
*Seet....
"Dia adalah chaser Arion dan kami bertujuan untuk mengawal nya agar tidak terjadi kerusuhan di sini.."
Kedua orang staf itu dengan sigap langsung menghadang para masyarakat yang mendekat ke Arion.
Semua masyarakat langsung terdiam saat kedua orang itu menghentikan langkah mereka.
Arion yang ada ditengah situasi yang tidak terkontrol itu hanya mengikuti apa yang diucapkan boleh kedua orang itu.
"Maaf tuan Arion, silahkan anda masuk ke dalam..."
"Ya, ya...."
Mereka lebih seperti mirip body guard.
Saat Arion mulai memasuki rumah sakit.
Para masyarakat yang ada dibelakang nya barusan langsung berteriak keras memanggil nama Arion.
'Tuan...., tuan Arion....'
'Tuan.....'
Semuanya orang di belakang berteriak memanggil nama Arion.
Sementara itu Arion hanya tersenyum saja sambil melambaikan tangan nya ke belakang.
Dia sama sekali harus bersikap apa di depan mereka nantinya, dan prioritas utama Arion juga bukan untuk bertemu mereka, Arion hanya ingin memastikan keadaan neos muridnya.
...••••...
Arion mulai masuk ke dalam rumah sakit namun, kedua staf itu menyarankan Arion untuk menggunakan penutup wajah agar semua orang di rumah sakit tidak heboh.
Arion sendiri cukup bingung mendengar hal itu, namun untuk sekarang dia akan memakai saran dari kedua orang itu.
Arion memakai tudung kepala untuk menutupi identitas nya.
Di sela sela perjalanan menuju ruangan Arion bertanya pada kedua orang itu.
"Apa kalian berdua ada hubungannya dengan chaser rank S?
Tanya Arion, karena saat pertama kali bertemu Arion sama sekali tidak mengetahui identitas asli mereka berdua.
Seketika kedua orang staf itu berhenti dan berbalik ke arah arion.
"Maaf tuan kami tidak sempat memperkenalkan diri sebelumnya, nama saya...."
Perkataan nya terhenti saat melihat semua Chaser rank S yang berjalan di depan mata mereka.
"Tuan Gregory..... apa anda sudah sembuh?"
Tanya salah satu staf pada Gregory yang ada didepan mereka.
"Ya... aku baik baik saja ini berkat Arion yang memberikan obat yang dia punya untuk menyembuhkan ku dan yang lain, aku harus bertemu dengan nya untuk berterimakasih nanti nya."
Ucap Gregory dengan suara yang pelan.
Dia sama sekali tidak menyadari jika yang ada didepan nya itu adalah Arion.
Karena Arion menutupi wajah nya dengan tudung kepala.
Di tempat itu juga bukan hanya ada chaser Gregory melainkan seluruh Chaser rank S terlihat sudah sembuh dan berjalan secara beriringan.
Setelah Gregory mengatakan itu, Chaser rank S Galliard menatap arion dengan tajam.
Dia sama sekali tidak menyadari jika itu Arion.
"Lalu siapa orang itu apa dia kenalan mu?"
Tanya Galliard dengan arogan sambil melipat kedua tangannya ke dada.
"Oh... maaf sebelum nya dia adalah tuan Arion yang masuk bersama dengan kami."
Kedua staf itu baru memberitahu mereka jika yang ada di sebelah nya adalah Arion.
*Tss..
Arion membuka tudung kepala nya.
Wajah semua chaser rank S seketika kaget dengan apa yang mereka lihat.
Namun Gregory dan neos tampak santai menyapa Arion dengan hangat.
Chaser Galliard, kano dan yang lain selain Gregory dan neos tampak berkeringat dingin setelah menatap arion dari dekat.
*Gelgh.....
Galliard menelan ludah nya, dia yang sebelumnya bersikap sombong berubah 180° saat Arion ada di sampingnya.
Sikap kharismatik yang dia lakukan sebelum nya langsung hancur saat berdiri di samping arion.
"Hei..? kenapa wajah kalian seolah olah seperti melihat predator? ada apa?"
Chaser Gregory yang melihat para Chaser S lain yang terdiam kaku langsung bertanya pada mereka.
"Ti- tidak....ak-- aku ada urusan yang harus di selesaikan setelah ini, kalau begitu aku pergi dulu...."
Chaser Galliard berjalan dengan cepat meninggalkan Arion dan Gregory.
Namun Gregory bertanya kembali padanya.
"Begitu ya, kalau begitu kenapa kau setidaknya tidak berterimakasih pada orang yang telah menyelamatkan mu?"
Pertanyaan yang Gregory lontarkan pada Galliard membuat para Chaser rank S yang lain menjadi tergerak dan mereka langsung menarik tangan Arion dengan paksa untuk berjabat tangan.
"Cha- Chaser Arion terimakasih atas bantuan mu...."
"Aku juga terimakasih...."
"Aku juga...."
"Aku juga..."
Mereka langsung pergi dengan cepat setelah berjabat tangan dengan Arion meski kelihatannya itu terpaksa mereka lakukan.
Karena mereka sama sekali tidak melihat wajah arion dan hanya menghadap ke bawah.
Dan terlihat menghindari kontak mata dengan Arion.