
Like ✓
Komen✓
Vote ✓
hadiah klo ada
Komen... ya bro dan kalo kalian Nemu ada yang typo langsung aja komen biar saya langsung revisi lagi.
Vote atau engga hadiah.
__________________________________
Sama hal nya dengan Veneno, boxter juga diberikan perintah oleh Arion, dia ditugaskan untuk menyelediki tentang keberadaan para manusia, di new world itu.
Boxter bergerak ke arah selatan karena dia merasakan ada keberadaan manusia di sana, arah selatan juga kebetulan jarak nya dekat dari hutan tempat kastil Arion berada.
Boxter menggunakan wujud pria untuk mencegah adanya kecurigaan makhluk iblis di dunia ini.
Boxter terus berjalan sampai pada akhirnya dia mulai melihat adanya bangunan bangunan tinggi yang menjulang ke atas.
"Sepertinya sudah hampir kelihatan." ucap boxter yang sudah melihat bangunan tinggi itu dari jauh.
Namun saat dia sedang berjalan ke arah bangunan itu berada, seseorang datang dari arah belakang dengan dikawal oleh banyak prajurit berkuda.
Boxter langsung memberikan jalan pada orang orang itu.
Tapi ada satu hal yang membuat boxter sedikit tertarik.
"Siapa manusia itu, dia memiliki lonjakan energi sihir yang sangat besar." ucap boxter dengan pelan.
Boxter yang tadinya mau masuk ke dalam pusat kota itu akhirnya mengurungkan niatnya karena Arion tidak memerintahkan boxter untuk masuk ke sana, Arion hanya menugaskan boxter untuk mencari tahu letak posisi para manusia tinggal.
Dan karena sekarang dia telah mengetahui nya boxter hanya perlu memberikan laporan ini pada Arion.
...••••...
Setelah 3 hari berlalu setelah Arion memberikan perintah pada para bawahan nya.
Mereka akhirnya kembali dengan membawa laporan laporan yang dibawa.
Di dalam singgasana kastil.
Arion duduk di singgasana nya dan tepat didepannya venom, Veneno dan boxter berlutut dengan hormat didepan Arion.
"Yosh, yang ditunggu akhirnya telah datang ya, kalau begitu akan ku mulai dari venom!"
Saat Arion memanggil nama venom seketika itu juga dia langsung memberikan laporan nya berdasarkan apa yang dia dapatkan di hutan.
"Baik tuan ku, berdasarkan bukti bukti yang saya dapatkan mengenai dewa yang dimaksud oleh Orc itu, saya sama sekali tidak menemukan bukti bukti yang kuat jika makhluk itu mendiami tempat ini, dan yang berhasil saya temukan adalah makhluk sihir yang ada di ujung hutan." ucap venom.
Arion sedikit penasaran dengan makhluk sihir yang venom maksud.
"Makhluk sihir? apa itu?"tanya Arion.
"Dari informasi yang saya dapatkan, makhluk sihir adalah hewan yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan sihir, saya hampir terlibat pertarungan dengan mereka namun saya lebih memilih meninggalkan nya." jawab venom.
"Hmm.... begitu ya, baiklah cukup sampai situ informasi mu sudah sangat berguna, mungkin makhluk yang di panggil dewa itu memang sedang tidak di berada di hutan ini kita harus tetap waspada meski keberadaan nya masih belum diketahui." ucap arion.
Jika makhluk yang dimaksud sudah di sebut sebagai di dewa hutan ini, pasti dia memiliki kemampuan yang sangat berbahaya.
Ucap Arion dalam hati.
Setelah penjelasan nya selesai Arion melirik ke arah Veneno yang ada di samping kanan venom.
Veneno mengerti apa maksud Arion dan dia langsung memberikan laporan nya.
"Seperti yang anda perintah kan tuan ku, saya telah berhasil memerintahkan para makhluk di sini untuk bekerjasama dengan anda, mereka juga mengatakan akan datang ke tempat ini untuk melihat anda secara langsung." ucap Veneno.
"Baiklah kerja bagus Veneno, jika mereka datang aku akan langsung menyambut nya."
"Baik tuan ku, mereka pasti akan langsung senang di sambut langsung oleh anda."
Itu karena keinginan terbesar mereka adalah bisa berguna bagi Arion, tidak ada yang membuat mereka senang kecuali mendapatkan pujian dan berguna bagi Arion.
"Baiklah selanjutnya, boxter."ucap Arion,boxter langsung mengangkat kepalanya ke arah arion dan berbicara.
"Baik tuan ku, seperti yang anda perintah kan sebelumnya, saya berhasil mendapatkan lokasi keberadaan para manusia itu tinggal, mereka tepat berada di arah selatan dari hutan ini dan seperti nya mendirikan sebuah kerajaan di sana." ucap boxter.
"Jadi berada di situ ya, mereka sampai sampai membuat kerajaan."
Kalau memang seperti itu pasti bukan hanya ada satu kerajaan di sini itu dapat diindikasikan jika ada eksistensi lain dari manusia yang sangat berbahaya di new world ini.
Memegang dagunya sambil berbicara sendiri di dalam pikiran nya.
Namun informasi yang diberikan oleh boxter belum semua nya dia keluarkan.
Dia berbicara kembali memberikan laporan yang lebih banyak.
"Tapi tuan ku, saat saya hampir di dekat dengan wilayah kekuasaan manusia, saya merasakan adanya lonjakan energi yang besar dari salah satu manusia itu, saya tidak memastikan lebih jauh soal manusia itu maafkan kelalaian saya tuan ku."
"Jangan khawatir itu tidak masalah, yang jelas sekarang sudah mengetahui informasi sepenting itu saja sudah sangat membantu, kalau begini memang harus aku sendiri yang akan pergi menuju tempat itu--"
Boxter tiba tiba saja menyela perkataan Arion, dia menyangkal keputusan Arion karena menurut nya, seorang raja tidak perlu melakukan hal yang seringan itu.
"Tuan ku, maaf menyela tapi tidak usah anda sampai turun tangan seperti itu, anda bisa memerintahkan kami untuk melakukan tugas itu." ucap boxter.
Namun Arion sudah bulat mengambil keputusan nya.
"Tidak itu tidak perlu, tugas ini sangat lah berat, aku akan menyelidiki langsung soal keberadaan demon emperor itu, dan ada kemungkinan jika dia ada di sana."
Setelah Arion menegaskan seperti itu, ketiga bawahan terpercaya Arion Ama sekali tidak bisa melarang nya.
Karena kata kata yang Arion katakan adalah mutlak bagi mereka.
...••••...
Tak lama setelah mereka bertiga telah memberikan laporan nya.
Arion akhirnya pergi ke tempat kerajaan manusia itu berada.
Dia sama sekali tidak di dampingi oleh satupun bawahan miliknya itu karena mereka pasti akan bertindak mencolok jika ikut dengan Arion.
Bagaimana pun juga Arion sebenarnya adalah manusia jadi dia yang paling tau soal watak manusia itu seperti apa.
...
...
"Berlari adalah keputusan yang tepat, sudah lama juga aku tidak berolahraga seperti ini."ucap Arion, dia mencoba melupakan semua kenangan nya pada saat berada di bumi.
Arion hanya perlu waktu 4 jam berlari dari hutan menuju lokasi itu.
Arion melihat dari dekat kerajaan manusia yang dimaksud.
Oh, jadi seperti ini ya, tapi tidak kusangka mereka dapat membuat bangunan setinggi itu, meski jika diperhatikan masih lebih bagus di bumi daripada di sini.
Ucap Arion berbicara dalam hati.
Di tempat itu juga kebetulan banyak orang orang yang bertujuan sama seperti Arion yaitu mengunjungi tempat itu.
Arion diperiksa seluruh badannya menggunakan alat pendeteksi sihir.
"Tuan, anda datang dari tempat mana? saya sama sekali tidak pernah melihat orang seperti mu." ucap penjaga yang sedang mengecek perlengkapan yang Arion bawa.
Sebelum nya Arion sudah mengira hal ini akan terjadi maka dari itu dia hanya membawa sejumlah buah buahan agar tidak dicurigai.
"Saya datang dari tempat jauh, untuk berkunjung ke sini, karena banyak yang berkata jika di sini lebih mudah mencari pekerjaan." ucap Arion yang beralasan seperti itu.
"Oh, seperti nya sanctuary kingdom ini sudah sangat terkenal ya..." penjaga itu yang tertawa melihat jawaban Arion.
Karena pemeriksaan nya sudah selesai Arion pun langsung masuk ke dalam sanctuary kingdom itu.